Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Navigating Employee Burnout in the Banking Sector: The Interplay of Emotional Intelligence and Organizational Support at Bank Sulselbar Masamba Branch Serli Yandiani; S. Saharuddin; I Ketut Patra
Golden Ratio of Mapping Idea and Literature Format Vol. 6 No. 3 (2026): May - July
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grmilf.v6i3.2255

Abstract

This study aims to analyze the influence of emotional intelligence and organizational support on employee burnout at Bank Sulselbar, Masamba Branch. Utilizing a quantitative approach with a causal associative design, data were collected through structured questionnaires distributed to a total population of 36 employees. Due to the limited population size, a saturated sampling (census) technique was applied. Data analysis was conducted using Multiple Linear Regression through SPSS software version 30. The partial statistical results indicate that both emotional intelligence (t = -1.827; sig. 0.077 > 0.05) and organizational support (t = -1.214; sig. 0.233 > 0.05) have a negative but non-significant influence on employee burnout. However, the simultaneous testing (F-test) reveals that both variables collectively exert a significant effect on mitigating burnout, with a significance value of 0.016 < 0.05. The R-Square value of 0.220 indicates that the independent variables contribute 22% to the variance in employee burnout, while the remaining 78% is explained by other factors outside this research model. This study concludes that while internal psychological traits and external managerial resources are insufficient to reduce burnout independently, their integration acts as a critical strategic buffer against work exhaustion in the banking sector. Implications: Bank management is highly recommended to synergize specialized emotional coping training with structural organizational support, such as adjusting work demands and introducing psychological assistance programs, to effectively lower burnout levels.
PKM-K : Kripik Wortel Cita Chantiqa Cita Faysabbhi; Annisa Sabella; Dila Resila; Nabila Zakinah; Aliya Maharani; Serli Yandiani; Muh. Yani; Muh. Fauzan; Olivia Olivia; Irfan Irfan; Sapar Sapar; Widyawanti Rajiman
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v5i2.4926

Abstract

Kripik Wortel Cita adalah cemilan dari bahan pangan sayuran wortel yang kaya akan gizi diantaranya adalah mineral, senyawa asam folat, asam pantotenat, provitamin A, vit A, vit C, vit BK, Na, Ca, Mg, P, S, Mn, Fe, Cu dan Zn. Dibuat dengan pertimbangan tentang pengolaan sayur yang memiliki sifatcepat busuk, atau sarana surplus bahan pangan sayur agar tetap dimanfaat dengan harga yang pantas. Tujuan program kreativitas mahasiswa- kewirausahaan (PKM-K) ini adalah untuk memberikan memotivasi mahasiswa untuk berwirausaha untuk menciptkan lpangan kerja, ikut membantu pemerita dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di bidang makanan sehat, diharapkan mengurangi stanting, dan menjadi sarana kemitraan dengan petani lokal. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil PKM-K ini adalah Produk Kripik Wortel Cita yang dimasukkan dalam plastik tepal dengan lebel Cita mulai dari ukuran kecil, sedang, maupun besar sebanyak masing-masing 15 psc. Kemudian dilanjutkan dengan meninjau Kekurangan maupun variable-variabel yang mempengaruhi pengaruh consume terhadap Kripik Wortel Cita ini. Adapun kesimpulan program PKM-K ini adalah bahwa Kripik Wortel Cita menjadi produk kreativitas yang diharapkan mampu menjadi produk unggulan yang inovatif dengan kandungan gizi yang baik, dan dapat diterima dan bernilai jual yang menguntungkan.