Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MEDIA KARTU BERGAMBAR SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PADA KELOMPOK BELAJAR B ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK BALI KIDDY Putu Jessica Dewi Anggraeni; I Nyoman Sedeng; Anak Agung Putu Putra
LITERA : Jurnal Bahasa Dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2019): LITERA : Jurnal Litera Bahasa Dan Sastra
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/litera.v5i2.906

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mengetahuipeningkatan keterampilan membaca pada siswa kelompok belajar B melalui media kartubergambar (flashcard). Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus yang masing-masing siklusterdapat 8 pertemuan dimana data yang diperoleh akan disajikan dalam deskriptif kualitatif.Penelitian ini didasari atas teori pembelajaran kognitif oleh Jean Piaget. Pengajaran membacamelalui media kartu bergambar dinilai dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalammembaca tahap awal dikarenakan media yang digunakan sangat menarik untuk dilihat dan caraguru menyampaikan materi sangat menyenangkan sehingga siswa tidak merasa bosan.Kata kunci : Keterampilan Membaca, Media Gambar, Anak usia dini.ABSTRACTThis research is a Classroom Action Research, which aimed to determine theimprovement of reading skills of Kindergarten B students through a flashcard. This researchconducted in 2 cycles, which had eight meetings for each cycle. The data obtained would bepresented in qualitative descriptive. The theory applied in this research is Cognitive Learningby Jean Piaget. Teaching through flashcard considered to increase students' interest andunderstanding in pre-reading stage because it is very interesting and the way teacher deliveredthe material is very attractive, therefore, the students do not feel bored.Keywords: Reading skill, Pictures Media, Kindergarten Students.
Analisis Struktur Mikro Wacana pada Iklan Sampo Lifebuoy Gusti Ayu Putu Setiani; Anak Agung Putu Putra; Ni Putu N. Widarsini
Journal of Mandalika Literature Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v5i3.2864

Abstract

The purpose of this study was to analyze Lifebuoy shampoo advertisements using van Dijk's critical discourse analysis model with the main focus being on microstructure. The approach applied in this study is the critical discourse analysis of van Dijk's model. Data collection techniques use free listening, transcription techniques, and screenshot techniques. The data analysis techniques used are certain element sorting techniques or called PUP and BUL techniques or called Direct Element Sharing. The results of the study include an in-depth understanding of microstructure that discusses syntax, semantics, stilistics, and rhetoric in Lifebuoy shampoo advertisements. Through this discourse analysis, you can find out in depth about the discussion in Lifebuoy shampoo advertisements.
Konstituen Makna Denotatif dan Konotatif dalam Alternative Universe ‘Throw.back’ Karya @Matchacioya di Media Sosial X Alimah Fadhilah Can; Made Sri Satyawati; Anak Agung Putu Putra
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 3 No. 4 (2025): November: BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Peng
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v3i4.3226

Abstract

This study aims to identify and analyze the denotative and connotative meanings in an alternative universe (AU) entitled Throw.back by @Matchacioya uploaded on social media X. The approach used in this study is descriptive qualitative with semantic theory as the basis of analysis. Semantic theory is used to explore how the meaning of a word or phrase is formed both literally (denotative) and in a social and emotional context (connotative). The research data was obtained through the free-spirited conversational listening method, which allows researchers to understand and identify the words or phrases used in the AU. After the data was collected, the analysis was carried out using the distribution method, with the direct element division technique and the lesap technique. The direct element division technique is used to dissect the literal meaning of the word or phrase, while the lesap technique is used to understand the hidden meaning, namely the meaning formed due to the influence of the context and the emotional experiences of the characters in the AU. The results of the study show that the denotative meaning reflects the literal meaning of the word or phrase, such as the word "kabur" which refers to a physical event in the story. Meanwhile, connotative meaning is deeper and reflects a more complex emotional interpretation, such as in the phrase "lost direction" which describes the character's emotional confusion. The importance of connotative meaning is also reflected in the use of symbolism and metaphor in the work. Phrases such as "becoming a shadow" or "trapped in time" not only refer to physical or temporal states, but also describe the character's inner conflict and search for identity. This research confirms that language plays a crucial role as a communication tool that helps build interactions between characters in literary works, especially in AU that is developing on social media.
PEMEROLEHAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA DI TK BRASIKA WIJAYA 1 KLUNGKUNG: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Ni Putu Ratna Purnama Dewi; I Nyoman Suparwa; Anak Agung Putu Putra
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol5iss3pp132-139

Abstract

Abstract: Penelitian ini berjudul “Pemerolehan Kosakata Bahasa Indonesia di TK Brasika Wijaya 1 Klungkung: Kajian Psikolinguistik”. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengkaji pemerolehan kosakata bahasa Indonesia siswa TK Brasika Wijaya 1 Klungkung (2) mengkaji pemerolehan kategori kata bahasa Indonesia yang dimiliki siswa TK Brasika Wijaya 1 Klungkung dan (3) mengetahui faktor yang memengaruhi pemerolehan kosakata bahasa Indonesia yang dimiliki siswa TK Brasika Wijaya 1 Klungkung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori behaviorisme yang dikemukakan oleh Skinner yang menyatakan bahwasanya belajar adalah perubahan perilaku yang dapat diamati, diukur, dan dinilai secara konkret. Tingkah laku manusia dikendalikan oleh ganjaran atau reward dan penguatan atau reinforcement dari lingkungan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Data tersebut diperoleh dengan metode dan teknik pengumpulan data yakni metode simak dengan didukung teknik sadap sebagai teknik dasar, serta teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Selain itu juga digunakan metode cakap. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan referensial, sedangkan metode dan teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah metode formal dan informal. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa di TK Brasika Wijaya 1 Klungkung sudah mencapai tahap peniruan kreatif sempurna. Terdapat lima jenis kosakata bahasa Indonesia yang diajarkan kepada anak-anak, yaitu nomina, verba, adjektiva, pronomina, dan numeralia. Anak-anak memiliki penguasaan yang dominan terhadap jenis kelas kata nomina. Faktor lingkungan adalah faktor utama yang berpengaruh pada penguasaan dan perolehan kosakata anak. Keywords: kosakata; pemerolehan bahasa; psikolinguistik