Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan UMKM Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Melalui Pemasaran Digital: Pendampingan UMKM Kelurahan Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Melalui Pemasaran Digital Adhi Widyakto; Edy Suryawardana; Susanto; Sugeng Riyanto
DIMASEKA Vol 2 No 1 (2024): April 2024
Publisher : FEB Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/dimaseka.v2i01.99

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk membantu meningkatkan penjualan bagi UMKM di Kelurahan Sumurboto yang terdampak pandemi COVID 19. Dengan adanya kondisi pandemi ini maka UMKM di tuntut untuk bertahan agar terhindar dari kebangkrutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan memberikan pelatihan secara langsung dengan tutorial dilapangan dengan mengajarkan cara menerapkan digital marketing atau pemasaran online. Hasil yang diharapkan yaitu pasar produk UMKM di Kelurahan Sumurboto mendapatkan jangkauan pasar yang lebih luas tentunya dengan produk yang dikenali dan mudah di akses oleh konsumen.
Edukasi Keamanan Data Pribadi dalam Media Sosial untuk Siswa SMA Masehi 2 PSAK Semarang Basworo Ardi Pramono; Atmoko Nugroho; Susanto; Bernadus Very Christioko
Jurnal DIMASTIK Vol. 3 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v3i2.12665

Abstract

SMA Masehi 2 PSAK sebagai mitra kegiatan menghadapi permasalahan rendahnya kesadaran siswa terhadap pentingnya perlindungan data pribadi dalam penggunaan media sosial. Siswa kerap membagikan informasi pribadi tanpa memahami risiko seperti phishing, pencurian identitas, dan penyalahgunaan akun digital. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai literasi digital, khususnya dalam aspek keamanan data pribadi dan etika bermedia sosial secara bijak. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif oleh dosen Universitas Semarang, praktik langsung menggunakan handphone untuk pengaturan privasi akun, simulasi kasus phishing, serta pengenalan konsep jejak digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada skor post-test dibandingkan pre-test, yang menandakan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital siswa. Selain itu, modul edukasi digital telah dimanfaatkan guru sebagai bahan ajar tambahan, dan siswa mulai berperan sebagai duta literasi digital di sekolah