Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Program Optimalisasi Skill Siswa SMK pada Bidang Fotografi dan Videografi untuk Persiapan Menghadapi Dunia Kerja Arum Andary Ratri; Inno Cahyaning Tyas; Muhammad Hilmy
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024674

Abstract

Dewasa ini, persaingan akan dunia kerja semakin ketat. Jumlah pencari kerja dengan lapangan pekerjaan yang tersedia tidak sebanding (Arifin Sani, 2019). Para pencari kerja haruslah memiliki skill atau keterampilan agar mempunyai nilai lebih pada saat mencari pekerjaan. Salah satu skill yang saat ini banyak dibutuhkan di tengah pesatnya perkembangan teknologi adalah skill fotografi dan videografi. SMK Safinatul Huda yang lulusannya nanti diharapkan siap untuk menghadapi dunia kerja belum pernah mendapatkan pembekalan ataupun pelatihan seputar Fotografi dan Videografi. Metode yang dapat diterapkan adalah dengan memberikan pelatihan seputar Fotografi dan Videografi. Pelatihan tersebut terlebih dahulu diberikan beberapa pemaparan terkait pengetahuan apa saja yang diperlukan, kemudian dilakukan praktek langsung. Berdasarkan hasil dari kegiatan pelatihan yang telah dilakukan, seluruh peserta kegiatan pelatihan yang awalnya sama sekali tidak memiliki pengetahuan seputar fotografi dan videografi menjadi bisa. Hal tersebut ditunjukkan oleh beberapa foto dan video yang telah dihasilkan dan berdasarkan testimoni dari beberapa peserta pelatihan.  
KUALITAS SOAL URAIAN DALAM NASKAH UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMAN 3 JEMBER TAHUN PELAJARAN 2023/2024 BERDASARKAN KRITERIA PUSPENDIK Gita Sari Rahayu; Parto Parto; Inno Cahyaning Tyas
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.681

Abstract

Soal sebagai alat evaluasi pembelajaran perlu dianalisis untuk mengetahui apakah soal sudah menjadi alat ukur yang sesuai dengan kemampuan siswa dan tidak menyebabkan siswa salah paham saat mengerjakan soal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek materi, aspek kebahasaan dan aspek konstruksi soal uraian dalam naskah ujian Akhir Semester Genap Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 3 Jember Tahun Pelajaran 2023/2024 berdasarkan kriteria Puspendik (2019). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif penelitian ini meliputi kata, frasa, kalimat, paragraf tentang kaidah penulisan soal dan data kuantitatif yaitu hasil persentase soal yang sesuai dan tidak sesuai dengan kaidah penulisan soal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 soal kelas 10 yang tidak sesuai aspek materi, 4 soal kelas 10 dan 2 soal kelas 11 yang tidak sesuai aspek konstruksi, 4 soal kelas 10 dan 4 soal kelas 11 yang tidak sesuai aspek bahasa. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa aspek materi soal berada pada kategori baik, aspek konstruksi berada pada kategori cukup dan aspek bahasa berada pada kategori sedang. 
Screen Adaptation of The Animated Film Asal Usul Banyuwangi on Youtube Based on Eneste’s Concept: Narrative Transformation and Cultural Values in Digital Children’s Literature Inno Cahyaning Tyas; Rusdhianti Wuryaningrum
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 01 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v7i01.14466

Abstract

Changes in story structures and representations of cultural values can be seen with digital adaptations of folklore into animated YouTube films. This research seeks to understand the cultural values and processes of screen adaptations of the animated story Asal Usul Banyuwangi (The Origin of Banyuwangi) using the concept of screen adaptation by Eneste. Using a qualitative descriptive approach, data was collected from 7 YouTube channels that adapt the story. Using the interactive model of Miles and Huberman, the authors analyzed the plot, characterization, conflict, dialogue, and cultural elements. The authors validated the findings by consulting with a cultural expert from Banyuwangi. The authors conclude that Reduction is the primary strategy for simplifying the episodic structure of Lontar Sri Tanjung, while Addition and Varied Modification occur in a more selective manner. Bug D'Art Studio is the closest channel to the original text structure and presents deviations while still preserving the essence of the story. Despite the changes in structure, the values of culture, loyalty, responsibility, and local identity still exist and are communicated in a manner more understandable for the children. The authors therefore conclude that cultural and narrative negotiations that allow the folklore to thrive in digital children’s literature are processes that can be seen in the screen adaptations of YouTube animations. Cerita rakyat yang diadaptasi ke dalam animasi digital di Youtube mengalami perubahan dalam struktur cerita dan representasi nilai-nilai budaya. Studi ini bertujuan untuk meneliti proses adaptasi layar dan nilai-nilai budaya yang terdapat dalam film animasi Asal Usul Banyuwangi, berdasarkan konsep adaptasi layar Eneste. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data diambil dari tujuh saluran Youtube yang mengadaptasi cerita tersebut. Elemen naratif seperti plot, karakter, konflik, dialog, dan simbol budaya dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan diverifikasi melalui konsultasi dengan pakar budaya Banyuwangi. Studi ini menunjukkan bahwa reduksi menjadi strategi utama dalam menyederhanakan struktur episodik Lontar Sri Tanjung, sementara penambahan dan modifikasi beragam muncul secara selektif. Bug D’Art Studio adalah saluran yang paling dekat dengan struktur teks aslinya, karena memperkenalkan variasi dengan tetap mempertahankan inti cerita. Meskipun terjadi perubahan struktural, nilai-nilai budaya loyalitas, tanggung jawab, dan identitas lokal tetap ada. Nilai-nilai ini disampaikan dengan cara yang lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Oleh karena itu, adaptasi layar dalam animasi YouTube dapat dipahami sebagai proses negosiasi naratif dan budaya yang memungkinkan cerita rakyat tetap hidup dalam sastra anak digital.
Pendampingan Implementasi Zep Quiz Berbasis Gamifikasi Sebagai Media Evaluasi Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7 di SMP Negeri 7 Jember: Pengabdian Inno Cahyaning Tyas; Hilma Azmi Azizah; Ahmad Syukron
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6988

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi berbagai aspek pendidikan, termasuk dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran. Namun, masih banyak guru yang menggunakan metode evaluasi konvensional sehingga kurang mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengimplementasikan ZEP Quiz sebagai media evaluasi berbasis gamifikasi pada pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMP. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan guru Bahasa Indonesia sebagai mitra pengabdian. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman mengenai konsep gamifikasi dalam pembelajaran, mampu merancang kuis digital menggunakan platform ZEP Quiz, serta mengimplementasikannya dalam kegiatan evaluasi pembelajaran. Penggunaan ZEP Quiz memberikan pengalaman evaluasi yang lebih interaktif, menarik, dan mampu meningkatkan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, pendampingan implementasi ZEP Quiz dapat menjadi salah satu alternatif inovasi evaluasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.
Imagery and Typography in The Collection of Poems Hurufkecil.Substack.Com by Aan Mansyur Nisa Aulia; Tyas Dwi Cahyani; Ika Maylafaiza; Inno Cahyaning Tyas; Furoidatul Husniah
Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/tabasa.v6i01.9108

Abstract

Literary works have aesthetic value that is reflected through the use of distinctive and imaginative language. One of its forms can be seen in a poem by Aan Mansyur published in hurufkecil.substack.com. These poems show the power of language that not only conveys meaning, but also builds an atmosphere and aesthetic experience for the reader. This study aims to describe the types of imagery and typography forms used in the collection of poems. This study uses a stylistic approach with a qualitative descriptive method. Data was collected through documentation, reading, and recording techniques, then analyzed using qualitative descriptive techniques with stages of data identification, classification, analysis, and interpretation. The results showed that there were 22 imaging data consisting of vision (9 data), hearing (4 data), touch (2 data), motion (5 data), and smell (2 data). Visual imagery is the most dominant image used by Aan Mansyur to build a visual image of the world and life. In addition, 3 forms of typography were found, namely the use of a lot of spacing between lines, random sentence arrangement, and numbering between stanzas. The typography serves to strengthen the aesthetic value of poetry and is a characteristic of Aan Mansyur's poetry. Based on the findings, it can be concluded that the use of imagery and typography in Aan Mansyur's poetry collection not only enriches the aesthetic value of poetry, but also shows a distinctive poetic style. The results of this research are expected to be a reference in the study of modern literature and learning of literary appreciation at various levels of education.   Karya sastra memiliki nilai estetika yang tercermin melalui penggunaan bahasa yang khas dan imajinatif. Salah satu bentuknya tampak dalam puisi karya Aan Mansyur yang dipublikasikan di hurufkecil.substack.com. Puisi-puisi tersebut memperlihatkan kekuatan bahasa yang tidak hanya menyampaikan makna, tetapi juga membangun suasana dan pengalaman estetik bagi pembaca. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis citraan dan bentuk tipografi yang digunakan dalam kumpulan puisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan stilistika dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, baca, dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan tahapan identifikasi data, klasifikasi, analisis, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 22 data citraan yang terdiri atas citraan penglihatan (9 data), pendengaran (4 data), perabaan (2 data), gerak (5 data), dan penciuman (2 data). Citraan penglihatan menjadi citraan yang paling dominan digunakan oleh Aan Mansyur untuk membangun gambaran visual tentang dunia dan kehidupan. Selain itu, ditemukan 3 bentuk tipografi, yaitu penggunaan banyak jarak antar baris, penataan kalimat secara acak, dan penomoran antar bait. Tipografi tersebut berfungsi untuk memperkuat nilai estetika puisi serta menjadi ciri khas kepenyairan Aan Mansyur. Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa penggunaan citraan dan tipografi dalam kumpulan puisi Aan Mansyur tidak hanya memperkaya nilai estetik puisi, tetapi juga memperlihatkan gaya kepenyairan yang khas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam kajian sastra modern dan pembelajaran apresiasi sastra di berbagai jenjang pendidikan.