Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Interaksi Obat Pada Pasien Demam Tifoid di Rumah Sakit X di Surakarta Eersta Zusvita Widyastuti; Adhi Wardhana Amrullah; Agnes Prawistya Sari; Avianti Eka Dewi Aditya Purwaningsih
Jurnal Farmasi Indonesia Vol 21 No 1 (2024): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31001/jfi.v21i1.2140

Abstract

Salmonella typhi bacteria reside in the human body and cause an infection known as typhoid fever. The number of cases of typhoid fever in Indonesia reaches 81% per 100,000 people. The use of various drugs in the treatment of typhoid fever will increase the possibility of drug interactions. This research is a descriptive observational cross-sectional study. Data from medical records of typhoid fever patients at "X" Hospital in Surakarta from January to December 2021 were used in this study. Potential drug interactions were analyzed using the Drug Interaction Checker application and Stockley's Drug Interaction Guidebook. The data were then statistically analyzed using SPSS 25. The results showed that out of 96 patients with typhoid fever, 29 experienced potential drug interactions. Of the 29 patients, 68 cases occurred, consisting of 41 non-antibiotic-non-antibiotic cases (60.3%) and 27 antibiotic-non-antibiotic cases (39.7%). The highest potential drug interactions were levofloxacin and ondasetron in 8 cases, dexamethasone-omeprazole in 7 cases, ceftriaxone-lansoprazole in 5 cases and sucralfate-lansoprazole in 5 cases. Based on the level of severity, the potential drug interactions that are minor are 26 cases (38.235%), moderate drug interactions are 26 cases (38.235%) and major interactions are 16 cases (23.53%). Based on the mechanism, the most potential drug interactions in pharmacokinetics occurred, namely 52 cases (72.47%) compared to pharmacodynamics as many as 16 cases (23.53%).
Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Bijak pada Masyarakat Kelurahan Purwodiningratan Surakarta Rolando Rahardjoputro; Hanugrah Ardya Crisdian Saraswati; Agnes Prawistya Sari; Adhi Wardhana Amrullah; Wahyu Rizky; Agustina Puji Lestari; Joko Kismanto; Nova Rahma Widyaningrum; Satwika Budi Sawitri; Inayatush Sholihah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1281

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan momok yang mengancam kesehatan masyarakat di masa depan. Hal ini disebabkan karena penggunaan antibiotik yang tidak bijak, dan cenderung sembarangan. Berbagai upaya dari tingkat tenaga kesehatan sampai ke masyarakat telah dilakukan untuk mengontrol kejadian resistensi antibiotik / AMR (Antimicrobial Resistance). Tujuan dilakukannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat wilayah Kelurahan Purwodiningratan, Surakarta mengenai penggunaan antibiotik yang bijak. Metode penyuluhan dilaksanakan secara presentasi dengan bantuan media leaflet yang telah disiapkan sebelumnya. Penyuluhan dilaksanakan di Pendhopo Kelurahan Purwodiningratan dengan peserta penyuluhan adalah anggota PKK Kelurahan Purwodiningratan berjumlah 36 orang yang semuanya merupakan ibu rumah tangga. Hasil evaluasi peningkatan pengetahuan masyarakat dengan teknik pretest-posttest control group menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 22% terhadap materi penyuluhan yang telah disampaikan. Kesimpulannya kegiatan edukasi masyarakat ini diterima dengan baik oleh peserta kegiatan dan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai materi edukasi yang telah disampaikan.
Penyuluhan Masyarakat Mengenai Penyakit Pneumonia di Kecamatan Jebres Surakarta Rolando Rahardjoputro; Hanugrah Ardya Crisdian Saraswati; Agnes Prawistya Sari; Adhi Wardhana Amrullah; Joko Santoso; Joko Kismanto; Mellia Silvy Irdianty; Hutari Puji Astuti; Ernawati Ernawati; Inayatush Sholihah; Nova Rahma Widyaningrum
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1283

Abstract

Penyakit pneumonia merupakan penyakit yang sampai sekarang masih menjadi beban kesehatan di negara berkembang termasuk negara Indonesia. Masih banyak masyarakat yang belum memahami mengenai hakikat penyakit pneumonia sehingga masih banyak yang percaya mitos yang tidak benar tentang penyakit pneumonia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyakit pneumonia agar masyarakat faham dan mampu menyikapinya dengan bijak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan langsung pada suatu kelompok masyarakat. Kegiatan ini diawali dengan menyusun media leaflet yang sesuai untuk dibagikan kepada peserta kegiatan. Penyuluhan dilaksanakan di Pendhopo Kelurahan di sore hari menggunakan media leaflet dan proyektor. Kegiatan ini telah dilaksanakan di Kelurahan X, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta dengan sasaran peserta penyuluhan adalah ibu – ibu kelompok PKK Kelurahan sebanyak 59 peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan metode pretest – posttest. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan berupa peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit pneumonia dengan parameter ukur kuesioner model pre-posttest. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bahwa penyuluhan langsung dalam suatu kelompok masyarakat dapat meningkatkan pengetahuannya mengenai penyakit pneumonia.