Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Pemasaran Global Dalam Industri Properti Syariah Thalita Syifa Fatimah; M Millah Irsyadin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Juli-September 2023)
Publisher : Greenation Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v1i3.416

Abstract

Menginvestigasi hubungan antara strategi pemasaran global dan kinerja pemasaran pada Pengembang Apartemen Syariah adalah tujuan utama penelitian ini. Studi ini mensurvei total 30 pengembang di tiga negara Asia, yaitu Hong Kong, Singapura, dan Indonesia. Penelitian ini mengumpulkan data kuantitatif yang terdiri dari nilai numerik yang mewakili variabel yang diteliti. Analisis ini memerlukan dua teknik: analisis deskriptif yang memberikan gambaran umum tentang data, dan analisis verifikasi untuk kejelasan lebih lanjut. Implikasi metode periklanan internasional terhadap Pengembang Apartemen Syariah beragam, namun terbukti memberikan dampak signifikan dan positif terhadap keberhasilan pemasaran global secara keseluruhan. Indikator-indikator utama dapat memberi sinyal potensi kekuatan dan peluang di masa depan. Strategi intensif yang mencakup penetrasi pasar bisa sangat efektif dalam memperluas jangkauan pengembang di luar pasarnya saat ini. Taktik seperti periklanan cetak dan elektronik yang ditargetkan, penjangkauan penjualan pribadi, upaya promosi, dan publisitas semuanya memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja pemasaran dalam skala global. Kerja sama strategis dapat meningkatkan pengembangan pasar, sementara penggunaan fasilitas mutakhir dapat mengarah pada pengembangan produk. Masa depan strategi pemasaran global bagi pengembang apartemen syariah dapat mencakup pembaruan dan peningkatan fasilitas agar tetap terdepan dalam penawaran produk. Dengan lokasinya yang strategis dan dekat dengan fasilitas umum, para pengembang ini dapat bersaing dalam skala global. Diversifikasi media promosi dan peningkatan kerjasama dengan pihak lain juga dapat meningkatkan upaya promosi. Terkadang harga bisa fleksibel tergantung situasi. Untuk terus memberikan informasi kepada pelanggan, pengingat berkala dikirimkan mengenai produk saat ini dan produk baru, serta penyesuaian harga apa pun yang mungkin terjadi. Setiap pagi ada briefing singkat untuk memberikan gambaran produk apa saja yang tersedia. Dengan meningkatkan kerjasama dengan pihak lain maka kolaborasi juga dapat ditingkatkan
Studi Kualitatif tentang Peran Public Relations dalam Membangun Citra Institusi Pendidikan Tinggi Swasta Thalita Syifa Fatimah
BCPR Research: Business Communication and Public Relations Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Business Communication and Public Relations Journal (July 2025)
Publisher : Greenation Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/c763zy17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Public Relations (PR) dalam membangun citra perguruan tinggi swasta (PTS) melalui studi kasus Universitas XYZ di Jakarta. Latar belakang penelitian berangkat dari tantangan PTS di Indonesia yang menghadapi persaingan ketat dengan perguruan tinggi negeri, penurunan jumlah mahasiswa baru, serta citra institusi yang masih dianggap kurang prestisius di mata publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi yang melibatkan staf PR, pimpinan institusi, mahasiswa, serta mitra media. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa, sedangkan keabsahan data diperiksa dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas PR di Universitas XYZ meliputi media relations, publikasi, penyelenggaraan event, dan digital PR. Strategi komunikasi yang digunakan memadukan model press agentry/publicity, public information, two-way asymmetrical, dan two-way symmetrical. Faktor pendukung utama adalah dukungan manajemen universitas serta keterlibatan mahasiswa dan alumni, sementara hambatan yang ditemui meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran. Meskipun demikian, strategi PR terbukti efektif dalam meningkatkan eksposur media, engagement digital, serta memperkuat rasa bangga mahasiswa dan alumni. Temuan ini menegaskan bahwa PR berperan strategis dalam membangun citra positif PTS dan dapat menjadi acuan praktis bagi institusi lain untuk mengoptimalkan strategi komunikasi dalam menghadapi persaingan pendidikan tinggi di Indonesia.
Tubuh Perempuan dalam Eksklusi dari Hak Milik Tanah dalam Program PHBM Perum Perhutani Kabupaten Bandung-Jawabat: Fenomenologi Ketubuhan dan Perlawanan Aulia Asmarani; Dadan Saputra; Thalita Syifa Fatimah
BCPR Research: Business Communication and Public Relations Journal Vol. 1 No. 1 (2025): Business Communication and Public Relations Journal (July 2025)
Publisher : Greenation Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/80mth814

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengalaman tubuh perempuan petani dalam konteks konflik agraria di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi kritis. Tanah dalam masyarakat agraris Indonesia bukan hanya aset ekonomi, melainkan ruang eksistensial yang memuat memori kolektif, spiritualitas, dan identitas. Namun, sistem hukum agraria modern yang bercorak patriarkal cenderung mereduksi tanah menjadi objek kepemilikan formal yang dilekatkan pada laki-laki sebagai kepala keluarga. Data lapangan menunjukkan bahwa meskipun perempuan terlibat penuh dalam pengelolaan lahan, mereka jarang tercatat dalam dokumen legal, absen dalam forum desa, serta menghadapi intimidasi aparat. Hasil penelitian mengungkap tiga lapisan eksklusi yang dialami tubuh perempuan, yaitu eksklusi legal-administratif, eksklusi sosial-budaya, dan eksklusi represif. Eksklusi ini menimbulkan luka material dan simbolik yang terejawantah dalam kerja berat, sakit fisik, dan absennya rekognisi formal. Namun, tubuh perempuan juga tampil sebagai arena resistensi melalui aksi fisik menghadapi aparat, aspirasi kolektif membentuk kelompok perempuan tani, serta kesadaran kritis bahwa eksklusi adalah konstruksi sosial yang harus ditentang. Dengan mengintegrasikan fenomenologi ketubuhan, ekofeminisme, kajian agraria kritis, teori relasi sosial konstitutif gender, dan konsep kuasa simbolik, penelitian ini menunjukkan bahwa tubuh perempuan adalah arsip hidup ketidakadilan sekaligus sumber lahirnya transformasi sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pengakuan perempuan sebagai subjek agraria sah tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga merupakan syarat epistemologis, politis, dan etis bagi terciptanya reforma agraria yang adil gender, setara, dan berkelanjutan.
Merebut Kembali Makna Agraria : Studi Kasus Kritis Akses dan Eksklusi Simbolik Perempuan dalam Program Perhutanan Sosial Aulia Asmarani; Thalita Syifa Fatimah; Dadan Saputra
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (Januari - Maret 2026)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpkn.v4i1.3860

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap makna tanah bagi perempuan petani dalam konteks kebijakan perhutanan sosial di kabupaten Garut. Dengan pendekatan studi kritis, penelitian ini menelusuri bagaimana tanah dipersepsikan bukan hanya sebagai sumber ekonomi, tetapi juga sebagai ruang spiritual, symbol identitas dan warisan kolektif. Bertumpu pada teori akses (Peluso& Ribot), ecofeminisme (Shiva), dan interaksionisme simbolik (Blumer), hasil penelitian menunjukkan adanya eksklusi simbolik dan marginalisasi structural terhadap perempuan petani, serta munculnya bentuk-bentuk resistensi dan kesadaran kritis. Temuan ini berkontribusi pada kajian agraria kritis dengan menyoroti persilangan antara gender, akses dan pengakuan simbolik dalam tata Kelola Perhutanan Sosial.