Rahmat, Cece
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Spiritualitas Konseling dalam Konteks Budaya di Indonesia Novitasari, Yuni; Rahmat, Cece; Yusuf, Syamsu; Budiman, Nandang
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v13i3.3376

Abstract

Kajian psikologi transpersonal merupakan pendekatan terbaru dalam ilmu psikoterapi. Bahkan digadang-gadang sebagai pendekatan psikologi terakhir, salah satu kajian psikologi transpersonal adalah tentang pengalaman spiritualitas manusia. Spiritualitas diakui sebagai pengalaman puncak manusia dan memiliki manfaat positif bagi perkembangan jiwa dan perilaku manusia. Oleh karena itu, maka diperlukan pengembangan lebih lanjut tentang pemanfaatan pengalaman spiritual dalam konseling. Pengalaman spiritualitas ini bisa jadi berbeda-beda saat dialami oleh tiap individu ataupun kelompok. Sebagai upaya efektivitas, maka pengembangan spiritualitas di Indonesia tentu perlulah meninjau gambaran budaya spiritualitas orang Indonesia terlebih dahulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan kerangka kerja konseling dengan pendekatan spiritualitas pada konteks budaya di Indonesia. Beberapa alasan pentingnya penelitian ini diantaranya: (1) banyak manfaat spiritualitas bagi kesehatan jiwa. (2) spiritualitas berpotensi mendukung pengembangan kualitas hidup dan keagamaan. (3) belum ada pengujian dan pengembangan terkait manfaat spiritualitas secara optimal (khususnya di bidang bimbingan dan konseling).(4) pentingnya membangun kerangka kerja konseling yang sesuai dengan budaya Indonesia sebagai upaya efektivitas dan memperkuat jati diri bangsa. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan desain triangulasi, dimana data penelitian dari survey digambung dengan data dari studi literatur yang kemudian diinterpretasikan. Setelah diinterpretasikan, diperolehlah gambaran spiritualitas masyarakat Indonesia. Gambaran tersebut lalu dipertimbangkan untuk membangun kerangka kerja konseling dengan pendekatan spiritualitas yang optimal. Hasil penelitian ini ialah kerangka kerja hipotetik tentang konseling pendekatan spiritualitas pada konteks budaya di Indonesia. Susunan kerangka kerja hipotetik ini meliputi: rasional, deskripsi kebutuhan, tujuan, teknik dan pendekatan spiritual, tahapan konseling spiritual, kompetensi konselor spiritual, sasaran, dan evaluasi.
Challenges and Opportunities in Implementing the Teaching Factory Model in Special Needs Schools: Alternative Work Readiness for Students with Disabilities Aprilia, Imas Diana; Tarsidi, Iding; Rahmat, Cece; Hernawati, Tati
Journal of ICSAR Vol 9, No 1 (2025): January
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um005v9i1p1

Abstract

The intense job competition and the low absorption rate of special needs school graduates in the business and industrial sectors are allegedly due to the ineffective implementation of the link-and-match concept. This study aims to analyze the challenges and opportunities faced by special needs schools in preparing students for the workforce through the Teaching Factory (TEFA) model. Using a descriptive qualitative method, data were collected from two principals and six vocational skills teachers through interviews, observations, and document analysis. The results indicate that teacher competence in mastering vocational skills remains low, the curriculum oriented toward Competency-Based Training (CBT) and Production-Based Training (PBT) has not been properly accommodated, and infrastructure and financial resources are limited. However, several opportunities were identified, including principals’ good understanding of the TEFA concept, extensive partnerships with related institutions (Vocational High Schools and industries), vocational skills programs developed based on needs assessments, and vocational skills roadmaps aligned with school visions and missions. The study concludes that the main challenges faced by special needs schools revolve around human resources, financial resources, service programs, and infrastructure, while opportunities exist in human resources and service programs. These findings highlight that special needs schools continue to face significant obstacles in effectively implementing the TEFA model to prepare students for employment. Therefore, a proper and comprehensive analysis is necessary to identify operational strategies that can minimize challenges and maximize opportunities for special needs education in implementing an adaptive and accommodating TEFA model.