Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Truck Round Time (TRT) Pada Kegiatan Receiving Pelayanan Multipurpose di Regional 2 Sunda Kelapa Wafa Nurul Hakim; Ma'ruf Ma'ruf; Melia Handayani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8467

Abstract

Tingkat pelayanan Truck Round Time (TRT) di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Sunda Kelapa mencapai 90,98% dari total waktu operasional harian, yang setara dengan 615 truk. Hal ini mengindikasikan sistem pelayanan truk masih belum berjalan secara efisien dan optimal. Penelitian ini dilakukan  untuk menganalisis lebih lanjut faktor yang mempengaruhi TRT. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif melalui teknik pengumpulan data primer berupa penyebaran kuesioner, observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi serta penggunaan data sekunder berupa informasi mengenai waktu pelayanan truck round time yang berkaitan dengan jumlah ritase truk dan rata-rata TRT. Hasil pengolahan data truck round time (TRT) tertinggi tercatat pada Januari 2026 sebesar 9073,57 menit atau setara lebih dari enam hari penuh. Berdasarkan hasil uji statistik deskriptif menunjukan faktor dominan yang mempengaruhi TRT meliputi faktor kondisi bad weather, faktor kesesuaian jenis alat bongkar muat dengan komoditas dan faktor ketersediaan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).  Adapun  perolehan hasil uji Y= 9,631 + 0,635X, dengan pengaruh positif dan signifikan (Sig <0.001 <0.05; t hitung 8.129 > 1671; F hitung 66.085 >  4.0013) dan menunjukan R Square sebesar 0.541 atau setara 54,1% adanya kontribusi variabel TRT dapat menjelaskan variabel receiving. Adapun 45,9% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian yang dilakukan.
Analisis Permasalahan Alur Informasi Pergerakan Status Container pada Proses Pengiriman di PT XYZ Surya Agung Gumilang; Muchamad Hartanto; Ma'ruf Ma'ruf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9065

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidaksesuaian antara pergerakan fisik container dengan pembaruan status dalam sistem pada proses pengiriman di PT XYZ. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan informasi, rendahnya visibilitas pergerakan container, serta meningkatnya kebutuhan komunikasi manual antara pihak operasional dan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pada alur informasi pergerakan container serta mengidentifikasi akar penyebab yang mempengaruhi keterlambatan pembaruan status dalam sistem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode triangulasi untuk memastikan validitas data, serta analisis fishbone dengan pendekatan 4M+1E (Man, Machine, Method, Material, dan Environment) untuk mengidentifikasi faktor penyebab permasalahan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama terletak pada ketergantungan sistem terhadap input manual dari staf Operation Support, penggunaan media komunikasi yang tidak terintegrasi, serta belum adanya sistem tracking yang mampu memberikan informasi secara real-time. Hal ini menyebabkan terjadinya delay informasi antara 1 hingga 3 jam dan ketidaksinkronan data antara sistem dan kondisi aktual di lapangan. Sebagai solusi, penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem tracking berbasis GPS yang terintegrasi secara langsung dengan sistem operasional. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi, kecepatan, dan transparansi informasi pergerakan container pada proses prngiriman di PT XYZ.
Analisis Risiko Operasional Gudang Penimbunan Sementara Dengan Menggunakan Metode FMEA Di PT Krakatau Bandar Samudera Alifia Sri Prasetiowati; Ma'ruf Ma'ruf; Wenny Ananda Larasati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.8494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko operasional pada Gudang Penimbunan Sementara PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kegiatan pergudangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner, yang kemudian dianalisis menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 potensi kegagalan (failure mode) pada proses inbound, penimbunan, dan outbound, dengan proses penimbunan sebagai tahap paling dominan dalam menimbulkan risiko. Berdasarkan analisis FMEA, kegagalan dengan tingkat risiko tertinggi adalah kebocoran atap gudang dengan nilai Risk Priority Number (RPN) sebesar 224, diikuti oleh alat berat tidak layak, tumpahan kargo saat loading, rembesan lantai gudang, serta kekurangan armada angkutan yang termasuk dalam kategori risiko sedang. Nilai severity tertinggi berada pada level 8 yang menunjukkan dampak signifikan terhadap kerusakan kargo dan kepuasan pelanggan, sementara nilai occurrence berada pada kategori rendah hingga sedang, serta detection pada beberapa kegagalan tergolong sulit. Rekomendasi perbaikan difokuskan pada peningkatan pemeliharaan fasilitas, penguatan manajemen vendor, penerapan sistem monitoring berbasis teknologi, serta peningkatan pengawasan operasional. Implementasi perbaikan tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat risiko operasional serta meningkatkan kinerja gudang secara keseluruhan.
Analisis Risiko Pengiriman Barang Melalui Program Tol Laut Menggunakan Metode FMEA Alyani Zalfaa; Syifa Fajar Maulani; Ma'ruf Ma'ruf
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11530

Abstract

PT. XYZ sebagai perusahaan bongkar muat yang berkontributif pada pengiriman barang melalui Program Tol Laut. Tetapi, dalam implementasinya proses pengiriman dihadapi oleh beragam risiko yang dapat menghambat kelancaran operasional, seperti keterlambatan stuffing, kekurangan alat operasional, dan tata letak depo yang kurang rapi. Tujuan dalam penelitian ini mengidentifikasi, menganalisis, menyusun prioritas, dan mengusulkan strategi mitigasi risiko pada proses pengiriman barang dengan Program Tol Laut. Metode penelitian digunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis data melalui failure mode and effects analysis (FMEA), fishbone diagram, diagram pareto, dan 5 whys. Hasil penelitian didapatkan 22 risiko dengan nilai risiko RPN tertinggi adalah kode R14 dengan nilai 279,74, sedangkan yang terendah adalah kode R11 dengan nilai 32,44. Hasil prioritas menggunakan pareto diagram diperoleh 13 risiko yang berikutnya dianalisis menggunakan metode 5 whys guna mendapatkan akar penyebabnya. Usulan perbaikan yang dihasilkan didominasi oleh strategi treat dan transfer.
Analisis Penerapan Manajemen Lalu Lintas Menggunakan Terminal Booking System di PT XYZ Muhammad Ariq Fauzi; Ma'ruf Ma'ruf; Wenny Ananda Larasati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10767

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan antrean panjang pada area gerbang masuk PT XYZ, perusahaan bongkar muat yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok. Permasalahan tersebut terjadi akibat pola kedatangan truk yang tidak terjadwal dan cenderung terkonsentrasi pada periode open stack, sehingga menyebabkan kepadatan lalu lintas di terminal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen lalu lintas melalui Sistem Pemesanan Terminal (Terminal Booking System / TBS) dalam upaya meratakan distribusi kedatangan truk. Metode yang digunakan adalah Simulasi Kejadian Diskrit (Discrete Event Simulation) dengan bantuan perangkat lunak AnyLogic. Empat skenario dianalisis dalam penelitian ini, yaitu: skenario 1 sebagai kondisi eksisting sebelum penerapan TBS; skenario 2 dengan penerapan TBS sebesar 100% menggunakan tiga periode waktu pelayanan; skenario 3 dengan penerapan TBS sebesar 100% menggunakan enam periode waktu pelayanan; serta skenario 4 yang disusun berdasarkan kebutuhan operasional PT XYZ, yaitu 75% kedatangan truk untuk kegiatan penerimaan peti kemas penuh dan kosong serta pengiriman peti kemas penuh menggunakan TBS, sedangkan 25% kegiatan pengiriman peti kemas kosong tetap mendapatkan perlakuan khusus dengan penerapan TBS enam periode waktu pelayanan (1 periode = 4 jam). Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario 3 merupakan alternatif terbaik karena mampu menghasilkan distribusi kedatangan truk yang lebih merata dan konsisten pada kisaran 40–50 truk per periode. Selain itu, hasil skenario 4 mengindikasikan bahwa peningkatan efisiensi terminal tidak hanya ditentukan oleh pemerataan jadwal kedatangan melalui TBS, tetapi juga dipengaruhi secara signifikan oleh kapasitas dan kecepatan pelayanan operasional di dalam terminal. 
Analisis Pemilihan Vendor Trucking Full Container Load (FCL) pada PT. Jalur Sarana Indonesia Salsa Amalia Azahra; Wenny Ananda Larasati; Ma'ruf Ma'ruf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12190

Abstract

Jalur Sarana Indonesia merupakan perusahaan freight forwarding yang menggunakan vendor trucking eksternal untuk mendukung kegiatan pengiriman Import Full Container Load (FCL). Proses pemilihan vendor yang belum dilakukan secara terstruktur berpotensi menyebabkan permasalahan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kriteria dan subkriteria pemilihan vendor trucking, menganalisis tingkat prioritas kriteria dan subkriteria menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), serta menentukan vendor trucking terbaik bagi PT. Jalur Sarana Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap para ahli yang terlibat langsung dalam proses pemilihan vendor sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima kriteria utama dalam pemilihan vendor, yaitu biaya, kualitas, fleksibilitas, pengiriman, dan responsif. Berdasarkan hasil perhitungan AHP, kriteria responsif memiliki bobot tertinggi sebesar 0,310, diikuti kualitas sebesar 0,247, biaya sebesar 0,224, fleksibilitas sebesar 0,114, dan pengiriman sebesar 0,106. Pada tingkat subkriteria, prioritas tertinggi pada masing-masing kriteria responsif adalah kecepatan respon terhadap rermintaan sebesar 0,552, kualitas adalah kondisi truk layak jalan sebesar 0,523, biaya adalah Term of payment (TOP) sebesar 0,675, fleksibilitas, adalah kemampuan menyesuaikan jadwal sebesar 0,645, dan kriteria pengiriman adalah ketepatan waktu pengiriman sebesar 0,653. Hasil perankingan menunjukkan bahwa PT DUC memperoleh bobot tertinggi sebesar 0,339 sehingga direkomendasikan sebagai vendor trucking terbaik, diikuti GJI sebesar 0,262, ILA sebesar 0,203, dan MMT sebesar 0,196.
Analisis Pola Kedatangan Truk Sebagai Dasar Penerapan Terminal Booking System Untuk Mengurangi Yard Idle Time Yosi Mutaqin; Ma'ruf Ma'ruf; Muchamad Hartanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1741

Abstract

Kinerja operasional terminal peti kemas sangat dipengaruhi oleh pola kedatangan kendaraan truk yang melakukan aktivitas bongkar muat. Permasalahan yang terjadi adalah ketidakteraturan distribusi kedatangan kendaraan yang menyebabkan kepadatan pada waktu tertentu dan berdampak pada meningkatnya waktu tunggu kendaraan (idle time). Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian kedatangan kendaraan belum berjalan secara optimal dan belum sepenuhnya mempertimbangkan kapasitas operasional terminal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kedatangan kendaraan truk serta merumuskan penerapan Terminal Booking System sebagai upaya pengendalian untuk mengurangi waktu tunggu kendaraan pada terminal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui analisis distribusi kedatangan kendaraan dan analisis kapasitas operasional terminal yang meliputi kapasitas pada area gate, container yard, dan wharf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan distribusi kendaraan menyebabkan terjadinya penumpukan pada periode tertentu sehingga meningkatkan waktu tunggu kendaraan. Penerapan Terminal Booking System dengan pengaturan slot waktu kedatangan mampu mengendalikan arus kendaraan agar lebih merata dan sesuai dengan kapasitas pelayanan terminal. Selain itu, keberadaan waiting area sebagai fasilitas pendukung berperan dalam menahan kendaraan sebelum memasuki area operasional sehingga membantu menjaga kestabilan arus kendaraan. Dengan demikian, penerapan sistem penjadwalan berbasis slot waktu berpotensi meningkatkan efisiensi operasional terminal melalui pengurangan waktu tunggu kendaraan (idle time).