Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Posisi Dinding Geser Terhadap Kinerja Struktur Gedung Tak Beraturan Akibat Beban Gempa Gusra, M. Hafizh; Haris, Sabril; Kurniawan, Ruddy
CIVED Vol. 10 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i2.421

Abstract

Pemanfaatan lahan yang terbatas menghasilkan desain bangunan/gedung yang tak beraturan. Bangunan/gedung tak beraturan akan memiliki perilaku serta kinerja tersendiri dalam menerima beban. Karena itu diperlukan sistem struktur dinding geser dalam memerima beban gempa. Posisi dinding geser yang tepat akan menghasilkan perilaku dan kinerja yang ideal bagi struktur. Tujuan penelitian ini untuk menentukan posisi dinding geser yang ideal dalam menerima bebaan gempa. Metode penelitian ini adalah studi numerik dengan analisis pushover menggunaka program ETABS V 16. Terdapat satu model tanpa dinding geser dan lima model dengan posisi dinding geser yang berbeda-beda. Layout model penelitian ini berbentuk L berlokasi di Kota Padang dengan kondisi tanah sedang. Hasil penelitian menunjukkan posisi dinding geser model 1 yang berada pada ujung bangunan memiliki perilaku yang ideal dalam menerima beban gempa berdasarkan pengecekan persyaratan SNI 1726 2019 dan memiliki tingkat kinerja kategori damage control berdasarkan ATC-40 1996 yang berarti bahwa bangunan mengalami kerusakan tetapi tidak diperkenankan mengalami keruntuhan yang menyebabkan korban jiwa manusia (resiko korban jiwa sangat rendah).
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN TINGGI MELALUI SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI SPMI BERDASARKAN PERMENDIKBUDRISTEK NO. 53 TAHUN 2023 Candra, Dori Gusti Alex; Zaharani Yusno; Leonard Tambunan; Eka Sofiati; Atika Fauziyyah; Budi Permana Putra; Gusra, M. Hafizh; Putra , Khelvin Ovela; Pane, Eddissyah Putra
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i2.320

Abstract

The issuance of Permendikbudristek Number 53 of 2023 marks a paradigm shift in higher education quality assurance from a compliance-based approach to an outcome-based approach. Although it provides greater flexibility and autonomy, this policy also poses challenges in the form of differences in regulatory interpretation, inconsistencies in standards, and the persistent perception that the Internal Quality Assurance System (SPMI) is an administrative burden, especially for universities that are not yet ready to adapt. This community service activity aims to assist the Mitra Gama Institute of Technology (ITMG) in responding to the transition of quality assurance policies in a strategic and applicable manner. The implementation method used a Participatory Action Learning approach, which included an analysis of gaps in SPMI implementation, dissemination of policy perceptions, technical workshops on updating SPMI documents, and internal quality audit simulations to ensure the implementation of the PPEPP cycle. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of the concept of output-based quality assurance. The percentage of participants who understood the difference between compliance-based and outcome-based approaches increased from 35% before the activity to 90% after the dissemination and workshop. In addition, the perception that the Internal Quality Assurance System (SPMI) was an administrative burden decreased dramatically, from 65% before the activity to 10% after the activity. These findings were reinforced by the increased ability of the quality team to close the PPEPP cycle through the formulation of concrete and measurable corrective actions. Overall, this activity was effective in strengthening the foundation of an adaptive, outcome-oriented internal quality assurance system that supports continuous quality improvement at ITMG.
Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pembangunan Gedung Teknik Sipil - ITMG Prastya, Adi; Yusno, Zaharani; Gusra, M. Hafizh; Lauriency, Sonya Ostha
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2026): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v4i2.1826

Abstract

Proyek konstruksi yang dilaksanakan di lingkungan kampus aktif memerlukan perhatian khusus terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) karena tingginya potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat membahayakan pekerja maupun sivitas akademika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan K3 pada pembangunan Gedung Teknik Sipil Institut Teknologi Mitra Gama (ITMG). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi langsung di lapangan serta studi literatur berdasarkan peraturan K3 yang berlaku. Penilaian dilakukan terhadap beberapa aspek K3, meliputi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), ketersediaan rambu-rambu keselamatan, kondisi area kerja, pengawasan K3, dan dokumentasi K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan K3 pada proyek pembangunan Gedung Teknik Sipil ITMG mencapai 53%, yang berada pada kategori kurang. Meskipun penggunaan APD oleh pekerja tergolong cukup baik, tidak ditemukannya rambu-rambu keselamatan di area proyek menjadi faktor utama rendahnya tingkat penerapan K3. Selain itu, keterbatasan pengawasan dan dokumentasi K3 turut memengaruhi kinerja keselamatan kerja. Oleh karena itu, peningkatan penerapan K3 melalui pemasangan rambu keselamatan, penguatan pengawasan, serta perbaikan sistem dokumentasi K3 sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan mendukung keberhasilan proyek konstruksi di lingkungan kampus.