Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERAN ZAKAT PRODUKTIF DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN MUSTAHIK DI INDONESIA Ramli Semmawi; Asri Ady Bakri; Edy Susanto; Ummu Kalsum; Imron Natsir
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13335

Abstract

Abstrak Zakat produktif menjadi subjek utama dalam penelitian ini. Pendekatan penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, yang melibatkan pembacaan literatur dari berbagai sumber termasuk buku, jurnal dan laporan dengan menggunakan pendakatan kualitatif dan deduktif. Temuan penelitian ini bahwa peran zakat produktif dalam meningkatkan pendapatan mustahik sangat efektif. Karena dengan adanya zakat produktif dapat membantu para mustahik dalam pembangunan usaha, penambahan modal, pengembangan usaha dan lain-lain. Hal tersebut dapat meningkatkan pendapatan para mustahik, sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Karena tujuan dari zakat produktif ini adalah untuk mengubah para mustahik menjadi muzakki. Dengan hal ini, maka kemiskinan di Indonesia dapat terselesaikan. Kata Kunci: Zakat Produktif, Meningkatkan Pendapatan, Mustahik
PERAN ZAKAT DALAM MEMBERDAYAKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI INDONESIA Jufri Jacob; Muhammad Kamal; Mawardi Mawardi; Imron Natsir; Bobby Ferly
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol 8, No 2 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i2.13967

Abstract

Zakat menjadi subjek utama dalam penelitian ini. Pendekatan penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, yang melibatkan pembacaan literatur dari berbagai sumber termasuk buku, jurnal dan laporan dengan menggunakan pendakatan kualitatif dan deduktif. Temuan dalam penelitian ini adalah zakat memiliki peranan yang sangat penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena dengan adanya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui zakat ini, dapat memberikan kehidupan yang layak bagi masyarakat, serta dapat membantu masyarakat dalam menggali potensi ekonomi yang dimilikinya, didukung dengan adanya pemberian bantuan modal, bantuan prasarana, bantuan pendampingan, penguatan kelembagaan, dan penguatan kemitraan. Dengan hal tersebut, masyarakat sangat terbantu dalam meningkatkan taraf hidupnya dan mengubah status ekonominya. Sehingga yang awalnya sebagai mustahiq berubah menjadi muzakki. Kata Kunci: Zakat, Pemberdayaan Ekonomi, Masyarakat di Indonesia
Ladrill Market Dynamics And Economic Growth : Evidence From Emerging Markets Imron Natsir; Yusran Zainuddin; Yolanda Sari; La Ode Zainudin
Nomico Vol. 1 No. 6 (2024): Nomico - July
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/q1emv380

Abstract

Labor market dynamics and economic growth are two key components that are interrelated in determining the stability and economic progress of a country. In emerging markets, significant changes in the labor market can affect the overall economic growth path. This research analyzes the relationship between labor market dynamics and economic growth in emerging markets. Using a literature study method, this study collected data from various secondary sources including academic journals, policy reports and relevant case studies during the period 2000-2023. Thematic analysis is used to explore labor market indicators such as the labor force participation rate, unemployment rate, and real wages, and their relationship to Gross Domestic Product (GDP) growth. The research results show that increasing labor force participation and decreasing unemployment rates significantly contribute to economic growth in emerging markets. Additionally, increases in real wages were found to have a positive effect on labor productivity and economic competitiveness. These findings highlight the importance of inclusive and sustainable labor market policies to promote stable economic growth in developing countries. Policy implications and further recommendations are discussed to support effective decision making by policy makers.
The Role Of The Indonesian Government In Increasing The Quantity And Quality Of Sharia Economic Human Resources Imron Natsir; Eny Triastuti
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v5i6.1175

Abstract

Sharia economics in Indonesia has great potential to develop. However, one of the main challenges in developing Sharia Economics is the limited number of competent Human Resources (HR) in this field. This research aims to determine the relationship between the role of the Indonesian government in increasing the quantity and quality of human resources in the Sharia economy. This research uses a mixed method research method. Data was collected through surveys using questionnaires and literature studies. The data that has been collected is then analyzed using a regression test using the SPSS program. The research results show that there is a significant relationship between the role of the Indonesian Government in increasing the quantity and quality of Sharia Economic Human Resources. The Indonesian Government's efforts to increase the quantity and quality of Sharia Economic Human Resources have shown positive results, but there are still several factors that hamper these efforts. Therefore, it is necessary to make several policy recommendations to increase the effectiveness of the Indonesian Government's role in increasing the quantity and quality of Sharia Economic Human Resources.
Keuangan Islam SMART di Indonesia: Analisis Kesenjangan Berbasis Maqasid Muhamad Hardi Ali Nugroho; Muhammad Hasyimi Al Rasid; Adlinanda Martias; Imron Natsir
Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 10 No. 1 (2026): Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : LPPM Institut Al-Ma'arif Way Kanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/fjhes.v10i1.994

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesenjangan ekosistem Keuangan Islam SMART berbasis Maqasid Syariah kontemporer secara komprehensif. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka sistematis dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi teknologi digital saat ini masih bias pada kepentingan komersial murni (hifdz al-maal) dan kelompok elitis, serta mengabaikan indikator perlindungan sosial-ekonomi masyarakat kelas bawah. Selain itu, terjadi ketidakselarasan regulasi (regulatory disharmony) akibat lambannya respons kebijakan otoritas. Rekomendasi nyata dari studi ini adalah mendesak Bank Indonesia, OJK, dan KNEKS untuk membangun langkah strategis kolaboratif dalam menyusun standar regulasi digital dan audit kepatuhan syariah nasional yang adaptif. Pelaku industri juga harus mendekonstruksi algoritma credit scoring agar lebih adil bagi UMKM.
THE IMPACT OF SHARIA ECONOMIC LAW ON ECONOMIC GROWTH IN MUSLIM-MAJORITY COUNTRIES: A GLOBAL PERSPECTIVE Imron Natsir; Ton Kiat; Rit Som
Sharia Oikonomia Law Journal Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/solj.v3i1.2079

Abstract

The principles of Sharia economic law, rooted in Islamic jurisprudence, emphasize ethical and equitable economic practices. As Muslim-majority countries increasingly adopt Sharia-compliant financial systems, understanding their impact on economic growth has become crucial. This study examines the influence of Sharia economic law on economic growth in Muslim-majority countries from a global perspective. The research aims to analyze the relationship between Sharia economic law and economic growth, identifying key drivers, challenges, and opportunities for sustainable development in Muslim-majority countries. A mixed-methods approach is employed, combining quantitative analysis of macroeconomic data from 20 Muslim-majority countries and qualitative interviews with policymakers, economists, and Sharia scholars. Data were analyzed using regression models and thematic analysis. The findings reveal that Sharia economic law positively impacts economic growth by promoting ethical investments, financial inclusion, and risk-sharing mechanisms. However, challenges such as regulatory inconsistencies, limited financial literacy, and inadequate infrastructure hinder its full potential. Countries with robust Sharia governance frameworks and supportive policies reported higher economic growth rates.
SHARIAH AND CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY: A COMPARATIVE ANALYSIS OF SHARIAH-COMPLIANT BUSINESSES IN INDONESIA AND MALAYSIA Haruni Ode; Imron Natsir; Eko Cahyo Mayndarto
Sharia Oikonomia Law Journal Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/solj.v3i1.2081

Abstract

The integration of Shariah principles with corporate social responsibility (CSR) has gained prominence as businesses strive to align ethical practices with Islamic values. Indonesia and Malaysia, as leading Muslim-majority economies with robust Islamic finance sectors, offer unique insights into how Shariah compliance influences CSR frameworks. However, comparative studies on CSR practices among Shariah-compliant businesses in these countries remain limited, particularly in addressing cultural, regulatory, and theological divergences. This study aims to analyze and compare CSR practices in Shariah-compliant businesses in Indonesia and Malaysia, focusing on their alignment with Islamic ethical principles, stakeholder engagement, and contributions to sustainable development. A mixed-methods approach is employed, combining quantitative analysis of CSR reports from 50 companies (25 per country) and qualitative interviews with 20 stakeholders (executives, Shariah scholars, and CSR experts). Data were analyzed using thematic analysis and comparative statistical tools. The findings reveal that Malaysian businesses exhibit more standardized CSR frameworks rooted in stringent Shariah governance, emphasizing environmental sustainability and ethical governance. Indonesian businesses prioritize community-driven initiatives, reflecting local socio-cultural contexts.
Kontribusi Pembiayaan SBSN Terhadap Peningkatan Akses Mutu Pendidikan di Direktorat KSKK Madrasah Ahmad Ali; Ety Herawaty; Imron Natsir
Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v2i12.268

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana menjadi tantangan utama dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah di Indonesia. Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) hadir sebagai instrumen pembiayaan alternatif berbasis syariah untuk mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dalam peningkatan akses mutu pendidikan madrasah di Indonesia, dengan mengacu pada kerangka maq??id al-syar?‘ah. SBSN sebagai instrumen pembiayaan berbasis syariah telah menjadi salah satu alternatif strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan, khususnya pada madrasah yang membutuhkan revitalisasi sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis regulasi, melibatkan sumber hukum primer, sekunder, serta data sekunder dari laporan pemerintah dan lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SBSN berkontribusi signifikan dalam penyediaan fasilitas pendidikan, seperti gedung belajar, laboratorium, perpustakaan, dan asrama siswa, yang secara langsung meningkatkan mutu pembelajaran. Dalam kerangka maqashid syariah, strategi pembiayaan SBSN dalam meningkatkan mutu akses pendidikan ini sejalan dengan lima tujuan utama syariat Islam, yakni pemeliharaan agama (hifzh ad-din), jiwa (hifzh an-nafs), akal (hifzh al-aql), keturunan (hifzh an-nasl), dan harta (hifzh al-mal). Selain itu, implementasi pembiayaan SBSN selaras dengan tujuan maq??id al-syar?‘ah dalam menjaga agama (?if? al-d?n), akal (?if? al-‘aql), dan harta (?if? al-m?l). Studi ini merekomendasikan penguatan tata kelola, koordinasi lintas sektor, dan monitoring berkelanjutan untuk memastikan pemanfaatan SBSN yang optimal dan berkelanjutan.