Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Model Cooperative Learning Tipe STAD dan Contextual Teaching and Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literatur Review Dea Ayu Angraini; Wesi Salsabela; Walhazwa; Ayatullah Muhammadin Al Fath; Erwin Efendi Hutagalung
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Mei 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i2.6171

Abstract

This study analyzes and compares the effectiveness of the Student Teams Achievement Divisions (STAD) model with Contextual Teaching and Learning (CTL) in improving elementary school students science learning outcomes. The research gap in this study arises from a lack of teaching innovation due to students low concentration and conceptual understanding of abstract science material, coupled with the need for a comprehensive literature synthesis to determine the advantages of these two models over conventional methods. This research focuses on elementary students cognitive learning outcomes, engagement, and collaboration skills. A Systematic Literature Review (SLR) was employed as the primary research method. Findings indicate that both STAD and CTL significantly. improve student learning outcomes, STAD excels in fostering group accountability through a team progress point system, while CTL strengthens memory retention by connecting content to real-life contexts. This study offers strategic implications for educators to choose STAD to stimulate healthy competitive motivation or CTL to deepen contextual understanding, thereby optimizing the quality of sustainable elementary science education
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN BAHASA DI SEKOLAH DASAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA SISWA: KAJIAN LITERATUR Wesi Salsabela; Dea Ayu Angraini; Ulin Khusnul Hotimah; Walhazwa Walhazwa; Alyada Ulya; Ahmad Syarif; Silvina Noviyanti
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i2.1530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti berbagai metode pengajaran bahasa yang efektif di Sekolah Dasar dengan tujuan meningkatkan kemampuan berbahasa siswa secara menyeluruh. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) digunakan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan penelitian sebelumnya secara sistematis dan terstruktur. Masalah yang ada dalam penelitian ini adalah kurangnya penelitian yang menggabungkan berbagai metode pengajaran bahasa secara komprehensif dan disesuaikan dengan konteks serta karakteristik siswa SD. Fokus dari penelitian ini mencakup metode-metode pengajaran bahasa di tingkat SD, seperti pengajaran tematik, instruksi langsung, pengajaran komunikatif, kontekstual, kerja sama, pembelajaran berbasis proyek, serta pendekatan literasi seperti membaca nyaring, membaca tenang secara berkelanjutan, dan menulis terarah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengajaran sangat bergantung pada kesesuaian metode dengan tujuan pembelajaran, profil siswa, serta materi yang diajarkan. Metode-metode yang kontekstual, berfokus pada komunikasi, dan berbasis aktivitas lebih efektif dalam mendorong partisipasi dan peningkatan kemampuan berbahasa siswa. Sebagai bentuk tindak lanjut dan kontribusi penelitian ini, para pendidik diharapkan dapat memilih dan menggabungkan metode-metode tersebut secara fleksibel agar proses belajar menjadi lebih optimal dan sesuai.
ANALISIS PERMASALAHAN DAN FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Dea Ayu Angraini; Aulia Argierta; Wesi Salsabela; Zahratul Jannah; Andi Gusmaulia Eka Putri
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 7 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v7i2.1533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji permasalahan dan faktor penyebab rendahnya hasil belajar IPAS pada siswa kelas III sekolah dasar. Studi ini dilatarbelakangi oleh temuan di SDN 187/I Teratai yang menunjukkan capaian belajar siswa masih di bawah KKM. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru kelas III dan 20 siswa kelas III SDN 187/I Teratai. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa masalah utama. Pertama, keaktifan siswa rendah karena pembelajaran masih berpusat pada guru dengan metode ceramah dan tugas, sehingga siswa cenderung pasif. Kedua, interaksi dan kerja sama antar siswa belum berkembang karena kegiatan belajar lebih bersifat individual dan tidak menerapkan model kolaboratif. Ketiga, siswa mengalami kesulitan memahami materi IPAS akibat minimnya penggunaan media pembelajaran yang dapat membantu visualisasi konsep. Keempat, minat dan motivasi belajar siswa menurun karena proses pembelajaran monoton dan kurang variasi. Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar dipengaruhi oleh praktik pembelajaran yang kurang interaktif dan belum sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih variatif, menggunakan media yang relevan, serta mendorong keterlibatan aktif siswa agar hasil belajar dapat meningkat.