Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA AKTIF FRAKSI ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata Linn) SEBAGAI PENGHAMBAT OKSIDASE XANTHINE Slamet Slamet; Partomuan Simanjuntak
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v7i1.742

Abstract

Annona muricata Linn (Sirsak) sudah digunakan masyarakat untuk pengobatan berbagai penyakitseperti kanker, diabetes, gout dan lainnya. Khasiat sirsak juga telah dipelajari adalah sebagai antioksidan,antigout, antibakteri, antimalaria, antimollusca, analgesik, antiinflamasi, antiparasit, antihipertensi, danantidepresi. Gout adalah penyakit degeneratif yang penderitanya sangat terganggu. Gout sangat berkaitanbanyaknya asam urat pada peredaran darah dan pengendapan pada persedian tulang. Prevalensi goutcenderung meningkat di masa depan dan telah menyerang usia muda. Prevalensi gout di Indonesia telahmenyerang usia di bawah 34 tahun yaitu sebesar 32% dan tertinggi terjadi pada populasi di Minahasasebesar 29,2%. Tujuan penelitian ini menentukan aktifitas penghambatan terhadap enzim xantin oksidaseoleh beberapa ekstrak Annona muricata Linn (sirsak ). Ekstrak hasil terbaik dari uji ini dilakukanpemisahan dengan kromatografi kolom dan kromatografi preparatif untuk mendapatkan fraksi dengansenyawa aktif yang lebih sedikit. pada pemisahan terakhir didapat 3 fraksi dan diuji lagi dengan ujiaktivitas penghambatan terhadap xantine oksidase. Hasil pengujian tersebut didapat fraksi E.4.1.3 denganIC50 0,02 ppm. Fraksi E.4.1.3 dilakukan analisa secara LC_MS dan FT-IR untuk menentukan zat yangmenghambat aktivitas xanthine oxidase. Hasil yang diperoleh dan dikaitan dengan data yang ada bahwazat ini diduga Quercetin 3- (2-galloylglucosida
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA AKTIF KULIT BATANG KERSEN TERHADAP ARTEMIA SALINA Muhammad Walid; Partomuan Simanjuntak; Ahmad Darmawan
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 1 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i1.1302

Abstract

Kersen (Muntingia calabura L.) has been widely used by Indonesian people to cure many diseases such as cancer, diabetes, and antioxidant, antiplateletes, and hepatoprotector. The aim of this research is to discover chemical structure of compounds contained in barks of Kersen (Muntingia calabura L.) based on their toxicity by BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) method. Barks of Kersen (Muntingia calabura L.) were macerated by 96% ethanol followed by partition with n-hexane and ethyl acetate successively to give n-hexane, ethyl acetate and water extracts. Ethyl acetate extract which showed highest toxicity (LD50 = 29.00 ppm) was purified by column chromatography using SiO2 with eluents (i). n-hexane - ethyl acetate = 20 : 1 ~ 1 : 1; (ii). n-hexane - ethyl acetate = 5 : 1 to give fraction 4.4.5 as pure isolated compound. Identification was done based on interpretation of infra red spectrophotometry (FT-IR) and liquid chromatography-mass spectra (LC-MS) data, and supported by references investigation. Finally, we were predicted fraction 4.4.5. as 5-(7,8-dimethoxy-3,4-dihydro-2H-1benzopyran-2-yl)-2,3-dimethoxyphenol  with LC50 = 5.76 ppmKeywords: Hypoglycemic, Diabetes Mellitus, Momordica charantia, Apium graveolens L.
UJI AKTIFITAS ANALGETIK KOMBINASI EKSTRAK BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DAN DAUN SELEDRI (Apium graveolens L.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) DENGAN METODE GELIAT Rizki Febriyanti; Anny Victor Purba; Partomuan Simanjuntak
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v7i1.737

Abstract

Rasa sakit merupakan gejala awal dari munculnya suatu penyakit sering terjadi di masyarakat danpernah dialami oleh hampir semua orang. Adanya efek samping berbahaya yang ditimbulkan oleh obatkimia, akhir-akhir ini penggunaan bahan alam sebagai obat cenderung meningkat. Seledri (Apiumgraveolens L.) dan Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki kandungan yang sama yaituflavonoid yang memiliki aktifitas sebagai analgetik. Flavonoid di dalam kedua tanaman tersebut didugadapat berfungsi sebagai analgetik karena dapat menghambat sintesis prostaglandin yang mengakibatkantidak terjadinya pelepasan mediator-mediator nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiaktivitas analgetik pada ekstrak buah belimbing wuluh, ekstrak daun seledri, dan kombinasi keduanya.Belimbing wuluh dan seledri dimaserasi menggunakan etanol 70%. Pengujian aktivitas analgetik keduaekstrak dan kombinasinya menggunakan dosis 500 mg/kg BB. Jika berat mencit rata-rata 20 g BB makavariasi dosisnya 10 mg/20 g BB. Untuk kombinasi kedua ekstrak dibuat perbandingan ekstrak belimbingwuluh : ekstrak seledri 1:3, 2:2, dan 1:3. Kelompok pertama diberi CMC Na 0,5% sebagai kontrol negatif,kelompok kedua diberi parasetamol 1% sebagai kontrol positif, kelompok selanjutnya diberi larutan ujiekstrak sebagai kontrol ekstrak. Setelah 30 menit, diberikan larutan penginduksi asam asetat 3%kemudian mengamati geliat mencit. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak belimbing wuluh :ekstrak seledri 1:3 memiliki aktivitas analgetik yang paling baik dibanding aktivitas ekstrak tunggalmaupun kombinasi yang lainnya.Kata Kunci : ekstrak belimbing wuluh, Averrhoa bilimbi L., ekstrak daun seledri, Apium graveolens L.,aktivitas analgetik
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA ANTI VARICELLA ZOSTER DARI DAUN PETAY (Parkia speciosa Hassk.) Sofyan Ramani; Shirly Kumala; Partomuan Simanjuntak
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v7i1.753

Abstract

Senyawa kimia dari daun petay (Parkia spesiosa Hassk.) yang berpotensi sebagai anti varicellazoster virus (VZV) telah diisolasi dan ditentukan struktur kimianya. Isolasi dilakukan dengan caramaserasi daun petay dengan etilasetat dan pemurnian dengan kromatografi kolom ( SiO2 : n-heksan –etilasetat 10 : 1 sampai 2 : 1) memberikan isolat murni yang berbentuk kristal berwarna putih.Berdasarkan interpretasi data spektrometer UV, IR, 1HNMR, MS dan membandingkan dengan data1HNMR, senyawa tersebut ditetapkan sebagai senyawa ‘Taraxerol’ C30H50O BM 426,16.