Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Indeks Pembangunan Manusia, Penyerapan Tenaga Kerja, dan Pertumbuhan Ekonomi: Bukti Data Panel dari 34 Provinsi di Indonesia Muhammad Muadz Al Afif; Ahmad Syahrul Fauzi
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia dan penyerapan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama periode 2020-2024. Permasalahan utama yang dikaji adalah belum selarasnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan pemulihan pertumbuhan ekonomi di daerah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel pada 34 provinsi di Indonesia. Berdasarkan hasil pengujian, model efek tetap dengan koreksi cluster robust standard error dipilih sebagai metode estimasi terbaik karena mampu mengatasi pelanggaran asumsi ekonometrika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia dan penyerapan tenaga kerja secara parsial belum berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas manusia dan tenaga kerja belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan produktivitas ekonomi. Penanaman Modal Asing menjadi variabel yang paling berpengaruh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, persentase penduduk miskin berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, hal ini memperlihatkan adanya ketimpangan dalam penyerapan dampak positif pertumbuhan ekonomi di masyarakat. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan pembangunan manusia dan pertumbuhan ekonomi tidak selalu terjadi secara langsung dalam jangka pendek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat keterkaitan investasi dengan industri lokal agar dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
PENGARUH GOOD GOVERNANCE TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI NEGARA ASEAN-5 : PENDEKATAN PANEL ARDL Lutfia Tsalisati; Ahmad Syahrul Fauzi
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 10 No 2 (2026): ON GOING
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v10i2.7477

Abstract

This study analyzes the impact of good governance on economic growth in ASEAN-5 countries (Indonesia, Malaysia, Thailand, Philippines, and Singapore) during the period 2009–2023. Governance quality is measured using the indicators of control of corruption, government effectiveness, and regulatory quality, with Foreign Direct Investment (FDI) and trade openness included as control variables. This study employs a Panel Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model with the Pooled Mean Group (PMG) estimator to examine both short-run and long-run relationships among the variables. The results indicate that government effectiveness, control of corruption, and trade openness have a positive effect on economic growth in the long run, whereas regulatory quality shows a negative effect. The negative and significant coefficient of the Error Correction Term indicates the presence of an adjustment mechanism toward long-run equilibrium. These findings highlight the importance of strengthening governance to support sustainable economic growth in ASEAN-5 countries.