Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kohesivitas Kelompok Suporter Bola (Studi Kasus Muharrik Mania dalam Mendukung Gontor FC) Diah Rukmini; Mohammad Abiyyu Althof; Maulana Ashari
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol. 6 No. 2 (2024): Sahafa Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v6i2.11593

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi tentang sepak bola yang merupakan olahraga dengan peminat terbanyak di dunia. Penelitian ini membahas tentang dinamika kelompok suporter dikalangan pesantren terkhusus Pondok Modern Darussalam Gontor 1 yaitu Muharrik mania. Dengan perbedaan latarbelakang karakter, sosial dan budaya, Muharrik mania mampu menjaga kohesivitas dalam kelompok. Untuk itu peneliti tertarik melakukan penelitian guna melihat pembentukan kohesivitas tersebut dari sudut pandang ilmu komunikasi. Penelitian ini dilandasi oleh teori Berfikir Kelompok (Groupthink) karya Irvin L. Janis dengan tiga asumsinya yaitu tingkat kohesivitas, proses pemecahan masalah dan sifat dasar mayoritas kelompok. Fokus penelitian ini, pada tingkat kohesivitas kelompok Muharrik mania untuk mengungkap tingkat kohesivitas yang terjadi pada kelompok suporter dalam mendukung Gontor Fc melalui empat pendekatan yaitu Social Cohesion, Task Cohesion, Perceived Cohecion, dan Emotion Cohecion. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokummentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari Social Cohesion, kelompok Muhrrik mania selalu berinteraksi baik dengan sesama anggota, dan menjujung nama baik kelompok, hal tersebut merupakan salah satu cara untuk membangun kohesivitas kelompok. Dari segi Task Cohesion, peran anggota dan keaktifan dalam kegiatan juga berpengaruh pada tingkat kohesivitas kelompok. Perceived Cohecion, perasaan yang muncul karenasetiap anggota memiliki tujuan sama, dan menganggap diri mereka sebagai bagian dari kelompok. Dan Emotion Cohecion, dengan berupaya meningkatkan empati anggota kelompok dengan tujuan meningkatkan emosional positif dalam kelompok. Hasil inilah yang meningkatkan kohesivitas kelompok Muharrik mania, sehingga menjadikan kelompok yang solid.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL BERBASIS WORLDVIEW ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN SOSIAL DAN ETIKA PUBLIK DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA DI UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR Ali Musa Harahap; Diah Rukmini; Alde Mulia Putra; Nurhana Marantika; Ida Susilowati; Dwi Ardiyanti; Bambang Setyo Utomo
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3159

Abstract

Transformasi digital yang pesat menghadirkan tantangan serius bagi mahasiswa muslim dalam menjaga nilai-nilai etika publik di ruang maya. Polarisasi identitas, penyebaran hoaks berbasis agama, serta degradasi etika komunikasi menjadi gejala yang umum di kalangan generasi muda. Untuk itu, penguatan literasi digital berbasis nilai menjadi kebutuhan strategis, khususnya bagi mahasiswa yang memegang peran kepemimpinan di kampus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada mahasiswa Universitas Darussalam Gontor, khususnya pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP), dengan menggunakan modul karya penulis korespondensi Ali Musa Harahap sebagai bahan utama. Buku ini mengintegrasikan konsep-konsep dalam perspektif Islam. Melalui pendekatan Participatory Action Research, kegiatan ini meliputi pelatihan, diskusi tematik, dan refleksi nilai yang terbukti efektif meningkatkan pemahaman peserta terhadap prinsip literasi digital yang berakar pada etika Islam. Kegiatan ini menghasilkan komunitas penggiat literasi dinamakan Jejak Aksara Muslim sebagai luaran utama.Keywords: Etika publik, literasi digital, nilai Islam