Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Truck Round Time (TRT) Pada Kegiatan Receiving Pelayanan Multipurpose di Regional 2 Sunda Kelapa Wafa Nurul Hakim; Ma'ruf Ma'ruf; Melia Handayani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8467

Abstract

Tingkat pelayanan Truck Round Time (TRT) di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa mencapai 90,98% dari total waktu operasional harian, yang setara dengan 615 truk. Hal ini mengindikasikan sistem pelayanan truk masih belum berjalan secara efisien dan optimal. Penelitian ini dilakukan  untuk menganalisis lebih lanjut faktor yang mempengaruhi TRT. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data primer berupa penyebaran kuesioner, observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi serta penggunaan data sekunder berupa informasi mengenai waktu pelayanan truck round time yang berkaitan dengan jumlah ritase truk dan rata-rata TRT. Hasil pengolahan data truck round time (TRT) tertinggi tercatat pada Januari 2026 sebesar 9073,57 menit atau setara lebih dari enam hari penuh. Berdasarkan hasil uji statistik deskriptif menunjukan faktor dominan yang mempengaruhi TRT meliputi faktor kondisi bad weather, faktor kesesuaian jenis alat bongkar muat dengan komoditas dan faktor ketersediaan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).  Adapun  perolehan hasil uji Y= 9,631 + 0,635X, dengan pengaruh positif dan signifikan (Sig <0.001 <0.05; t hitung 8.129 > 1671; F hitung 66.085 >  4.0013) dan menunjukan R Square sebesar 0.541 atau setara 54,1% adanya kontribusi variabel TRT dapat menjelaskan variabel receiving. Adapun 45,9% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian yang dilakukan.
Analisis Permasalahan Alur Informasi Pergerakan Status Container pada Proses Pengiriman di PT XYZ Surya Agung Gumilang; Muchamad Hartanto; Ma'ruf Ma'ruf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9065

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidaksesuaian antara pergerakan fisik container dengan pembaruan status dalam sistem pada proses pengiriman di PT XYZ. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan informasi, rendahnya visibilitas pergerakan container, serta meningkatnya kebutuhan komunikasi manual antara pihak operasional dan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pada alur informasi pergerakan container serta mengidentifikasi akar penyebab yang mempengaruhi keterlambatan pembaruan status dalam sistem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode triangulasi untuk memastikan validitas data, serta analisis fishbone dengan pendekatan 4M+1E (Man, Machine, Method, Material, dan Environment) untuk mengidentifikasi faktor penyebab permasalahan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama terletak pada ketergantungan sistem terhadap input manual dari staf Operation Support, penggunaan media komunikasi yang tidak terintegrasi, serta belum adanya sistem tracking yang mampu memberikan informasi secara real-time. Hal ini menyebabkan terjadinya delay informasi antara 1 hingga 3 jam dan ketidaksinkronan data antara sistem dan kondisi aktual di lapangan. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem tracking berbasis GPS yang terintegrasi secara langsung dengan sistem operasional. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi, kecepatan, dan transparansi informasi pergerakan container pada proses prngiriman di PT XYZ.
Analisis Risiko Operasional Gudang Penimbunan Sementara Dengan Menggunakan Metode FMEA Di PT Krakatau Bandar Samudera Alifia Sri Prasetiowati; Ma'ruf Ma'ruf; Wenny Ananda Larasati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko operasional pada Gudang Penimbunan Sementara PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan pergudangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner, yang kemudian dianalisis menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 potensi kegagalan (failure mode) pada proses inbound, penimbunan, dan outbound, dengan proses penimbunan sebagai tahap paling dominan dalam menimbulkan risiko. Berdasarkan analisis FMEA, kegagalan dengan tingkat risiko tertinggi adalah kebocoran atap gudang dengan nilai Risk Priority Number (RPN) sebesar 224, diikuti oleh alat berat tidak layak, tumpahan kargo saat loading, rembesan lantai gudang, serta kekurangan armada angkutan yang termasuk dalam kategori risiko sedang. Nilai severity tertinggi berada pada level 8 yang menunjukkan dampak signifikan terhadap kerusakan kargo dan kepuasan pelanggan, sementara nilai occurrence berada pada kategori rendah hingga sedang, serta detection pada beberapa kegagalan tergolong sulit. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada peningkatan pemeliharaan fasilitas, penguatan manajemen vendor, penerapan sistem monitoring berbasis teknologi, serta peningkatan pengawasan operasional. Implementasi perbaikan tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko operasional serta meningkatkan kinerja gudang secara keseluruhan.