Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Agro Tatanen

PERTUMBUHAN DAN HASIL EDAMAME (Glycine max L.) VARIETAS RYOKKO AKIBAT PERLAKUAN PUPUK KANDANG AYAM DAN NITROGEN Kantikowati, Endang; Karya; Minangsih, Dian Murti; Santoso, Joko; Mutiawati, Radita
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 1 (2024): AGRO TATANEN Edisi Januari 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i1.1285

Abstract

Produksi edamame (Glycine max L.) memerlukan input eksternal untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasilnya, salah satunya dengan memberikan pupuk nitrogen. Pupuk kandang ayam diketahui dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen karena mengandung unsur yang sama dan meningkatkan aktivitas bakteri pemfiksasi nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam dan pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil edamame (Glycine max (L.) Merrill) varietas Ryokko serta pengaruh mandiri dari dosis pupuk kandang ayam atau pupuk nitrogen yang dapat memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame (Glycine max (L.) Merrill) varietas Ryokko. Penelitian dilakukan di Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan ketinggian tempat ± 800 meter diatas permukaan laut, dengan curah hujan C3 menurut Oldeman. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang diulang 3 kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri dari 3 taraf (0 ton/ha, 10 ton/ha, dan 20 ton/ha), sementara faktor kedua adalah dosis nitrogen (0 kg/ha, 75 kg/ha, dan 150 kg/ha). Hasil penelitian tidak terjadi interaksi antara perlakuan pemberian dosis pupuk kandang ayam dan pupuk nitrogen. Pengaruh mandiri pemberian dosis pupuk nitrogen berbeda nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 42 hari setelah tanam (HST) dan jumlah cabang pada umur 42 HST.
KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) VARIETAS BALITSA 1 AKIBAT PERLAKUAN PUPUK ORGANIK KASGOT DAN PUPUK HAYATI Kantikowati, Endang; Minangsih, Dian Murti; Karya; Hamami, Hadad
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 2 (2024): AGRO TATANEN Edisi Juli 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i2.1424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pupuk organik kasgot dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) varietas Balitsa 1. Penelitian dilaksanakan di Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan ketinggian tempat ±800 meter diatas permukaan laut, dengan zona agroklimat C3 menurut Oldeman. Metode Penelitian yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Kelompok. Pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor I: Dosis pupuk organik kasgot (k0 = 0 ton/ha, k1 = 5 ton/ha, k2 = 10 ton/ha). Faktor II : Dosis pupuk hayati (h0 = 0 kg/ha, h1 = 8 kg/ha, h2 = 16 kg/ha). Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan pupuk organik kasgot dan pupuk hayati dengan taraf perlakuan dosis pupuk organik kasgot 10 ton/ha dan dosis pupuk hayati 16 kg/ha pada jumlah daun pada umur 14 HST dan jumlah polong per tanaman. Secara mandiri perlakuan pupuk organik kasgot pada dosis 10 ton/ha berbeda nyata terhadap jumlah daun umur 42 HST dan jumlah polong per tanaman, sedangkan pengaruh mandiri perlakuan pupuk hayati pada dosis 16 kg/ha berbeda nyata terhadap tinggi tanaman umur 14 dan 42 HST, jumlah daun 42 HST, jumlah polong per tanaman dan panjang polong per tanaman.
PERTUMBUHAN DAN HASIL KENTANG (Solanum Tuberosum L.) VARIETAS GRANOLA AKIBAT PERLAKUAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK SILIKA Kantikowati, Endang; Minangsih, Dian Murti; Karya, Karya; Zaelani, Zezen
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 7 No. 1 (2025): AGRO TATANEN Edisi Januari 2025 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v7i1.1537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi pengaruh pemberian dosis pupuk kandang ayam dan pupuk silika terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas Granola. Penelitian dilaksanakan mulai Juli sampai Oktober 2023, di Kampung Cirawa, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat dengan ketinggian tempat 1.428 m di atas permukaan laut. Curah hujan termasuk zona agroklimat C3 menurut klasifikasi Oldeman. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor I adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri dari taraf 0 ton/ha, 5 ton/ha, dan 10 ton/ha, sedangkan faktor II adalah dosis pupuk silika yang terdiri dari taraf 0 kg/ha, 200 kg/ha, dan 400 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk kandang ayam 5 ton/ha memberikan respons paling baik bagi tinggi tanaman dan jumlah stolon, jumlah umbi per tanaman, bobot umbi per tanaman, serta bobot umbi per plot. Pemberian dosis pupuk silika tidak memberikan pengaruh yang nyata pada setiap pengamatan.
PERTUMBUHAN DAN HASIL EDAMAME (Glycine max L.) VARIETAS RYOKKO AKIBAT PERLAKUAN PUPUK KANDANG AYAM DAN NITROGEN Kantikowati, Endang; Karya; Minangsih, Dian Murti; Santoso, Joko; Mutiawati, Radita
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 1 (2024): AGRO TATANEN Edisi Januari 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i1.1285

Abstract

Produksi edamame (Glycine max L.) memerlukan input eksternal untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasilnya, salah satunya dengan memberikan pupuk nitrogen. Pupuk kandang ayam diketahui dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk nitrogen karena mengandung unsur yang sama dan meningkatkan aktivitas bakteri pemfiksasi nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang ayam dan pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil edamame (Glycine max (L.) Merrill) varietas Ryokko serta pengaruh mandiri dari dosis pupuk kandang ayam atau pupuk nitrogen yang dapat memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman edamame (Glycine max (L.) Merrill) varietas Ryokko. Penelitian dilakukan di Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan ketinggian tempat ± 800 meter diatas permukaan laut, dengan curah hujan C3 menurut Oldeman. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan rancangan percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang diulang 3 kali. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri dari 3 taraf (0 ton/ha, 10 ton/ha, dan 20 ton/ha), sementara faktor kedua adalah dosis nitrogen (0 kg/ha, 75 kg/ha, dan 150 kg/ha). Hasil penelitian tidak terjadi interaksi antara perlakuan pemberian dosis pupuk kandang ayam dan pupuk nitrogen. Pengaruh mandiri pemberian dosis pupuk nitrogen berbeda nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 42 hari setelah tanam (HST) dan jumlah cabang pada umur 42 HST.
KARAKTERISTIK PERTUMBUHAN DAN HASIL BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) VARIETAS BALITSA 1 AKIBAT PERLAKUAN PUPUK ORGANIK KASGOT DAN PUPUK HAYATI Kantikowati, Endang; Minangsih, Dian Murti; Karya; Hamami, Hadad
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 2 (2024): AGRO TATANEN Edisi Juli 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i2.1424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pupuk organik kasgot dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman buncis (Phaseolus vulgaris L.) varietas Balitsa 1. Penelitian dilaksanakan di Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan ketinggian tempat ±800 meter diatas permukaan laut, dengan zona agroklimat C3 menurut Oldeman. Metode Penelitian yang digunakan yaitu metode Rancangan Acak Kelompok. Pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor I: Dosis pupuk organik kasgot (k0 = 0 ton/ha, k1 = 5 ton/ha, k2 = 10 ton/ha). Faktor II : Dosis pupuk hayati (h0 = 0 kg/ha, h1 = 8 kg/ha, h2 = 16 kg/ha). Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan pupuk organik kasgot dan pupuk hayati dengan taraf perlakuan dosis pupuk organik kasgot 10 ton/ha dan dosis pupuk hayati 16 kg/ha pada jumlah daun pada umur 14 HST dan jumlah polong per tanaman. Secara mandiri perlakuan pupuk organik kasgot pada dosis 10 ton/ha berbeda nyata terhadap jumlah daun umur 42 HST dan jumlah polong per tanaman, sedangkan pengaruh mandiri perlakuan pupuk hayati pada dosis 16 kg/ha berbeda nyata terhadap tinggi tanaman umur 14 dan 42 HST, jumlah daun 42 HST, jumlah polong per tanaman dan panjang polong per tanaman.
PERTUMBUHAN DAN HASIL KENTANG (Solanum Tuberosum L.) VARIETAS GRANOLA AKIBAT PERLAKUAN DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DAN PUPUK SILIKA Kantikowati, Endang; Minangsih, Dian Murti; Karya, Karya; Zaelani, Zezen
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 7 No. 1 (2025): AGRO TATANEN Edisi Januari 2025 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v7i1.1537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi pengaruh pemberian dosis pupuk kandang ayam dan pupuk silika terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang (Solanum tuberosum L.) Varietas Granola. Penelitian dilaksanakan mulai Juli sampai Oktober 2023, di Kampung Cirawa, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat dengan ketinggian tempat 1.428 m di atas permukaan laut. Curah hujan termasuk zona agroklimat C3 menurut klasifikasi Oldeman. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Faktor I adalah dosis pupuk kandang ayam yang terdiri dari taraf 0 ton/ha, 5 ton/ha, dan 10 ton/ha, sedangkan faktor II adalah dosis pupuk silika yang terdiri dari taraf 0 kg/ha, 200 kg/ha, dan 400 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk kandang ayam 5 ton/ha memberikan respons paling baik bagi tinggi tanaman dan jumlah stolon, jumlah umbi per tanaman, bobot umbi per tanaman, serta bobot umbi per plot. Pemberian dosis pupuk silika tidak memberikan pengaruh yang nyata pada setiap pengamatan.