Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Menganalisis Puisi “Menghadapi Maut” Karya Sutan Takdir Alihsajbana Nila Angita Nasution; Diana Febrianty Silalahi; Dina Olivia Sidabutar; Juli Arihta; Regina Ronauli Situmorang; Wahyudi Difler Rambe; Romawaty Harahap
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.3107

Abstract

Sastra merupakan gambaran tentang realitas sosial yang dialami oleh pengarang. Salah satu sastra yang memiliki makna mendalam dari dalam diri pengarang adalah puisi. Puisi "Menghadapi Maut" karya Sutan Takdir Alihsajbana merupakan salah satu puisi yang menggambarkan realitas sosial Indonesia sebagai negara jajahan bangsa Eropa. Penjajahan di Indonesia selama kurang lebih tiga abad memiliki dampak yang besar bagi tatanan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Sehingga tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberi representasi terhadap penggambaran bentuk-bentuk poskolonial dalam puisi "Menghadapi Maut". Sedangkan metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitas-deskriptif dengan metode analisis data isi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rakyat Indonesia masih dijajah secara psikis oleh bangsa lain, meskipun bukan dalam bentuk fisik, seperti di bidang politik, hukum, keamanan, ekonomi, birokrasi, serta watak dan sikap para elit politik.
Pendidik Sebagai Salah Satu Aktor dalam Pembangunan Bangsa: Analisis Tanggapan Guru Terhadap Isu pada Pidato Menteri Keuangan Negara Indonesia Nila Angita Nasution; Diana Febrianty Silalahi; Tri Indah Prasasti; Dina Olivia Sidabutar; Juli Arihta; Regina Ronauli Situmorang; Wahyudi Difler Rambe
Educational Journal Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9ce3gr53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji analisis tanggapan guru terhadap isu keuangan negara dalam konteks perannya sebagai aktor utama pembangunan bangsa. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, data diperoleh dari wawancara mendalam terhadap guru. Lalu menggunakan teknik simak catat untuk menganalisis tanggapan dari guru tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang isu keuangan negara, khususnya alokasi anggaran pendidikan, bukan sebagai beban fiskal, melainkan sebagai investasi jangka panjang. Tiga dimensi utama yang diidentifikasi adalah: kesejahteraan, profesionalisme, dan regenerasi profesi. Guru menekankan bahwa kesejahteraan yang layak, pelatihan berkelanjutan, serta insentif struktural sangat penting untuk memastikan kualitas dan keberlanjutan profesi. Selain itu, guru menilai pentingnya keterlibatan masyarakat dan sektor swasta dalam mendukung pembiayaan pendidikan. Temuan ini menunjukkan bahwa guru memiliki kesadaran kritis dan sikap proaktif terhadap isu fiskal, serta berperan sebagai mitra strategis dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Hubungan Linguistik Terapan dan Linguistik Forensik dalam Analisis Bahasa sebagai Bukti Hukum Juli Arihta; Diana Febriyanti Silalahi; Nila Angita Nasution; Wahyudi Rambe; Wisman Hadi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): OKTOBER-NOVEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dc7gex98

Abstract

Language plays an important role in the legal process because a lot of information in cases is shared through language, like documents, speeches, recordings, and digital messages. This study aims to look at how applied linguistics and forensic linguistics are related in analyzing language as legal evidence and to explain how linguistic methods are used in legal contexts. The research uses a qualitative approach with a descriptive-analytical method based on library research. The data comes from various sources discussing applied linguistics, forensic linguistics, legal language, and using language as evidence in court cases. Data analysis was done through content analysis by grouping concepts, methods, and the application of linguistic studies in the field of law. The results of the study show that forensic linguistics is a form of applied linguistics that uses linguistic theories and methods to analyze language data related to legal cases. This analysis can help understand the meaning, the identity of the speaker or writer, language structure, as well as the context of language use as material for legal considerations.
Meningkatkan Kemampuan Berbicara pada Anak Melalui Video Interaktif Nila Angita Nasution; Diana Febrianty Silalahi; Safinatul Hasanah Harahap
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i1.1761

Abstract

Pendidikan untuk anak usia dini saat ini mengalami perkembangan yang pesat, terlihat dari variasi media yang digunakan oleh guru-guru. Tujuan penelitian ini berfokus pada pemanfaatan video interaktif sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Video interaktif dianggap sebagai media inovatif dan menarik bagi anak-anak, dengan menyajikan materi yang menarik melalui gambar animasi lucu, cerita rakyat bersejarah, dan musik instrumen yang menarik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran melalui video interaktif pada anak usia dini dapat meningkatkan antusias anak dalam belajar dan dapat mengasah kemampuan berpikir kritis pada anak serta anak dapat lebih lugas mengutarakan pendapatnya mengenai suatu topik.
Gordang Sambilan: Alat Musik Etnis Mandailing di Bawah Pengaruh Era Globalisasi Nopita Aditia Silaban; Nila Angita Nasution; Rotua Lumbantoruan; Lentiar Gultom; Fitriani Lubis
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 2 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i2.3997

Abstract

Gordang Sambilan merupakan alat musik tradisional suku Mandailing yang terdiri dari sembilan gendang besar yang memiliki fungsi penting dalam berbagai upacara adat dan kehidupan sosial-budaya masyarakat Mandailing. Di era globalisasi, alat musik ini mengalami tantangan serius dalam hal kelestariannya, terutama di tengah perubahan nilai sosial yang dipengaruhi oleh modernisasi dan urbanisasi. Globalisasi membawa pengaruh budaya asing yang menggeser minat generasi muda dari musik tradisional ke musik modern, serta mempengaruhi peran budaya dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak globalisasi terhadap pelestarian Gordang Sambilan, serta mengidentifikasi berbagai upaya pelestarian yang telah dilakukan oleh masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini juga membahas peran pendidikan dan kolaborasi antar-lembaga dalam menjaga eksistensi Gordang Sambilan di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pelestarian harus melibatkan partisipasi generasi muda dan memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pelestarian budaya.
Menganalisis Puisi “Menghadapi Maut” Karya Sutan Takdir Alihsajbana Nila Angita Nasution; Diana Febrianty Silalahi; Dina Olivia Sidabutar; Juli Arihta; Regina Ronauli Situmorang; Wahyudi Difler Rambe; Romawaty Harahap
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 1 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.3107

Abstract

Sastra merupakan gambaran tentang realitas sosial yang dialami oleh pengarang. Salah satu sastra yang memiliki makna mendalam dari dalam diri pengarang adalah puisi. Puisi "Menghadapi Maut" karya Sutan Takdir Alihsajbana merupakan salah satu puisi yang menggambarkan realitas sosial Indonesia sebagai negara jajahan bangsa Eropa. Penjajahan di Indonesia selama kurang lebih tiga abad memiliki dampak yang besar bagi tatanan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini. Sehingga tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberi representasi terhadap penggambaran bentuk-bentuk poskolonial dalam puisi "Menghadapi Maut". Sedangkan metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitas-deskriptif dengan metode analisis data isi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah rakyat Indonesia masih dijajah secara psikis oleh bangsa lain, meskipun bukan dalam bentuk fisik, seperti di bidang politik, hukum, keamanan, ekonomi, birokrasi, serta watak dan sikap para elit politik.