Di era digital, kemampuan manajemen referensi menjadi kompetensi krusial bagi mahasiswa untuk menjamin kualitas dan integritas karya ilmiah. Namun, temuan di lapangan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa masih menyusun sitasi dan daftar pustaka secara manual, yang mengakibatkan ketidakkonsistenan format, inefisiensi waktu, serta tingginya risiko plagiarisme tak disengaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi digital mahasiswa melalui pelatihan intensif penggunaan perangkat lunak Mendeley. Metode pelaksanaan diterapkan secara luring melalui tahapan terstruktur, meliputi survei analisis kebutuhan, pemaparan materi teoritis, demonstrasi teknis, serta pendampingan praktik langsung (hands-on). Pelatihan ini memfokuskan pada penguasaan instalasi perangkat lunak, manajemen metadata referensi, hingga integrasi plugin sitasi otomatis pada Microsoft Word. Evaluasi efektivitas program dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test terhadap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, di mana 85% peserta mencapai tingkat kemahiran tinggi dan mampu mengoperasikan fitur-fitur Mendeley secara mandiri untuk kebutuhan tugas akhir. Hanya sebagian kecil peserta (15%) yang memerlukan bimbingan tambahan terkait kendala teknis dasar komputer. Keberhasilan program ini juga didukung oleh pembentukan grup konsultasi daring sebagai sarana pendampingan berkelanjutan pasca-pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan ini terbukti efektif dalam mentransformasi pola kerja penulisan ilmiah mahasiswa menjadi lebih sistematis dan akurat, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan akademik dalam penyusunan skripsi maupun publikasi ilmiah