Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)

Pengelolaan prinsip Tut Wuri Handayani dalam peningkatan komunikasi efektif guru (studi kasus di SDN Sukarame) Nurliana, Ai Risna; Ayi Najmul Hidayat; Sobari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i2.30928

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana prinsip Tut Wuri Handayani dikelola dan diimplementasikan dalam peningkatan komunikasi efektif guru di SDN Sukarame Kota Tasikmalaya pada konteks kebijakan Merdeka Belajar. Robin & Coulter menyatakan komunikasi efektif fokus pada kesamaan pemahaman pesan antara komunikator dan komunikan.Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan guru, kepala sekolah, dan komite Sekolah sebagai partisipan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Tut Wuri Handayani membentuk lima tema utama: (1) pemaknaan nilai pedagogis, (2) pengelolaan komunikasi guru–murid, (3) kepemimpinan kepala sekolah yang komunikatif, (4) faktor pendukung dan penghambat implementasi, serta (5) dampak terhadap iklim komunikasi sekolah. Prinsip ini terbukti menguatkan komunikasi humanis, partisipatif, dan reflektif antara guru dan murid melalui praktik keteladanan, motivasi, dan pemberdayaan. Secara teoretis, temuan memperkaya literatur komunikasi pendidikan dengan mengintegrasikan dimensi etis dan budaya Indonesia. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan penguatan supervisi reflektif dan pelatihan komunikasi berbasis nilai bagi guru serta kebijakan sekolah. Hasil ini menegaskan bahwa Tut Wuri Handayani bukan sekadar semboyan filosofis, tetapi paradigma komunikasi pendidikan yang relevan untuk membangun pembelajaran yang dialogis, humanis, dan berkarakter di era pendidikan modern. Kata Kunci: Prinsip Tut Wuri Handayani 1, Komunikasi Efektif Guru 2, Pengelolaan Pembelajaran Berbasis Merdeka Belajar 3.
Pengelolaan administrasi guru dalam meningkatkan persiapan pembelajaran mendalam (deep learning): studi kasus di SDN 1 Picungremuk, Kota Tasikmalaya Desy Paramuditha; Ayi Najmul Hidayat; Sobari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 2 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i2.30931

Abstract

Abstrak Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi pengelolaan administrasi guru dalam meningkatkan kesiapan pedagogik terhadap penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) pada implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 1 Picungremuk, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus, dengan fokus pada dimensi manajerial, pedagogis, dan reflektif dari praktik administrasi guru. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah sebagai informan kunci. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: (1) administrasi sebagai fondasi reflektif pembelajaran, (2) kolaborasi guru dan pengembangan komunitas profesional, (3) penerapan pembelajaran berbasis proyek dan reflektif, serta (4) supervisi reflektif dalam peningkatan mutu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan administrasi berperan transformatif dalam menggeser praktik guru dari kepatuhan administratif menuju profesionalisme reflektif. Temuan ini berkontribusi pada penguatan konsep manajemen pendidikan reflektif dan memberikan implikasi praktis terhadap penguatan implementasi Kurikulum Merdeka melalui pemberdayaan guru dan supervisi reflektif. Kata Kunci: administrasi guru, pembelajaran mendalam, manajemen reflektif, Kurikulum Merdeka, pendidikan dasar