Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jerami

Utilization Of Manure With Rumen Bioactivator As A Complement To Inorganic Fertilizer In Soybean Crops (Glycine Max L. Merrill). Isnin Kurnia Safitri; Ririn Harini; Fiana Podesta; Dwi Fitriani; Suryadi Suryadi
JERAMI : Indonesian Journal of Crop Science Vol 5 No 2 (2023): JIJCS
Publisher : Department of Crop Science, Faculty of Agriculture, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jijcs.5.2.33-37.2023

Abstract

Kebutuhan kedelai di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat. Kebutuhan kedelai rata-rata mencapai 2,3 juta ton/ha, namun produksi di Indonesia hanya sekitar 800-900 ribu ton. Untuk itu salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan produksi kedelai yaitu dengan menggunakan pupuk organik dengan kelebihan ramah lingkungan. Rumen sapi merupakan salah satu limbah yang dihasilkan dari rumah pemotongan hewan yang belum dimanfaatkan. Dalam rumen sapi mengandung banyak bakteri yang dapat dimanfaatkan sebagai bioaktivator. Bioaktivator rumen sapi dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk mempercepat proses dekomposisi pupuk kandang. Selain itu pada penelitian ini juga menggunakan limbah darah sapi yang berasal dari rumah pemotongan hewan. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor yaitu jenis pupuk kandang (A): A0 (Kontrol), A1 (pukan ayam + bioaktivator rumen), A2 (pukan kambing + bioaktivator rumen), A3 (pukan sapi + bioaktivator rumen) diulang sebanyak 4 kali. Hasil analisis data menggunakan Analisis Sidik Ragam dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang yang diperkaya bioaktivator rumen sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 28 hst, jumlah daun umur 14 hst, dan jumlah cabang umur 56 hst berat 100 biji tanaman, berpengaruh tidak nyata terhadap berat polong, dan jumlah polong cipo pertanaman pada tanaman kedelai (Glycine max L. Merril)
Effect of Tofu Liquid Waste and SP-36 on the Growth and Yield of Sweet Corn Plants (Zea mays saccharata Sturt). Isnin Kurnia Safitri; Wahyu Qy Rahman; Dwi Fitriani; Suryadi Suryadi; Jafrizal Jafrizal; Fiana Podesta
JERAMI : Indonesian Journal of Crop Science Vol 5 No 2 (2023): JIJCS
Publisher : Department of Crop Science, Faculty of Agriculture, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jijcs.5.2.38-43.2023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah cair tahu dan SP-36 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.). Penelitian ini dilakukan di lahan kebun melon bentiring kelompok tani milenial. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 2 faktor 3 ulangan. Faktor pertama pemberian limbah cair tahu (T) : T0 (Kontrol), T1 (20%), T2 (40%) dan T3 (60%). Sedangkan faktor ke 2 Pupuk SP-36 (P) : P0 (Kontrol), P1 (2,8 gr/tanaman), P2 (4,2 gr/tanaman) dan P3 (5,6 gr/tanaman). Berdasarkan taraf yang dicobakan dari kedua faktor perlakuan tersebut, maka diperoleh 16 kombinasi perlakuan. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali dan diperoleh 16 kombinasi perlakuan dan diperoleh 48 satuan percobaan dan setiap percobaan terdiri dari 8 tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara perlakuan pemberian limbah cair tahu dan SP-36 berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Perlakuan limbah cair tahu (20%) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 35 HST dan berpengaruh sangat nyata jumlah daun umur 49 HST. Sedangkan perlakuan Pupuk SP-36 (2,8 gr/tanaman ) berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan berat basah tanaman.