Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) YANG BERORIENTASI TEORI APOS PADA MATERI FUNGSI KUADRAT DI KELAS X-MIA MAN 2 BANDA ACEH Lasmi, Lasmi
Al-Khawarizmi Vol 1, No 1 (2017): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v1i1.1730

Abstract

Square function is one of mathematical concepts that must be well-comprehended by students. However, there are many students who are having obstacles in understanding the concecpt. For this reason, there is crucial a need of applying a teaching model which make students active in order to construct their knowledge and comprehension of the concept. The purpose of this study was to examine students’ achievements, detect the students’ activities, examine the students’ responds to the applying TAI model oriented by APOS theory. The classroom action research (CAR) was used in this study with 28 students of grade-10 (classroom X-MIA.1) of MAN 2 Banda Aceh in academic year 2015/2016 as the subjects of this study. The instruments used in this study were the student observation form, teacher observation form, student respond questionnaire toward the application of the learning model and the test items. The data was analyse by using percentage of the descriptive analysis. The results showed that in cycle I to IV: (1) 89,29% students achieved the minimum level of students’ achievement; (2) students were moderately active; (3) 100% students enjoyed the learning model and were agreed if in the next teaching and learning to be used the similar model. Consequently, the model of TAI oriented by APOS theory is an appropriate model used in the teaching and learning of square function concept.
Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Proyek Untuk Pengembangan Keterampilan Menulis Cerita Pendek Lasmi, Lasmi
Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media Vol 5 No 2 (2025): Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jitim.v5i2.946

Abstract

This study aims to develop and implement a project-based learning (PjBL) model and differentiation in the context of short story writing at the Junior High School level. This learning model is designed to improve students’ writing skills, hone creativity, imagination, and critical and analytical thinking skills. The differentiation approach allows learning to be tailored to students’ individual interests and abilities, ensuring active participation and higher engagement. The research methods used include literature study, classroom observation, and qualitative and quantitative data analysis. The results showed that students involved in this learning model experienced asignificant improvement in the ability to write short stories. Writing projects not only help students understand narrative structure, language use, and literary techniques, but also encourage them to think critically and analytically through a process of revision and evaluation. In addition, the differentiation approach has proven effective in accommodating different student learning styles, so that each student can achieve optimal learning outcomes. Thus, this model has the potential to be applied more broadly in the educational curriculum to produce a creative, critical, and independent generation.
Pengembangan Media Diorama Jaring-Jaring Makanan Pada Pembelajaran IPA Kelas V Muzdalifah Arif, Nurul; Hidayat, Nurfathul; Yusuf, Muhammad; Lasmi, Lasmi; Nasharuddin, Nasharuddin
Indonesian Journal Of Education Vol. 1 No. 3 (2025): Edisi Februari
Publisher : Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/ije.v1i3.249

Abstract

Pembelajaran sains, khususnya materi jaring-jaring makanan, sering dianggap sulit oleh siswa karena sifatnya yang abstrak, sehingga keterlibatan mereka dalam memahami konsep ini menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan media diorama sebagai alat bantu pembelajaran guna meningkatkan pemahaman dan minat siswa. Metode yang digunakan adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pada tahap Define, dilakukan identifikasi masalah dan penentuan tujuan pengembangan media. Tahap Design mencakup perancangan struktur konten dan elemen interaktif dalam media diorama. Selanjutnya, tahap Develop melibatkan pembuatan serta pengujian media untuk memastikan efektivitasnya. Tahap terakhir, Disseminate, berfokus pada implementasi di kelas serta pengumpulan umpan balik dari siswa dan guru. Subjek penelitian ini adalah siswa sekolah dasar kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan diorama mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap konsep yang diajarkan. Umpan balik dari siswa dan guru mengindikasikan bahwa media ini membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Dengan demikian, pengembangan media diorama terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan kontekstual, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran sains di sekolah.
Diversity of Types and Sizes of Lobster (Panulirus spp) Caught in the Waters of Lewoleba Bay, Lembata Regency, Nusa Tenggara Timur Lasmi, Lasmi
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 3 (2022): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was conducted in February-March 2021. The study was conducted in Nubatukan District, Lembata Regency. The purpose of this study was to determine the type and size of lobster caught by fishermen in the waters of Lewoleba Bay, Lembata Regency, East Nusa Tenggara. The methods used in collecting data are survey and interview methods. Based on the results of the study, researchers found two types of lobster caught by fishermen in the waters of Lewoleba Bay, namely: Bamboo Lobster (Panulirus versicolor) and Pearl Lobster (Panulirus ornatus). The size of lobster (Panulirus spp) caught by fishermen in the waters of Lewoleba Bay, has an average total carapace length of 20.79 cm for the P.versicolor species and an average total length of 19.84cm for the P. ornatus species. Furthermore, the average weight of 1.96 kg for the type of P.versicolor and an average weight of 2.08 kg for the type of P. ornatus.
Diversity of Types and Sizes of Lobster (Panulirus spp) Caught in the Waters of Lewoleba Bay, Lembata Regency, Nusa Tenggara Timur Lasmi, Lasmi
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 3 (2022): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was conducted in February-March 2021. The study was conducted in Nubatukan District, Lembata Regency. The purpose of this study was to determine the type and size of lobster caught by fishermen in the waters of Lewoleba Bay, Lembata Regency, East Nusa Tenggara. The methods used in collecting data are survey and interview methods. Based on the results of the study, researchers found two types of lobster caught by fishermen in the waters of Lewoleba Bay, namely: Bamboo Lobster (Panulirus versicolor) and Pearl Lobster (Panulirus ornatus). The size of lobster (Panulirus spp) caught by fishermen in the waters of Lewoleba Bay, has an average total carapace length of 20.79 cm for the P.versicolor species and an average total length of 19.84cm for the P. ornatus species. Furthermore, the average weight of 1.96 kg for the type of P.versicolor and an average weight of 2.08 kg for the type of P. ornatus.
Live Streaming Tiktok bagi Pengunjung Wisata Pemandian Lubuk Napa dalam Meningkatkan Promosi Pariwisata di Nagari Salibutan, Kecamatan Lubuk Alung Lasmi, Lasmi; Efi, Agusti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi live streaming tiktok yang dilakukan oleh pengunjung dalam meningkatkan popularitas dan daya tarik wisata Pemandian Lubuk Napa di Nagari Salibutan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dari pengunjung, pengelola wisata, serta masyarakat di sekitar. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis tematik untuk menemukan pola-pola promosi digital yang muncul secara alami dari para pengunjung. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa siaran langsung TikTok secara signifikan membantu menarik perhatian wisatawan baru, terutama dari kalangan generasi muda. Konten yang dihasilkan oleh pengunjung dianggap lebih asli dan meyakinkan daripada promosi resmi dari pengelola.
Keterampilan Pemecahan Masalah Peserta Didik: Studi Kasus di SMA Negeri 1 Wonomulyo Palennari, Muhiddin; Lasmi, Lasmi; Rachmawaty, Rachmawaty
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.5.2.208-216

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Masalah dalam penelitian ini terkait dengan pemberdayaan keterampilan pemecahan masalah. Beberapa hasil penelitian mengungkapkan bahwa keterampilan pemecahan masalah siswa masih rendah, padahal hampir di seluruh sekolah saat ini telah dituntut untuk menerapkan kurikulum 2013 yang diharapkan mampu memusatkan pembelajaran kepada siswa untuk mengembangkan kemampuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan pemecahan masalah siswa SMA Negeri 1 Wonomulyo pada mata pelajaran biologi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah satu kelas dari siswa kelas XII IPA yang berjumlah 32 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan soal tes keterampilan pemecahan masalah berbentuk uraian dan wawancara semi terstruktur bersama guru mata pelajaran biologi beserta beberapa orang siswa yang bertujuan untuk dijadikan sebagai informasi tambahan untuk mendukung hasil penelitian. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif untuk mendeskripsikan keterampilan pemecahan masalah siswa, serta analisis menggunakan program excel untuk menghitung rata-rata tiap indikator keterampilan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat indikator keterampilan pemecahan masalah berada pada kategori baik yaitu dengan persentase merumuskan masalah 66,80%; mengembangkan jawaban sementara (hipotesis) 75,39%; merencanakan solusi 76,95%; dan mengecek kembali/membuat kesimpulan 73,83%. Secara keseluruhan keterampilan pemecahan masalah siswa SMA Negeri 1 Wonomulyo berada pada kategori baik dengan rata-rata 73,24. Keywords: Keterampilan Pemecahan Masalah, Pembelajaran Biologi, SMA Negeri 1 Wonomulyo
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ACCELERATED INSTRUCTION (TAI) YANG BERORIENTASI TEORI APOS PADA MATERI FUNGSI KUADRAT DI KELAS X-MIA MAN 2 BANDA ACEH Lasmi, Lasmi
Al-Khawarizmi Vol 1 No 1 (2017): Al Khawarizmi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jppm.v1i1.1730

Abstract

Square function is one of mathematical concepts that must be well-comprehended by students. However, there are many students who are having obstacles in understanding the concecpt. For this reason, there is crucial a need of applying a teaching model which make students active in order to construct their knowledge and comprehension of the concept. The purpose of this study was to examine students’ achievements, detect the students’ activities, examine the students’ responds to the applying TAI model oriented by APOS theory. The classroom action research (CAR) was used in this study with 28 students of grade-10 (classroom X-MIA.1) of MAN 2 Banda Aceh in academic year 2015/2016 as the subjects of this study. The instruments used in this study were the student observation form, teacher observation form, student respond questionnaire toward the application of the learning model and the test items. The data was analyse by using percentage of the descriptive analysis. The results showed that in cycle I to IV: (1) 89,29% students achieved the minimum level of students’ achievement; (2) students were moderately active; (3) 100% students enjoyed the learning model and were agreed if in the next teaching and learning to be used the similar model. Consequently, the model of TAI oriented by APOS theory is an appropriate model used in the teaching and learning of square function concept.
PENGEMBANGAN MEDIA ROTAR GEBER UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN BENTUK, WARNA, DAN TEKSTUR ANAK USIA DINI Lasmi, Lasmi; Dewi, Nufitriani Kartika; Fauzia, Syifa; Rochmawati, Nur Intan
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9749

Abstract

Young children’s ability to recognize shapes, colors, and textures is an important part of cognitive and sensory development that needs to be stimulated through concrete learning experiences. Based on teaching practice at Pos PAUD Cempaka Pemalang, some children still experienced difficulties distinguishing geometric shapes, recognizing colors, and understanding texture differences because learning activities were still conventional and lacked concrete media. This study aimed to develop a learning medium called ROTAR GEBER (Colorful and Textured Geometry Spinning Wheel) and examine its implementation in improving children’s knowledge of shapes, colors, and textures. The method used was a practice-based media development approach involving planning, media creation, implementation, and evaluation stages. The media was made from recycled cardboard modified with colorful geometric shapes and various textures such as flannel fabric and sponge. The results showed that children became more enthusiastic, active, and capable of recognizing shapes, differentiating colors, and understanding textures through play activities using the media. ROTAR GEBER provides concrete, visual, and multisensory learning experiences suitable for early childhood characteristics. Therefore, this media can be an effective alternative innovation for improving young children’s cognitive abilities. ABSTRAK Kemampuan anak usia dini dalam mengenali bentuk, warna, dan tekstur merupakan bagian penting dari perkembangan kognitif dan sensorik yang perlu distimulasi melalui pengalaman belajar yang konkret. Berdasarkan pengalaman praktik pembelajaran di Pos PAUD Cempaka Pemalang, masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan dalam membedakan bentuk geometri, mengenali warna, serta memahami perbedaan tekstur karena pembelajaran masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan media konkret. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran ROTAR GEBER (Roda Putar Geometri Berwarna dan Bertekstur) serta mengetahui penerapannya dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang bentuk, warna, dan tekstur. Metode yang digunakan adalah pengembangan media berbasis praktik pembelajaran dengan tahapan perencanaan, pembuatan media, penerapan, dan evaluasi. Media dibuat dari bahan sederhana berupa kardus bekas yang dimodifikasi dengan bentuk geometri berwarna dan berbagai tekstur seperti kain flanel dan spons. Hasil penerapan menunjukkan bahwa anak lebih antusias, aktif, dan mampu mengenali bentuk, membedakan warna, serta memahami tekstur melalui kegiatan bermain menggunakan media. Media ROTAR GEBER memberikan pengalaman belajar konkret, visual, dan multisensorik yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif inovasi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini.