Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Pengaruh Kolonialisme Serta Resistensi Nya Melalui Pendekatan Poskolonialisme Dalam Puisi “Gugur” Karya W.S Rendra Sarah Sofyanti Br Siregar; Dian Maharani Harahap; Lentiar Gultom; Lusinda Sigiro; Mayesa Rohayu Purba; Osmer Hasoloan Nadeak; Talenta Sembiring; Rosmawaty Harahap
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.3108

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  menganalisis pengaruh kolonialisme dan perlawanan terhadapnya melalui pendekatan poskolianialisme yang tercermin dalam puisi "Gugur" karya W.S Rendra. Melalui analisis teks dan konteks sejarah, artikel ini mengungkap bagaimana kolonialisme memengaruhi pembentukan identitas nasional serta memicu semangat perlawanan dalam karya sastra tersebut. Puisi "Gugur" menyoroti penderitaan dan pengorbanan para pejuang kemerdekaan, sambil mengeksplorasi tema-tema seperti patriotisme, kebebasan, dan perjuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatis deskriptif dan metode analisis data menggunakan metode analisis isi (content analysis). Simpulan penelitian ini adalah seseorang yang sudah menua dan masih berjuang melawan penjajah. Perajurit tanah Amabarawa yang meskipun merangkak, tidak mampu lagi menegak, tetapi masih berjuang melawan penjajah. Seseorang berjuang melawan penjajah hingga tumpah darah, hanya untuk memperjuangkan tanah yang sangat dicintainya.
Strategi Guru Dalam Menghadapi Rendahnya Penguasaan Teknologi di SMP Negeri 17 Medan Cicilia L. D Gultom; Enjelita N.H Hutagalung; Tri Indah Prasasti; Lentiar Gultom; Mayesa Rohayu Br Purba; Nazwa Salsabila Pasaribu; Sarah Sofyanti Br Siregar
Educational Journal Vol. 1 No. 1 (2025): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/th9ed022

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fenomena rendahnya penguasaan teknologi pada siswa SMP serta strategi guru dalam menghadapinya. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh dari berbagai sumber berupa jurnal, artikel ilmiah, dan buku yang relevan terbit dalam kurun waktu 5–10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya penguasaan teknologi pada siswa SMP dipengaruhi oleh keterbatasan akses perangkat, kurangnya keterampilan dasar, serta kebiasaan penggunaan teknologi yang lebih berorientasi pada hiburan daripada pembelajaran. Kondisi ini berdampak pada terhambatnya proses pembelajaran digital di sekolah. Guru menghadapi tantangan besar dalam menjembatani kesenjangan ini, terutama karena kondisi siswa yang heterogen dan sarana pendukung yang terbatas. Strategi yang dapat diterapkan guru meliputi pendekatan bertahap dalam mengenalkan teknologi, metode kolaboratif melalui tutor sebaya, penerapan pembelajaran berbasis proyek digital, serta pemberian motivasi agar siswa menggunakan teknologi secara produktif. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya sinergi antara guru, sekolah, pemerintah, dan orang tua dalam meningkatkan literasi digital siswa agar proses pembelajaran di era digital dapat berlangsung lebih efektif dan bermakna.    
Tindak Tutur Masyarakat di Pasar Raya MMTC, Medan Cicilia Gultom; Enjelita Hutagalung; Hasea Simanjuntak; Lentiar Gultom; Mayesa Purba; Nazwa Pasaribu; Sarah Siregar
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): January, Local Cultural Heritage and Traditional Practices: Advancing Research
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/56retb11

Abstract

This study aims to analyze the use of speech acts in buying and selling interactions at Pasar Raya MMTC Medan. This market was chosen as the research location because it is often visited by local people and people from outside the area, and the majority of interactions in the market use Indonesian, which makes it easier for researchers to understand the speech acts that occur. This study uses a qualitative method with observation, recording, and note-taking techniques to collect data. The main focus of the study is on the analysis of the types of speech acts used by traders and buyers in their daily interactions. The results of the study show that the speech acts used in this market tend to be polite, friendly, and full of joy, reflecting the values of local culture that are maintained. In addition, traders also use regional languages and Indonesian alternately to create social closeness with buyers. The principles of cooperation and the principles of politeness are seen in the interactions that occur, which make communication run smoothly and effectively. This study also reveals that politeness in language plays an important role in creating harmonious social relationships in traditional markets, where language is an important tool in bringing sellers and buyers closer together
Tantangan Profesi Ahli Bahasa dalam Menghadapi Kasus Linguistik Forensik Enjelita Nopri Handayani Hutagalung; Ester Marga Retta; Lentiar Gultom; Nurul Annisa; Lili Tansliova
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2026): AGUSTUS-SEPTEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v2w4jm76

Abstract

Linguistik forensik memiliki peran penting dalam menghubungkan kajian bahasa dengan proses hukum, terutama dalam menganalisis tuturan, teks, dokumen, dan komunikasi digital yang berkaitan dengan perkara hukum. Peran tersebut menuntut ahli bahasa menghadapi berbagai tantangan, baik dalam aspek kebahasaan, etika, objektivitas, profesionalisme, maupun perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara deskriptif berbagai tantangan yang dihadapi ahli bahasa dalam menjalankan perannya pada kasus linguistik forensik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari artikel ilmiah dan buku yang berkaitan dengan linguistik forensik, bahasa dan hukum, serta peran ahli bahasa dalam proses hukum, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan topik pembahasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi ambiguitas makna, ketergantungan terhadap konteks, keterbatasan data kebahasaan, serta kebutuhan menjaga objektivitas, independensi, etika, dan batas kewenangan ahli. Perkembangan komunikasi digital juga menghadirkan tantangan berupa keberagaman bentuk data, anonimitas, manipulasi data, serta perkembangan kecerdasan buatan. Oleh karena itu, ahli bahasa perlu meningkatkan kompetensi dan kemampuan lintas disiplin agar analisis linguistik forensik tetap dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan mendukung proses hukum.
Menguasai Seni Berkomunikasi Dengan Percaya Diri Mutia Hani Sitorus; Lentiar Gultom; Safinatul Hasanah Harahap
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i1.1768

Abstract

Jurnal ini membahas tentang pengembangan keterampilan komunikasi yang efektif dan percaya diri melalui metode penelitian literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi beragam strategi dan teknik yang dapat membantu individu dalam menguasai seni berkomunikasi dengan percaya diri. Dalam proses penelitian, penulis melakukan tinjauan mendalam terhadap literatur yang relevan dalam bidang komunikasi interpersonal, komunikasi nonverbal, dan teknik berbicara di depan umum. Selain itu, penulis juga menganalisis studi empiris yang telah dilakukan sebelumnya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri dalam berkomunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan diri individu dalam berkomunikasi. Faktor-faktor tersebut meliputi penggunaan bahasa tubuh yang tepat, pengelolaan stres dan kecemasan, serta kemampuan mendengarkan yang baik. Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan adanya beberapa teknik dan strategi yang dapat membantu individu dalam mengembangkan kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi, seperti latihan peran, visualisasi, dan pemahaman tentang audiens.
Analisis Efektivitas Problem Based Learning Dalam Mengatasi Permasalahan Guru Cicilia Gultom; Romaito Sihombing; Lentiar Gultom; Lili Tansliova
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v2i2.2485

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk menganalisis hambatan guru dalam penerapan efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan, meninjau, dan menganalisis informasi atau data dari jurnal, dan makalah penelitian. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan yang dialami guru pada tahap perencanaan adalah sulitnya menentukan masalah yang tepat sehingga mampu menstimulus suasana diskusi yang baik dan mampu menstimulus perkembangan intelektual siswa. Hambatan waktu yang lama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran disebabkan karena guru belum terbiasa dengan pembelajaran PBL. Secara khusus pada pelaksanaan, hambatan yang dialami guru dalam implementasi setiap tahap PBL terletak pada tahap ketiga, ketika membantu investigasi mandiri dan kelompok. Guru tidak mudah dalam memposisikan diri sebagai fasilitator, membimbing, menggali pemahaman yang lebih dalam, mendukung inisiatif siswa. Faktor kemampuan awal siswa, tingkat dan kecepatan berpikir dan aspek-aspek lain yang heterogen membuat guru perlu terus melatih kepekaan agar mampu menempatkan dirinya pada posisi yang tepat agar proses inkuiri berjalan dengan baik.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Bahan Ajar yang Efektif dan Kreatif Enjelita Nopri Handayani Hutagalung; Lentiar Gultom; Lusinda Sigiro; Nayla Apriani Lubis; Nazwa Salsabila Pasaribu; Talenta Permata Hati; Anggia Puteri
Journal of Citizen Research and Development Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4708

Abstract

Artikel ini membahas tentang larangan perkawinan semarga dalam masyarakat Batak Angkola dan implikasi sanksi terhadap pelanggarnya. Perkawinan semarga atau Namariboto dianggap sebagai perkawinan sedarah antara pria dan wanita yang memiliki marga sama, dan sangat dilarang dalam adat Batak Angkola. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk menganalisis bagaimana adat tersebut dijalankan, nilai-nilai yang mendasarinya, serta dampak sosial dan kultural akibat pelanggaran aturan adat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan ini memiliki akar yang dalam pada nilai-nilai budaya dan kepercayaan masyarakat Angkola, serta berperan penting dalam menjaga struktur sosial dan identitas kelompok. Sanksi adat yang diterapkan terhadap pelanggar bervariasi, mulai dari denda berupa penyembelihan hewan, penggantian marga, hingga pengucilan dari upacara adat. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perkawinan semarga antara lain cinta, penyembunyian marga asli, dan faktor lingkungan.