Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, KEPEMIMPINAN, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DI PT. BAKRIE PASAMAN PLANTATIONS PASAMAN BARAT SUMATRA BARAT Febriani, Rina; Suhanda, Mya Yuwanita; Yulihardi, Yulihardi; Afrida, Afrida; Amrullah, Amrullah; Sari, Yelvita
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 11, No 2 (2025): VOLUME XI NO. 2 OKTOBER 2025
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v11i2.7365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penempatan kerja (X1), kepemimpinan (X2), lingkungan kerja (X3) terhadap kepuasan kerja (Y) pada PT Bakrie Pasaman Plantation Kabupaten Pasaman Barat. Pada penelitian, teknik sampling jenuh digunakan dengan melibatkan seluruh anggota populasi sebagai sampel penelitian yaitu sebanyak 104 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara parsial penempatan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja dengan nilai T hitung sebesar 2,643 T tabel 1,660 dan nilai signifikan 0,010 0,05 sehingga hipotesis HI diterima. Kepemimpinan berpengaruh terhadap kepuasan kerja dengan nilai T hitung sebesar 2,260 T tabel 1,660 dan nilai signifikan 0,026 0,05 sehingga hipotesis H2 diterima. Kemudia lingkungan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja dengan nilai T hitung sebesar 2,056 T tabel 1,660 dan nilai signifikan 0,042 0,05 sehingga hipotesis H3 diterima. Penempatan kerja, kepemimpinan dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai F hitung sebesar 26,126 F tabel 2,69 dan signifikan 0,000 0,05 sehingga hipotesis H4 dapat diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa Penempatan kerja (X1), Kepemimpinan (X2), dan Lingkungan Kerja (X3) secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Nilai koefisien determinasi yang dituliskan R Square sebesar 0,439, hal ini dapat dijelaskan bahwa besarnya proporsi pengaruh pengaruh penempatan kerja (X1), kepemimpinan (X2), lingkungan kerja (X3) terhadap kepuasan kerja (Y)  adalah sebesar 43,9% sedangkan sisanya sebesar 56,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang digunakan dalam penelitian ini.
PEMANFAATAN CROWDFUNDING UNTUK MENGOPTIMALISASI PENGUMPULAN WAQAF PADA MAHASISWA Astari, Silvy; Tista, Vima Putriana; Suhanda, Mya Yuwanita; Malik, David; Nanda, Nanda; Adha, Howardi Viszha
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i2.6929

Abstract

Waqaf merupakan salah satu amalan sunnah dalam Islam yang memiliki manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan umat. Seiring perkembangan teknologi, praktik waqaf kini dapat dilakukan secara lebih mudah melalui berbagai aplikasi crowdfunding berbasis digital. Namun, pemahaman dan pemanfaatan aplikasi tersebut masih terbatas, termasuk di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, kegiatan pengenalan dan edukasi mengenai aplikasi crowdfunding untuk waqaf diberikan kepada mahasiswa intake D3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas. Kelompok ini dipilih karena sebagian mahasiswa akrab dengan penggunaan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi partisipatif untuk melihat respons peserta secara langsung selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menyatakan ketertarikan untuk menggunakan aplikasi waqaf digital. Antusiasme tersebut tercermin dari intensitas diskusi, pertanyaan yang diajukan, serta keterlibatan aktif selama sesi demonstrasi aplikasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan literasi waqaf digital. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara periodik sebagai upaya mendorong produktivitas dan partisipasi waqaf bagi umat Islam, khususnya di lingkungan perguruan tinggi.
PENGUATAN KAPASITAS SDM APARATUR DESA MELALUI MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK DAN KINERJA DI PAUH, KOTA PADANG Yulihardi Yulihardi; Rina Febriani; Mya Yuwanita Suhanda; Edi Suandi; Afrida Afrida
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 2 (2024): Pemberdayaan UMKM, Inovasi Pendidikan, dan Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i2.2810

Abstract

Improving the quality of public services at the village level is a crucial prerequisite for realizing effective, accountable, and community-satisfaction-oriented governance. However, the human resource capacity of village officials, particularly in public service management and performance, remains a major obstacle. This issue was also identified in the Pauh area of ​​Padang City, where village officials face limited understanding of service standards, performance management, and a professional and responsive work culture. This community service program aims to strengthen the capacity of village officials through training and mentoring in public service management and performance. Activities are implemented using a participatory and needs-based approach, including problem identification, thematic training, case study discussions, service simulations, and mentoring in the implementation of service standards and performance evaluation. The materials covered the concept of public service, principles of good governance, performance management, the development of service standards, and indicator-based evaluation. Targeted outputs include improving the competency of village officials, the development of training modules, performance improvement models, scientific articles, and policy recommendations. In the long term, this program is expected to drive improvements in the quality of public services and strengthen professional and sustainable village governance in Pauh, Padang City