Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Game Edukatif untuk Orang Tua dalam Meningkatkan Literasi Digital Anak Usia Dini di Sanggar Keadilan SMH-Indonesia Nurmala Sridewi; M. Rhifki Wayahdi; M. Arya Wardana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, maka literasi digital anak usia dini menjadi semakin penting di era digital saat ini. Hal ini memiliki dampak positif dan negative. Oleh karena itu orang tua wajib membekali anak dengan literasi agar mereka dapat menggunakan teknologi dengan bijak dan aman. Penelitian ini mengkaji peran orang tua dalam memfasilitasi perkembangan literasi digital anak melalui pelatihan pembuatan game edukatif. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Sanggar Keadilan SMH-Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan orang tua dalam membuat game edukatif tetapi juga memperkuat hubungan antara orang tua dan anak melalui kegiatan bersama.
Implementation of Decision Support System for New Employee Selection at PT Triotech Solution Indonesia using SAW Method Subhan Hafiz Nanda Ginting; Nurmala Sridewi
Jurnal Minfo Polgan Vol. 13 No. 1 (2024): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v13i1.13842

Abstract

The new employee selection process is one of the important activities in human resource management at PT Triotech Solution Indonesia. The selection of the right candidate determines the quality and performance of the company in the future. This research aims to develop and implement a Decision Support System (SPK) that can assist in the selection process of new employees using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The SAW method was chosen because it is able to integrate various assessment criteria by giving appropriate weights to each criterion, resulting in a final ranking of candidates that best suits the company's needs. The system is built by collecting candidate data, which includes criteria such as education, work experience, technical skills, and soft skills. The weight for each criterion is determined based on the priorities set by the company management. After that, the SAW method is applied to calculate the total score of each candidate, which is then used to determine the priority order of the best candidates.
Explainable Hybrid Decision Support for Digital Transformation Strategy Selection in Creative MSMEs Nurmala Sridewi; Budi Yanto
The IJICS (International Journal of Informatics and Computer Science) Vol. 10 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creative micro, small, and medium enterprises (MSMEs) require digital transformation strategies that fit their heterogeneous capabilities, yet many assistance programs still provide generic recommendations. This paper proposes and tests an explainable hybrid decision support approach for selecting digital transformation strategies in creative MSMEs. The method combines subjective weights obtained from expert-oriented fuzzy multi-criteria reasoning, objective weights computed by CRITIC, MARCOS-based strategy ranking, and machine learning classification for adaptive readiness prediction. A controlled synthetic dataset of 120 MSMEs with eleven digital-readiness criteria was generated to demonstrate the complete computational procedure without claiming field-level impact. The hybrid weighting produced dominant priorities for digital content capability, digital literacy, social media use, marketplace adoption, and technology readiness. MARCOS ranking indicated that digital branding, content marketing, and creative community collaboration were the highest priority strategies. Machine learning evaluation using a 75:25 train-test split showed that the best classifier achieved an accuracy of 0.97 and a macro F1-score of 0.96. Permutation-based explainability identified digital literacy, digital content capability, and marketplace adoption as influential predictors. The results demonstrate that the proposed approach can produce transparent and auditable recommendations for MSME digitalization research. Keywords: Decision Support System; Digital Transformation; Explainable AI; Fuzzy MCDM; MSME
Sistem Pendukung Keputusan Dengan Metode Weighted Product Untuk Memilih Protokol Pengobatan Pneumonia Pada Anak Berdasarkan Kondisi Klinis Nurmala Sridewi; Dewi Wahyuni
Jurnal Sains dan Teknologi Widyaloka (JSTekWid) Vol. 4 No. 1 (2025): Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54593/jstekwid.v4i1.438

Abstract

Pneumonia is one of the leading causes of morbidity and mortality in children, especially in developing countries. Choosing the appropriate treatment protocol is crucial to ensure the effectiveness of therapy and prevent complications. This study develops a Decision Support System (DSS) using the Weighted Product (WP) method to assist healthcare professionals in determining the appropriate pneumonia treatment protocol for children based on clinical conditions. The system takes into account various criteria, such as the severity of pneumonia, patient age, nutritional status, the presence of comorbidities, and the response to initial treatment. The test results show that this system can provide accurate and consistent recommendations in accordance with current clinical guidelines. Therefore, this DSS can be an effective tool to improve the quality of clinical decision-making. Keywords: Decision Support System, Weighted Product, Pneumonia, Children, Treatment Protocol, Clinical Conditions.
RANCANG BANGUN E-VOTING: SISTEM PEMILIHAN KEPALA DUSUN BERBASIS WEBSITE DENGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF Ellanda Purwawijaya; Nurmala Sridewi; Surya Darma; M. Rhifky Wayahdi; Fahmi Ruziq
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5159

Abstract

Abstract: The conventional hamlet head election system in Simpang Tiga Village, Langkat, is often inefficient, time-consuming, and prone to errors, leading to decreased public participation and trust. This Community Partnership Program (PKM) aimed to design and build a website-based e-voting system featuring interactive multimedia to increase participation, transparency, and efficiency, while also empowering the local youth organization (Karang Taruna) as local digital agents. The method used was participatory action research, actively involving the partner through four stages: planning, acting, observing & evaluating, and reflecting. The implementation results showed significant success: voter participation drastically increased from 55% to 88%, public trust in the election process rose from 50% to 87%, and the election process duration was successfully reduced from 2-3 days to just 5 hours. Furthermore, the Karang Taruna partner demonstrated a technical mastery level of 87.5%.  Keyword: e-voting; community empowerment; action research; interactive multimedia; smart village. Abstrak: Sistem pemilihan kepala dusun konvensional di Desa Simpang Tiga, Langkat, cenderung tidak efisien, memakan waktu, dan rentan terhadap kesalahan yang menyebabkan partisipasi serta kepercayaan publik menurun. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem e-voting berbasis website dengan multimedia interaktif guna meningkatkan partisipasi, transparansi, dan efisiensi pemilihan, sekaligus memberdayakan Karang Taruna sebagai agen digital lokal. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif dalam empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi & evaluasi, dan refleksi. Hasil implementasi menunjukkan keberhasilan signifikan: partisipasi pemilih meningkat drastis dari 55% menjadi 88%, kepercayaan publik terhadap proses pemilihan naik dari 50% menjadi 87%, dan durasi proses pemilihan berhasil dipersingkat dari 2-3 hari menjadi hanya 5 jam. Selain itu, mitra Karang Taruna menunjukkan tingkat penguasaan teknis sistem sebesar 87,5%. 
Pendampingan Pengelolaan Keuangan Desa Berbasis Aplikasi SISKEUDES di Desa Tuhemberua Gregorius Gulo; Nurmala Sridewi
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Februari 2026 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan tertib administrasi merupakan elemen krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Namun, keterbatasan pemahaman teknis aparatur desa terhadap alur administrasi dan pengoperasian sistem digital sering kali menjadi kendala dalam penyusunan laporan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pemerintah Desa Tuhemberua, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, dalam optimalisasi pengelolaan dan tata kelola keuangan desa berbasis aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES). Metode penerapan dilakukan melalui tahapan observasi, pendampingan teknis penginputan data transaksi penerimaan dan pengeluaran, pemutakhiran data, serta penataan arsip dokumen pendukung keuangan secara terintegrasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilam teknis aparatur desa dalam mengoperasikan aplikasi SISKEUDES, efisiensi waktu pencatatan transaksi, serta terwujudnya kerapian administrasi pengarsipan dokumen keuangan fisik maupun digital. Pendampingan ini berhasil meningkatkan transparansi dan efektivitas pertanggungjawaban keuangan di Desa Tuhemberua.
Pelatihan Pengelolaan Jaringan dan Tata Kelola Teknologi Informasi pada Diskominfo Provinsi Sumatera Utara Naufal Farras Fadhillah; Nurmala Sridewi
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Februari 2026 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan transformasi digital di lingkungan pemerintahan menuntut pengelolaan jaringan dan tata kelola teknologi informasi yang efektif guna mendukung layanan publik yang berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi aparatur dalam pengelolaan jaringan komputer, monitoring infrastruktur jaringan, serta penerapan dasar-dasar tata kelola teknologi informasi di Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup administrasi jaringan, monitoring jaringan, troubleshooting dasar, serta prinsip tata kelola teknologi informasi dalam mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola jaringan serta memahami tata kelola TI secara lebih sistematis. Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pengelolaan infrastruktur teknologi informasi dan memperkuat implementasi transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Pengambilan keputusan untuk Penentuan Bidang Keahlian siswa/wi SMK Swasta Mulia Pratama Medan dengan Metode Promethee Nurmala Sridewi; Murdani Murdani
Jurnal Widya Vol. 2 No. 2 (2021): Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1140.283 KB) | DOI: 10.54593/awl.v2i2.26

Abstract

Sistem pendukung keputusan merupakan sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan dan pemanipulasian data. Sistem ini digunakan untuk membantu pengabilan keputusan dalam situasi yang semi terstruktur dan situasi tidak terstruktur. Sistem pendukung keputusan dibangun untuk mendukung solusi atas suatu masalah atau untuk mengevaluasi suatu peluang. Begitu pun untuk menentukan bidang keahlian pada SMK Swasta Mulia Pratama. Untuk menentukan bidang keahlian setiap siswa, maka dibutuhkan suatu metode promethee agar dapat memudahkan sekolah dalam menentukan bidang keahlian siswa/I tanpa harus mewawancarai secara langsung. Metode promethee ini sering disebut dengan metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode promethe adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut.
IMPLEMENTATION OF THE INTERNET OF THINGS IN CREATING SMART CLASSROOMS Subhan Hafiz Nanda Ginting; Dewi Wahyuni; Nurmala Sridewi; M. Rhifky Wayahdi; Surya Darma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5806

Abstract

Abstract: The development of digital technology has driven the transformation of educational services through the implementation of data-based learning systems and smart devices. One of the emerging approaches is the use of the Internet of Things (IoT) in building smart classrooms, which are classrooms capable of integrating physical devices, sensors, and information systems to improve learning efficiency and learning environment management. This study aims to analyze the implementation of IoT in the formation of smart classrooms, covering aspects of system design, device integration, and evaluation of its effectiveness in supporting the teaching and learning process. The research method used is a quantitative and experimental approach, by designing an IoT-based smart classroom prototype that integrates temperature, humidity, light intensity, and presence detection sensors, as well as device control such as lights, air conditioning, and projectors through an automatic system and remote control. Data was collected through device performance measurements, network stability tests, and questionnaires distributed to users (teachers and students) to assess the system's ease of use and usefulness. The results showed that the implementation of IoT in classrooms can improve the efficiency of facility management through device automation, facilitate real-time monitoring of classroom conditions, and provide a more comfortable and responsive learning environment. In addition, the developed system demonstrated stable data communication performance with low latency within acceptable operational limits. These findings indicate that the application of IoT in smart classrooms has the potential to contribute significantly to improving the quality of learning and classroom management, particularly in supporting a technology-based education ecosystem. This study recommends further development in the areas of data security, device interoperability, and integration with Learning Management Systems (LMS) to strengthen the sustainable implementation of smart classrooms. Keywords: Internet of Things, Smart Classroom, Classroom Automation, Sensors, Technology Based Education. Abstrak: Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi layanan pendidikan melalui penerapan sistem pembelajaran berbasis data dan perangkat cerdas. Salah satu pendekatan yang berkembang adalah pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam membangun smart classroom, yaitu ruang kelas yang mampu mengintegrasikan perangkat fisik, sensor, serta sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi pembelajaran dan pengelolaan lingkungan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi IoT dalam pembentukan smart classroom, mencakup aspek desain sistem, integrasi perangkat, serta evaluasi efektivitasnya dalam mendukung proses belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan eksperimental, dengan merancang prototipe smart classroom berbasis IoT yang mengintegrasikan sensor suhu, kelembapan, intensitas cahaya, deteksi kehadiran, serta pengendalian perangkat seperti lampu, pendingin ruangan, dan proyektor melalui sistem otomatis maupun kendali jarak jauh. Data dikumpulkan melalui pengukuran kinerja perangkat, uji stabilitas jaringan, serta penyebaran kuesioner kepada pengguna (guru dan siswa) untuk menilai tingkat kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IoT pada ruang kelas mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan fasilitas melalui otomasi perangkat, mempermudah monitoring kondisi kelas secara real-time, serta memberikan dukungan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan responsif. Selain itu, sistem yang dikembangkan menunjukkan performa komunikasi data yang stabil dengan tingkat keterlambatan (latency) yang rendah dalam batas operasional yang dapat diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan IoT dalam smart classroom berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan manajemen kelas, khususnya dalam mendukung ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lanjutan pada aspek keamanan data, interoperabilitas perangkat, serta integrasi dengan Learning Management System (LMS) untuk memperkuat implementasi smart classroom secara berkelanjutan. Kata Kunci: Internet Of Things, Smart Classroom, Otomasi Ruang Kelas, Sensor, Pendidikan Berbasis Teknologi.