Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF THE INTERNET OF THINGS IN CREATING SMART CLASSROOMS Ginting, Subhan Hafiz Nanda; Wahyuni, Dewi; Sridewi, Nurmala; Wayahdi, M. Rhifky; Darma, Surya
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5806

Abstract

Abstract: The development of digital technology has driven the transformation of educational services through the implementation of data-based learning systems and smart devices. One of the emerging approaches is the use of the Internet of Things (IoT) in building smart classrooms, which are classrooms capable of integrating physical devices, sensors, and information systems to improve learning efficiency and learning environment management. This study aims to analyze the implementation of IoT in the formation of smart classrooms, covering aspects of system design, device integration, and evaluation of its effectiveness in supporting the teaching and learning process. The research method used is a quantitative and experimental approach, by designing an IoT-based smart classroom prototype that integrates temperature, humidity, light intensity, and presence detection sensors, as well as device control such as lights, air conditioning, and projectors through an automatic system and remote control. Data was collected through device performance measurements, network stability tests, and questionnaires distributed to users (teachers and students) to assess the system's ease of use and usefulness. The results showed that the implementation of IoT in classrooms can improve the efficiency of facility management through device automation, facilitate real-time monitoring of classroom conditions, and provide a more comfortable and responsive learning environment. In addition, the developed system demonstrated stable data communication performance with low latency within acceptable operational limits. These findings indicate that the application of IoT in smart classrooms has the potential to contribute significantly to improving the quality of learning and classroom management, particularly in supporting a technology-based education ecosystem. This study recommends further development in the areas of data security, device interoperability, and integration with Learning Management Systems (LMS) to strengthen the sustainable implementation of smart classrooms. Keywords: Internet of Things, Smart Classroom, Classroom Automation, Sensors, Technology Based Education. Abstrak: Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi layanan pendidikan melalui penerapan sistem pembelajaran berbasis data dan perangkat cerdas. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam membangun smart classroom, yaitu ruang kelas yang mampu mengintegrasikan perangkat fisik, sensor, serta sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi pembelajaran dan pengelolaan lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi IoT dalam pembentukan smart classroom, mencakup aspek desain sistem, integrasi perangkat, serta evaluasi efektivitasnya dalam mendukung proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan eksperimental, dengan merancang prototipe smart classroom berbasis IoT yang mengintegrasikan sensor suhu, kelembapan, intensitas cahaya, deteksi kehadiran, serta pengendalian perangkat seperti lampu, pendingin ruangan, dan proyektor melalui sistem otomatis maupun kendali jarak jauh. Data dikumpulkan melalui pengukuran kinerja perangkat, uji stabilitas jaringan, serta penyebaran kuesioner kepada pengguna (guru dan siswa) untuk menilai tingkat kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IoT pada ruang kelas mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan fasilitas melalui otomasi perangkat, mempermudah monitoring kondisi kelas secara real-time, serta memberikan dukungan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan responsif. Selain itu, sistem yang dikembangkan menunjukkan performa komunikasi data yang stabil dengan tingkat keterlambatan (latency) yang rendah dalam batas operasional yang dapat diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan IoT dalam smart classroom berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan manajemen kelas, khususnya dalam mendukung ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lanjutan pada aspek keamanan data, interoperabilitas perangkat, serta integrasi dengan Learning Management System (LMS) untuk memperkuat implementasi smart classroom secara berkelanjutan. Kata Kunci: Internet Of Things, Smart Classroom, Otomasi Ruang Kelas, Sensor, Pendidikan Berbasis Teknologi.
Pelatihan Pembuatan Game Edukatif untuk Orang Tua dalam Meningkatkan Literasi Digital Anak Usia Dini di Sanggar Keadilan SMH-Indonesia Nurmala Sridewi; M. Rhifki Wayahdi; M. Arya Wardana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, maka literasi digital anak usia dini menjadi semakin penting di era digital saat ini. Hal ini memiliki dampak positif dan negative. Oleh karena itu orang tua wajib membekali anak dengan literasi agar mereka dapat menggunakan teknologi dengan bijak dan aman. Penelitian ini mengkaji peran orang tua dalam memfasilitasi perkembangan literasi digital anak melalui pelatihan pembuatan game edukatif. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Sanggar Keadilan SMH-Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan orang tua dalam membuat game edukatif tetapi juga memperkuat hubungan antara orang tua dan anak melalui kegiatan bersama.
Penguatan Digitalisasi UMKM melalui Implementasi Sistem Informasi dan Pendampingan Digital Marketing Berbasis Ekonomi Kreatif M. Rasyidin; Jennisa Dwina Indriani; Fettyana; Husni Mubarak; Nurmala Sridewi
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1001

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan interaktivitas pembelajaran melalui implementasi model pelatihan Edutech berbasis komunitas di sekolah dan komunitas belajar. Program dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi pendidikan dalam pembelajaran, keterbatasan literasi digital guru, serta belum optimalnya penggunaan platform digital untuk menciptakan pembelajaran interaktif. Berdasarkan need assessment, intervensi dirancang menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi, asesmen kebutuhan, pelatihan Edutech, workshop penggunaan Learning Management System (LMS), simulasi pembelajaran digital, pendampingan implementasi, evaluasi, dan rencana keberlanjutan program. Metode pelaksanaan menggunakan model pelatihan berbasis komunitas dengan instrumen pre–post test, observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan untuk mengevaluasi capaian program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi digital guru yang ditandai oleh kenaikan skor pre–post test, meningkatnya kemampuan penggunaan LMS dan media pembelajaran digital, serta berkembangnya praktik pembelajaran yang lebih interaktif dan partisipatif. Implementasi program juga menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, terbentuknya komunitas praktik guru, serta tumbuhnya komitmen mitra terhadap integrasi Edutech secara berkelanjutan. Secara kuantitatif, capaian program ditunjukkan melalui peningkatan kompetensi peserta, tingginya partisipasi aktif guru, dan bertambahnya perangkat pembelajaran digital yang dihasilkan. Secara kualitatif, kegiatan berkontribusi pada perubahan pola pikir guru terhadap inovasi pembelajaran digital, penguatan budaya kolaboratif, dan peningkatan kapasitas kelembagaan mitra dalam mengelola transformasi pembelajaran berbasis teknologi.Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa model pelatihan Edutech berbasis komunitas efektif sebagai strategi pemberdayaan untuk meningkatkan kompetensi guru, memperkuat interaktivitas pembelajaran, serta mendukung keberlanjutan transformasi digital pendidikan. Model ini juga berpotensi direplikasi sebagai pendekatan inovatif pengabdian masyarakat untuk penguatan kualitas pembelajaran di berbagai konteks pendidikan