Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Masyarakat Kelurahan Lalolang Melalui Pengelolaan Rumput Laut Menjadi Keripik St. Nurkhaliza Nani; Nurwahida Akram; Nur Anisa Nasir; Hamda; Rusli
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Volume 02 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v2i2.677

Abstract

Perubahan ekonomi global yang cepat, mendorong ekonomi kreatif menjadi komponen penting pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Ekonomi kreatif menggabungkan kreativitas, inovasi, dan ekspresi budaya menjadi produk dan layanan bernilai ekonomi tinggi. Indonesia sebagai negara kepulauan dengan sumber daya alam melimpah, salah satu contoh dari ekonomi kreatif adalah produksi keripik rumput laut. Produksi keripik rumput laut tidak hanya memberikan nilai ekonomi tambahan, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan menciptakan peluang kerja di daerah pesisir. Penelitian ini fokus pada potensi ekonomi kreatif di Kelurahan Lalolang, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, yang kaya sumber daya rumput laut. Namun, penggunaan rumput laut ini masih terbatas pada konsumsi langsung (masih berupa rumput laut mentah atau kering). Oleh karena itu, TIM KKN-T UNM 2023 mencoba untuk meningkatkan potensi ekonomi dan kewirausahaan masyarakat lokal dengan mengajarkan cara mengolah rumput laut menjadi keripik bernilai jual. Pelatihan ekonomi kreatif kemuadian dilaksanakan pada tanggal 1 September 2023 di Aula Kantor Kelurahan Lalolang, dengan melibatkan anggota PKK dan kader posyandu. Pelatihan ini mencakup metode ceramah dan praktik, dengan pemateri dari ketua PKK Kelurahan Lalolang yang telah berhasil memanfaatkan rumput laut. Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam setempat, serta meningkatkan kewirausahaan masyarakat Kelurahan Lalolang melalui pengolahan rumput laut menjadi keripik. Melalui pelatihan ini, masyarakat dapat mengembangkan usaha mereka, meningkatkan kualitas produk, dan mengakses pasar yang lebih luas, yang kedepannya akan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pelatihan Pembuatan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) Menggunakan Brisk Teaching bagi Guru di UPT SPF SMP Negeri 26 Makassar Ahmad Zaki; Hamda; Muhammad Ammar Naufal; Zaid Zainal; Eva Selya; Ainun Najwa; Anisa Tajang Jamiluddin
Journal of Community Services and Development Vol. 2 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : LPP Chani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64619/v2i1.34

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) membuka peluang besar bagi guru untuk merancang evaluasi pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan adaptif. Namun demikian, masih banyak guru yang belum familiar dengan platform berbasis AI yang dirancang khusus untuk kebutuhan pendidikan, termasuk di lingkungan UPT SPF SMP Negeri 26 Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam membuat alat evaluasi pembelajaran berbasis AI menggunakan platform Brisk Teaching. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif berbasis pendampingan yang dilaksanakan secara tatap muka dalam satu hari, dengan melibatkan 23 orang guru sebagai peserta. Kegiatan meliputi pengenalan platform Brisk Teaching, pendaftaran akun, serta praktik langsung pembuatan soal evaluasi melalui dua fitur utama, yaitu berbasis video YouTube dan integrasi Google Docs, yang hasilnya diekspor ke dalam Google Form. Setiap guru mempraktikkan pembuatan soal sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya masing-masing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hampir seluruh peserta berhasil membuat soal evaluasi secara mandiri, para guru menunjukkan antusias yang sangat tinggi, dan hasil angket evaluasi mencerminkan tingkat kepuasan peserta yang baik terhadap pelaksanaan pelatihan. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal transformasi digital dalam praktik evaluasi pembelajaran di UPT SPF SMP Negeri 26 Makassar
Sosialisasi Literasi Digital Melalui Aplikasi Photomath Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Siswa Hamda; Ismail Aqsha; Veronika Asri Tandirerung; Dian Atmasani; Amiruddin Hambali
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5240

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang baru dalam mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan interaktif. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika, menyelesaikan soal secara mandiri, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan membantu siswa mengatasi kesulitan belajar matematika melalui sosialisasi penggunaan aplikasi Photomath di SMPN 4 Bajeng. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan praktik langsung yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, praktik penggunaan aplikasi, pendampingan, dan evaluasi menggunakan hasil Obeservasi, angket dari jawaban pengguna. Peserta kegiatan berjumlah 25 siswa SMPN 4 Bajeng. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa sangat antusias mengikuti sosialisasi dan mampu mengoperasikan aplikasi Photomath dengan baik. Persentase keberhasilan penggunaan aplikasi meliputi kemampuan menginstal aplikasi sebesar 100%, mengoperasikan aplikasi 95%, memindai soal matematika 93%, memahami langkah penyelesaian soal 90%, dan menyelesaikan soal secara mandiri sebesar 88%. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap langkah-langkah penyelesaian soal matematika, meningkatkan literasi digital, serta mendorong pemanfaatan smartphone sebagai media pembelajaran yang produktif. Dengan demikian, aplikasi Photomath dapat menjadi solusi cerdas dalam membantu mengatasi kesulitan belajar matematika serta mendukung pembelajaran berbasis teknologi bagi siswa SMPN 4 Bajeng.