Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pemanfaatan Sampah Organik dan Limbah Kotoran Hewan Sebagai Energi Baru Terbarukan Ramah Lingkungan Lutfi Wicaksono; Denny Dermawan; Gigih Alam Pambudi; Moch Luqman Ashari; Adhi Setiawan; Novi Eka Mayangsari; Ahmad Erlan Afiuddin; Mochammad Choirul Rizal; Tanti Utami Dewi; Ulvi Pri Astuti; Alma Vita Sophia; Bella Naziel Iqmalia; Fani Firmansyah; Rafi Narariya Ramadhan; Imam Hambali Azhori; Bagas Adhiwangsa
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v1i2.900

Abstract

Masalah akibat kepadatan penduduk adalah meningkatnya sampah yang mencakup keseluruhan wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan. Sampah di wilayah pedesaan didominasi oleh sampah organik pasar dan limbah peternakan. Tidak berjalannya sistem pengolahan dan pendistribusian sampah yang baik, menyebabkan penumpukan sampah seperti pada wilayah Dusun Gedangklutuk, Desa Kedungboto, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah organik dan limbah peternakan sebagai Energi Baru Terbarukan (EBT) ramah lingkungan dengan metode biodigester. Biodigester mampu mengubah sampah organik pasar menjadi biogas yang memiliki kandungan CH4 sekitar 50-75%, CO2 sekitar 25-50%, dan sisanya adalah gas lain yang persentasenya sangat kecil. Gas berasal dari penguraian bahan organik oleh bakteri anaerob dengan suhu optimum sekitar 30-35°C dan pH sekitar 6-8. Biodigester menghasilkan 847,8 liter gas yang tertampung.
Anfigo: Inovasi Anti-Fire Gorden Tripotassium Sitrat Kulit Manihot Esculenta Dan Buah Citrus SP Sebagai Active Dan Passive Fire Protection Dony Wardana; Ferdi Firmansyah; Widayana Tri Meiliya; Moch Luqman Ashari; Denny Oktavina Radianto
Journal of Student Research Vol. 1 No. 3 (2023): Mei: Journal of Student Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jsr.v1i3.1192

Abstract

Seiring dengan meningkatnya populasi manusia di dunia, tentu akan meningkatkan jumlah hunian sebagai tempat tinggal. Namun, hunian yang digunakan sebagai tempat menyimpan harta benda, jiwa, juga bangunan memiliki potensi lenyap akibat kebakaran non alam. Penelitian ini bertujuan untuk membuat gorden anti api menggunakan bahan dasar kain terpal katun, karbon aktif dari kulit Esculenta Manihot, buah Citrus sp, dan resin yang berfungsi sebagai fire active dan passive protection sehingga bisa mengurangi kerugian akibat kebakaran kelas A dan B. Metode penelitian ini berupa penelitian dan pengembangan. Penelitian ini menghasilkan desain dan prototipe dengan menguji coba ketahanan api pada sampel menggunakan pemantik api kompor secara maksimal. Gorden yang dibuat dapat menahan panas dan api karena zat aktif pada kulit Esculenta Manihot mampu mencegah lompatan energi elektron.
Analisis Sistem Tanggap Darurat Kebakaran APAR di Kantor Pusat Perusahaan SDM Riyandi Huda Mareda; Yusuf Faiqul Ilmi; Muhammad Rafli Cahyadi Putra; Moch Luqman Ashari
Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia Vol. 2 No. 2 (2023): Mei : Jurnal Publikasi Ilmu Komputer dan Multimedia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupikom.v2i2.1893

Abstract

Fire is a serious threat that can cause huge losses, both in terms of loss of life and property damage. Therefore, it is important to have an effective and reliable fire suppression system in place. This article aims to explain the APAR (Light Fire Extinguisher) fire extinguishing system used in the Bussines Office
Desain Pretreatment Penurun Kadar Phospate Unit Laundry RSUD Dr. R. Koesma Tuban Dengan Metode Presipitasi dan Filtrasi Riefky Nugraha Adhi; Denny Dermawan; Moch Luqman Ashari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 1 No. 1 (2018): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit dalam kegiatannya banyak menggunakan bahan-bahan yang mencemari lingkungan. Unit laundry merupakan salah satu kegiatan yang menghasilkan limbah cair dengan kandungan kimia yang tinggi, salah satu kandungan kimia yang terdapat pada limbah cair tersebut adalah phosphate. Pembuatan prototype pretreatment unit laundry RSUD Dr. R. Koesma Tuban, bertujuan untuk dapat mendesain dan merancang prototype pretreatment penurun kadar phosphate unit laundry RSUD Dr. R. Koesma Tuban. Metode yang digunakan dalam pembuatan prototype penurun kadar phosphate adalah metode presipitasi dan filtrasi. Metode presipitasi merupakan salah satu proses pengolahan kimiawi yang efektif menghilangkan kandungan phosphate dalam pengolahan air limbah, digunakan variasi bahan kimia dalam meremoval kadar phosphate yaitu dengan menggunakan alum, feri klorida dan ferro sulfat sebagai presipitan. Metode filtrasi digunakan filter yang efektif dalam meremoval phosphate yaitu, menggunakan filter zeolit dengan ketinggian media 25 cm dan diaktivasi pada suhu 300°C.
Perancangan Ulang Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Dipo Lokomotif dengan Alternatif Anaerobic Filter dan Anaerobic Baffle Reactor Dynar Riski Amalia; Ahmad Erlan Afiuddin; Moch Luqman Ashari
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 1 No. 1 (2018): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dipo lokomotif merupakan bengkel untuk perawatan dan pemeliharaan lokomotif kereta api. Perawatan danpemeliharaan kereta menghasilkan limbah oli yang bercampur dengan air hasil pencucian dan perawatan kereta. Limbah cair yang tercampur oli jika langsung dibuang kebadan air tanpa pengolahan dapat berdampak buruk bagi lingkungan. Pengolahan limbah cair di Dipo lokomotif dilakukan dengan membangunsuatu instalasi pengolahan air limbah (IPAL). IPAL tersebut memiliki beberapa masalah, pada unit filtrasi limbah tidak mampu diolah dengan baik karena kondisi unit filter yang tidak terawat dan material terbuat dari bahan yang mudah korosi jika terkena limbah tersebut. IPAL dipo lokomotif juga tidak terdapat unit pemisah minyak dan air limbah. Debit yang dihasilkan dari limbah dipo lokomotif sebesar 25 m3/hari sedangkan unit filter hanya mampu mengolah sebesar 19 m3/hari, untuk mengolah limbah cair dipo lokomotif direncanakan menggunakan 2 alternatif yaitu bak anaerobic filter dan bak anaerobic baffle reactor. Instalasi yang dibutuhkan yaitu bak pemisah minyak, bak ekualisasi, bak anaerobic filter dan bak anaerobic baffle reactor Bak pemisah minyak digunakan untuk memisahkan minyak pelumas dengan limbah cair dan bak ekualisasi untuk menstabilkan debit. Pada bak anaerobic filter efisiensi removal BOD sebesar 86,63 % dan COD sebesar 82,5 %, sedangkan bak anaerobic baffle reactor efisiensi removal BOD sebesar 80,27 % dan COD sebesar 74,97 %. Dimensi bak pemisah minyak 0,75 m x1,5 m x 1,2 m, bak ekualisasi 1,5 m x 2 m x 2 m, Anaerobic filter 6,8 m x 2,5 m x 2,5 m, dan Anaerobic baffle reactor 14,4 m x 1,8 m x 1,5 m.
Redesain Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 Pada Industri Asam Phospat di Kabupaten Gresik Ludfiyan Reyzan Afifi; Moch Luqman Ashari; Vivin Setiani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 1 No. 1 (2018): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri asam phospat sudah memiliki Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) limbah B3 tetapi belum sesuai dengan KEPKA Bapedal No.1 Tahun 1995 dan PP 101 Tahun 2014. Pada penelitian ini densitas limbah B3 diukur dengan menggunakan SNI 19-3964-1994 tentang metode pengambilan dan pengukuran timbulan dan komposisi sampah perkotaan. Hasil pengukuran densitas oli bekas 896 kg/m3, pengotor belerang 1216.3 kg/m3, ball cart bekas 3792.6 kg/m3. Pewadahan limbah B3 oli bekas mempunyai sifat mudah terbakar dan beracun ditempatkan pada drum besi 200 L, pengotor belerang mempuyai sifat beracun ditempatkan pada kotak besi karbon 1210 L, dan ball cart bekas mempunyai sifat beracun ditempatkan pada drum plastik 200L. Redesain tempat penyimpanan sementara (TPS) limbah B3 memerlukan 104 palet dan 37 blok. Berdasarkan penelitian yang telah dilakuan didapatkan bahwa TPS limbah B3 yang telah desain ulang berukuran 18.4 m x 17.5 m x 8 m.