Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : EKMAN

Kipi Tanah Kuning-Mangkupadi Kawasan Industri Terbesar Di Dunia Oktaprida Saryati, Septi; al amrie, Machmud
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Pelabuhan Internasional dan Kawasan Industri (KIPI) merupakan proyek berstatus nasional yang berlokasi di Kalimantan Utara. Proyek KIPI dimulai pada tahun 2016 sesuai dengan undang-undang nomor 02 tahun 2016. Pelabuhan dan industri internasional ini memiliki nilai investasi sebesar USD miliar 45,98 dengan luas 10.000 ha. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode deduktif dengan tujuan menilai dampak spasial, ekonomi dan sosial dari pembangunan pelabuhan industri dan internasional.
IMPACT OF KIPI COMPANY DEVELOPMENT IN TANAH KUNING Atikah, Nur; Adi; al amrie, machmud
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of a company in an area can bring both positive and negative impacts. This document aims to provide an abstract on the potential impacts of building a company, specifically on land in the Kuning area. Firstly, it is important to note that land development for commercial purposes can lead to economic growth and job opportunities. The company itself may provide employment opportunities for the local community, as well as attract other businesses and investments to the area. This can lead to an increase in income levels and a boost in the overall economy of Kuning. However, the development of a company on land may also have negative consequences, particularly on the environment. The construction process may involve deforestation, pollution of air and water sources, and destruction of wildlife habitats. Additionally, the continuous operation of the company may lead to increased traffic, noise pollution, and waste production. Furthermore, the presence of a company on land can also have social impacts. It may cause displacement of local communities or changes in their way of life. This can result in cultural conflicts and loss of traditional practices. The influx of new employees and potential gentrification may also cause changes in the social dynamics of the area. In conclusion, while the development of a company on land in Kuning may bring economic benefits, it is important to carefully consider its potential impacts on the environment and society. Measures must be taken to mitigate any negative effects and ensure sustainable development for both the company and the community. This abstract serves as a brief overview of the possible consequences and highlights the importance of responsible decision-making when it comes to land development for commercial purposes. So, it is important for stakeholders to conduct thorough research and engage in open communication with local communities before proceeding with any project. By doing so, we can strive towards achieving balance between economic growth and environmental sustainability in Kuning.
Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Bulungan al amrie, machmud; Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan infrastruktur terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan. Latar belakang penelitian ini berfokus pada permasalahan kualitas dan pemeliharaan infrastruktur, aksesibilitas dan distribusi, partisipasi masyarakat, serta evaluasi dampak yang masih terbatas. Dengan menggabungkan teori pembangunan seperti teori Rostow dan teori pembangunan berkelanjutan, penelitian ini mengadopsi pendekatan campuran (mixed methods) yang mencakup survei, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), analisis geospasial, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki dampak positif signifikan terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat pedesaan, namun dampak tersebut bervariasi tergantung pada kualitas pelaksanaan proyek, partisipasi masyarakat, dan aksesibilitas. Temuan ini memberikan wawasan yang lebih holistik tentang pentingnya pendekatan partisipatif dan komprehensif dalam merencanakan dan mengevaluasi proyek infrastruktur di daerah pedesaan.
Peranan Ampas Kopi Sebagai Energi Alternatif Aspian Nur, Adi; al amrie, machmud; Yusran
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan ampas kopi sebagai sumber energi alternatif telah menjadi fokus penelitian dalam beberapa tahun terakhir, mengingat ketersediaannya yang melimpah dan potensi lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi komposisi kimia ampas kopi dan keunggulannya dibandingkan dengan sumber energi alternatif lainnya. Ampas kopi, sebagai produk sampingan dari industri kopi, mengandung senyawa-senyawa seperti karbon, nitrogen, lipid, karbohidrat, dan protein, yang membuatnya cocok untuk berbagai proses konversi energi, termasuk pembakaran, pirolisis, dan gasifikasi. Selain itu, kandungan mineral dan polifenolnya menjadikannya bahan baku yang potensial untuk pupuk organik dan produk industri lainnya. Penggunaan ampas kopi dapat mengurangi jumlah limbah organik yang berakhir di tempat pembuangan akhir, menurunkan emisi gas rumah kaca, dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Keunggulan utama ampas kopi dibandingkan dengan sumber energi alternatif lainnya meliputi ketersediaannya yang melimpah, biaya rendah, nilai kalor yang tinggi, serta fleksibilitas aplikasinya dalam berbagai bentuk energi seperti biogas, biofuel, dan biomassa padat. Selain itu, ampas kopi juga berkontribusi pada pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas tanah melalui penggunaan sebagai pupuk organik. Penelitian ini menunjukkan bahwa ampas kopi memiliki potensi besar sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Untuk mewujudkan potensi ini, diperlukan dukungan dari industri kopi, pemerintah, dan masyarakat melalui pengembangan teknologi konversi yang efisien, kebijakan yang mendukung, serta program edukasi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan limbah. Dengan pendekatan yang holistik, ampas kopi dapat menjadi solusi energi yang inovatif dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan energi global dan masalah lingkungan.
Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi di Indonesia Aspian Nur, Adi; al amrie, machmud
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi (Ecological Fiscal Transfer - EFT) adalahmekanisme kebijakan yang memberikan insentif finansial kepada pemerintah daerahberdasarkan pencapaian indikator lingkungan. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorongpelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal, dan mendukungpembangunan berkelanjutan. Di Indonesia, penerapan EFT dianggap penting mengingatpermasalahan lingkungan seperti deforestasi, penurunan kualitas air dan udara, sertaancaman perubahan iklim yang semakin mendesak. Artikel ini mengkaji konsep EFT, mulaidari teori yang mendasari, metodologi implementasi, hingga analisis terhadap dampak dantantangannya. Kajian ini juga membahas studi kasus penerapan kebijakan EFT di beberapanegara seperti Brasil dan India, serta potensi penerapannya di Indonesia. Hasil analisismenunjukkan bahwa penerapan EFT dapat menjadi solusi inovatif untuk menjagakeberlanjutan ekologi sekaligus mendorong pembangunan daerah. Namun, kesuksesankebijakan ini sangat tergantung pada penentuan indikator lingkungan yang tepat, kapasitaspemerintah daerah, serta mekanisme monitoring yang efektif.
Digitalisasi Ekonomi: Apakah UMKM Siap Go Online ? Al Amrie, Machmud; Aspian Nur, Adi
Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah menjadi salah satu pendorong utama perubahan dalam ekosistem ekonomi global, termasuk di Indonesia. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang merupakan tulang punggung perekonomian nasional, dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang besar dalam era digitalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan UMKM dalam menghadapi digitalisasi ekonomi, baik dari aspek infrastruktur, literasi digital, akses terhadap teknologi, hingga dukungan kebijakan pemerintah. Berdasarkan studi literatur dan data sekunder terbaru, ditemukan bahwa meskipun sebagian UMKM telah memanfaatkan platform digital untuk pemasaran dan transaksi, masih banyak yang mengalami kendala dalam adopsi teknologi secara menyeluruh. Faktor-faktor seperti keterbatasan pengetahuan digital, minimnya akses pendanaan, dan kurangnya pelatihan menjadi hambatan utama. Artikel ini menyimpulkan bahwa upaya peningkatan kapabilitas digital UMKM perlu dilakukan secara terintegrasi melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan institusi pendidikan, agar UMKM tidak tertinggal dalam era ekonomi digital yang terus berkembang.