Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI DIGITAL BERBASIS WORLDVIEW ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN SOSIAL DAN ETIKA PUBLIK DEWAN EKSEKUTIF MAHASISWA DI UNIVERSITAS DARUSSALAM GONTOR Ali Musa Harahap; Diah Rukmini; Alde Mulia Putra; Nurhana Marantika; Ida Susilowati; Dwi Ardiyanti; Bambang Setyo Utomo
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 7, No 2 (2025): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v7i2.3159

Abstract

Transformasi digital yang pesat menghadirkan tantangan serius bagi mahasiswa muslim dalam menjaga nilai-nilai etika publik di ruang maya. Polarisasi identitas, penyebaran hoaks berbasis agama, serta degradasi etika komunikasi menjadi gejala yang umum di kalangan generasi muda. Untuk itu, penguatan literasi digital berbasis nilai menjadi kebutuhan strategis, khususnya bagi mahasiswa yang memegang peran kepemimpinan di kampus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ditujukan kepada mahasiswa Universitas Darussalam Gontor, khususnya pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP), dengan menggunakan modul karya penulis korespondensi Ali Musa Harahap sebagai bahan utama. Buku ini mengintegrasikan konsep-konsep dalam perspektif Islam. Melalui pendekatan Participatory Action Research, kegiatan ini meliputi pelatihan, diskusi tematik, dan refleksi nilai yang terbukti efektif meningkatkan pemahaman peserta terhadap prinsip literasi digital yang berakar pada etika Islam. Kegiatan ini menghasilkan komunitas penggiat literasi dinamakan Jejak Aksara Muslim sebagai luaran utama.Keywords: Etika publik, literasi digital, nilai Islam
Makna Sosial Tradisi Ndudut Mantu di Lamongan Diah Rukmini; Nurhanna Marantika; Fransiska Az Zahroh
Lisyabab : Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 7 No 1 (2026): Lisyabab, Jurnal Studi Islam dan Sosial
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jurnallisyabab.v7i1.453

Abstract

Tradisi Ndudut Mantu di Lamongan merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki keunikan tersendiri, karena menempatkan perempuan sebagai pihak yang melamar laki-laki dalam prosesi pernikahan. Fenomena ini tidak hanya menarik dari sisi adat, tetapi juga mengandung makna sosial yang penting untuk dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai, simbolisme, dan makna sosial yang terkandung dalam tradisi Ndudut Mantu bagi masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dokumentasi, serta studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini berfungsi lebih dari sekadar ritual pernikahan. Tetapi juga menjadi cermin penghormatan terhadap posisi perempuan, penguatan musyawarah keluarga, serta perwujudan nilai kebersamaan dalam masyarakat. Setiap tahapan prosesi, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan, sarat dengan simbol yang memperkuat solidaritas, mempererat hubungan kekeluargaan, serta mempertegas identitas budaya masyarakat Lamongan. Dengan demikian, Ndudut Mantu bukan hanya sekadar tradisi seremonial, tetapi juga bentuk perilaku kolektif yang memperkuat ikatan sosial, meneguhkan nilai-nilai luhur, serta melestarikan warisan budaya yang tetap relevan di tengah perubahan zaman. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pemahaman budaya lokal serta menjadi rujukan bagi upaya pelestarian tradisi sebagai bagian dari kearifan lokal bangsa.