Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analysis Of The Relationship Between Knowledge, Attitude And Oral Health Behavior And Numbers Dental Caries yanti, rahma; Erawati, Suci; Sitepu, Rahmadani; Aritonang, Barita; Mala Sari, Nur
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkg.v7i1.2245

Abstract

Background: Dental caries is an oral health problem that is of global concern, where dental caries is a dental disease characterized by damage to the tooth surface and if left untreated, the infection will spread to the pulp. The impact is changes in tooth structure, pain and infection and death of the pulp. There are 57 students out of 83 new undergraduate students in 2023 at the Faculty of Islamic Economics and Business experiencing dental caries, this case has always been a common dental problem, but it must be reduced to a very low number of cases. Objective: to determine the relationship between knowledge, attitudes and oral health behavior and the rate of dental caries in new students at the Faculty of Economics and Islamic Business, UIN North Sumatra, Medan. Methodology: The research method is observational analytics with a cross sectional approach, a sample of 287 respondents, data collection methods using observation and questionnaires. Results: there is a relationship between knowledge and the number of dental caries (? = 0.000), there is a relationship between attitudes and the number of dental caries (? = 0.000), and there is a relationship between behavior and the number of dental caries (? = 0.000). Discussion: behavior is the most dominant factor influencing the rate of dental caries ? = 0.002, OR value 26.903, and C.I 95% (3.250 – 222.684). Conclusion: Faculty to create a joint policy with university clinics in the form of an oral health program. Students are expected to know, behave well, and apply oral health behavior.
Maternal Risk Factors Associated with Low Birth Weight: A Case Control Study in Deli Tua District Nur Mala Sari; Peny Ariani; Putri Ayu Yessy Ariescha
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 7, No 2 (2025): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v7i2.24528

Abstract

Low birth weight (LBW) remains a significant public health concern in Indonesia, contributing to neonatal morbidity, mortality, and long-term developmental challenges. Although numerous studies have explored LBW, evidence on maternal risk factors in low-resource settings particularly within independent midwife practices remains scarce. This study examined the associations between maternal age, parity, antenatal care (ANC) visits, history of anemia, and gestational weight gain with LBW incidence in Deli Tua Sub-District, Deli Serdang Regency. A case-control design was employed from December 2024 to March 2025, involving 95 postpartum mothers (35 cases, 60 controls) selected through purposive sampling. Data were collected using validated questionnaires (Content Validity Index = 0.82; Cronbach's α = 0.85) and maternal health records, and analyzed using Chi-square tests and multivariate logistic regression (SPSS version 22). Multivariate analysis identified maternal age at risk (<25 or >35 years) as the sole significant predictor of LBW (OR = 6.69; 95% CI = 3.21-25.22; p = 0.006). Parity (OR = 2.76; p = 0.077), ANC visits (OR = 1.22; p = 0.797), history of anemia (OR = 0.57; p = 0.421), and gestational weight gain (OR = 1.20; p = 0.773) were not significantly associated with LBW. The model demonstrated acceptable fit (Hosmer Lemeshow p = 0.49; Nagelkerke R² = 0.29). Maternal age emerged as the most influential determinant of LBW in this population. These findings underscore the importance of targeted surveillance for high-risk age groups and the enhancement of promotive and preventive strategies including improved ANC service quality, nutritional counseling, and family engagement in maternal care to reduce LBW incidence in resource-limited settings. Keywords: Anemia, Antenatal Care, Gestational Weight Gain, Low Birth Weight, Maternal Age, Parity
Weight of Pregnant Women in Deli Serdang Regency: A Qualitative Study Nur Mala Sari; Nur Indrawaty Lipoeto; Adang Bachtiar; Ariadi Ariadi; Rizanda Machmud; Defrin Defrin; Mudjiran Mudjiran; Delmi Sulastri
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.3982

Abstract

Weight gain that is not according to recommendations during pregnancy has become an epidemic throughout the world today and is a clinical problem with high prevalence and can affect the health of mothers and babies. Objective: This study aims to find out more about the perspective of increase in weight of pregnant women in deli serdang regency. Method: This study was qualitative with a descriptive approach. The informants in this study were 3 pregnant women with weight gain above recommendations, 3 pregnant women with weight gain below recommendations, 1 ob-gyn, 1 midwife, and 1 nutrition who were recruited using purposive sampling. Data were collected using semi-structured interviews. Data were analyzed using the Content Analysis. Results: The study emerged 5 themes: (1) Knowledge, (2) Perspective, (3) Behaviour, (4) Family support, and (5) Physical activity. Conclusions: The findings show that several factors influence the increase in weight of pregnant women in Deli Serdang Regency, so the health care provider needs to pay attention to improve their knowledge about weight gain during pregnancy according to the needs of pregnant women.
Sensitivitas Dan Spesifitas Pemeriksaan Mikroskopis Sputum BTA Terhadap Tes Cepat Molekuler (TCM) Dalam Diagnosis Mycobacterium Tuberculosis Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Sigambal Jekson Martiar Siahaan; Nur Mala Sari; Firdaus Fahdi; Goklas Panjaitan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11963

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit infeksi paru yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis. Pemeriksaan mikroskopis BTA merupakan pemeriksaan untuk menemukan adanya basil tahan asam dalam sputum dan pemeriksaan TCM dapat mendeteksi adanya kuman Mycobacterium tuberculosis dengan pemeriksaan molekuler dan juga mendeteksi resistensi M. tuberculosis terhadap rifampisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas dan spesifisitas hasil pemeriksaan mikroskopis sputum BTA terhadap tes cepat molekuler (TCM) pada suspek TB Paru. Metode penelitian ini adalah survey deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional, dilaksanakan di RSUD Bangkinang, penelitian dilakukan selama 6 bulan pada tahun 2023. Sampel yg digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang merupakan suspek TB Paru di RSUD Bangkinang. Dari hasil penelitian terhadap 100 sampel, didapatkan hasil positif pada pemeriksaan TCM sebanyak 15, hasil negatif pada pemeriksaan TCM sebanyak 85. Sedangkan pada pemeriksaan mikroskopis BTA diperoleh hasil positif sebanyak 88 dan hasil negatif pada pemeriksaan mikroskopis BTA sebanyak 12. Dari uji diagnostik didapat kan nilai sensitivitas 80% dan nilai spesifisitas 100% pada pemeriksaan mikroskopis BTA terhadap TCM
Pengaruh Paritas dan Asupan Nutrisi Terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil Trimester 3 Di Puskesmas Huta Rakyat Kabupaten Dairi Nur Mala Sari; Hotma Limbong
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.11992

Abstract

Kehamilan merupakan masa yang sangat penting karena akan menentukan generasi yang akan dilahirkan. Salah satu faktor penting dalam kehamilan adalah status gizi ibu sebelum hamil yang akan memberikan dampak bagi ibu dan bayi yang akan dilahirkan. Prevalensi kekurangan energi kronik pada wanita usia subur di Indonesia pada tahun 2007 berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) mencapai 16,3%. Oleh karena itu, pertambahan berat badan selama kehamilan merupakan faktor penting dalam menjaga kehamilan yang sehat. Kehamilan yang akan melahirkan bayi yang juga sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas dan asupan makanan dengan pertambahan berat badan ibu hamil di Puskesmas Huta Rakyat Kec. Sidikalang Kabupaten Dairi Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III dan penentuan sampel dalam penelitian ini adalah dengan metode accidental sampling yaitu sebanyak 52 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara paritas (p-value 0,000 < 0,05), asupan makanan (p-value 0,000 < 0,05) dengan peningkatan berat badan ibu hamil. Diharapkan adanya pemberian edukasi melalui konseling rutin terkait asupan gizi pada ibu hamil, agar pertambahan berat badan ibu hamil sesuai dengan yang seharusnya. Selain itu, perlu diberikan pemahaman dan diharapkan dapat diaplikasikan khususnya pada ibu hamil agar ibu dan bayi sehat karena asupan gizi yang cukup dan pertambahan berat badan yang sesuai. Ibu hamil hendaknya lebih aktif mencari informasi tentang asupan gizi dan lebih memperhatikan asupan serta variasi makanan selama kehamilan
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MENGIKUTI ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BANDA BARO KABUPATEN ACEH UTARA TAHUN 2024 Nur Mala Sari; Melisa Melisa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11966

Abstract

Kehamilan merupakan pengalaman yang sangat berarti bagi wanita. Pemeriksaan dan pengawasan terhadap ibu hamil sangat perlu dilakukan secara teratur. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan secara optimal fisik dan mental ibu dan anak selama masa kehamilan, persalinan dan pasca persalinan sehingga diperoleh ibu dan anak yang sehat, sekaligus untuk mendeteksi dini tanda-tanda bahaya kehamilan, kelainan, komplikasi dan penyakit yang biasa dialami ibu hamil sehingga hal-hal tersebut dapat dicegah atau ditangani (Marmi, dkk, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan antenatal. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester ketiga dan penentuan sampel dalam penelitian ini secara accidental sampling sebanyak 37 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang tanda-tanda bahaya kehamilan (p value = 0,002 < 0,05) dengan kepatuhan ANC. Peran keluarga diharapkan untuk senantiasa memberikan dukungan kepada ibu hamil dengan mendampingi dan mengingatkan mereka untuk memeriksakan kehamilannya secara teratur dan lengkap