Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Bimbingan Rohani Islam Melalui Metode Zikir dalam Membentuk Regulasi Emosi pada Jamaah TQN Khathibiyah Sambas di Kecamatan Sambas Riza Umami; Yusrain; Enik Sartika
Syi’ar: Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 2 (2024): Syi`ar : Jurnal Ilmu Komunikasi, Penyuluhan dan Bimbingan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/syiar.v7i2.3155

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan rohani Islam melalui metode zikir pada jamaah TQN Khathibiyah Sambas dan metode bimbingan rohani islam melalui zikir dalam membentuk regulasi emosi pada jamaah TQN Khathibiyah Sambas. Penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan dengan jenis kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan bimbingan rohani islam melalui metode zikir di TQN Khathibiyah Sambas, dilakukan ketika kajian keislaman berlangsung. Pada kajian keislaman terdapat sesi dimana murid dan Mursyid mengamalkan zikir. Zikir yang diamalkan jamaah terbagi 2, zikir umum dan zikir khusus. Pada zikir khusus yang harus diamalkan jamaah ada dua zikir, yaitu zikir nafi isbat berupa kalimat “Laa ilaa haa illallah” dan zikir ismu dzat berupa kalimat “Allah”. Metode bimbingan rohani islam melalui zikir dalam membentuk regulasi emosi pada jamaah TQN Khathibiyah Sambas, dikatakan mampu untuk menangani emosi negatif yang muncul, bisa mengontrol emosi, serta menstabilkan emosi agar tidak menimbulkan masalah baru akibat emosi yang tidak terkendali.
Publish Or Perish Training For Non-PNS Islamic Religious Counsellors In Sambas Regency Rifqi Muhammad; Yusrain Yusrain; Manja Manja; Enik Sartika; Yasti Yasti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58169/jpmsaintek.v2i1.109

Abstract

The purpose of this paper is to report court activities in the form of PoP training activities for Non-PNS Islamic Religious Counsellors in Sambas Regency. The service report method uses descriptive qualitative with three stages, namely planning, implementation and evaluation. The results of community service activities show that Non-PNS Islamic Religious Counsellors improve their ability to find empirical data, this ability certainly has an impact on the ease of making papers as coursework. This is evidenced by the results of the pretest and posttest showing an increase in ability, with an increase of around 21 percent
Pengabdian Kepada Masyarakat Di Desa Kumpai: Self Report: Community Service in Kumpai Village: Self Report Witri Lusdiandari; Rifqi Muhammad; Ahmad Zabidi; Manja Manja; Yusrain Yusrain; Enik Sartika
ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alkhidmah.v1i2.263

Abstract

The purpose of this paper is to report court activities to the community in Kumpai village. The service report method uses self-report-based descriptive qualitative, primary data sources based on the log book of students of the Islamic guidance and counseling study program at the Faculty of Da'wah and Humanities IAIS Sambas on behalf of Witri Lusdiandari. The location of the service is in the village of Kumpai, Sambas District, in 2022. The community service activities include: Meetings with hamlet heads and residents at the Baitul Rahman Mosque; Gathering with community leaders at the house of the head of the border hamlet; Participate in special posyandu activities for stunting children; Teaching at Teratai PAUD TPQ activities at the Baitul Rahman Mosque; Teaching TPQ at the Al-Jihad Mosque; Implementation of the Prophet's Birthday Mini TPQ competition at the Baitul Rahman mosque; Recitation with mothers at the Al-Jihad Mosque; Tabligh Akbar at the Baitul Rahman Mosque.
PERKEMBANGAN PERGURUAN TINGGI ISLAM DI INDONESIA Enik Sartika; Teguh Mudiarto; Hasyim Hadade; Arnadi
Tarbiya Islamica Vol. 12 No. 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : Fakutas Tarbiyah Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ti.v12i2.3679

Abstract

Perguruan Tinggi Menjadi sebuah pelopor yang penting untuk mengembangakan ilmu pengetahuan khususnya dalam agama Islam. pesatnya pertumbuhan perguruan tinggi Islam diakibatkan semangat tokoh-tokoh elit ummat Islam dalam memplopori pendirian perguruan tinggi Islam untuk mengejar ketertinggalan pendidikan Islam. Semangat ini dapat dilihat dari hasil sidang tokoh-tokoh pendidikan Islam dalam membentuk Sekolah Tinggi Islam. Penelitian ini ingin mengungkapkan perkembangan perguruan tinggi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan studi liberary research, mengkaji beberapa literatur yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwaperkembangan perguruan tinggi di Indonesia semakin berkembang diliaht dari semakin banyaknya perguruan tinggi yang ada. Dari IAIN sampai UIN, Baik swasta maupun negeri.
ANALISIS KEBUTUHAN PERPUSTAKAAN DI DESA PIPITTEJA STRATEGI PENGEMBANGAN LAYANAN INFORMASI DI KOMUNITAS PEDESAAN Dian Malinda; Halim Setiawan; Enik Sartika
Lunggi Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Lunggi Journal: Literasi Unggulan Ilmiah Multidisipliner
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan perpustakaan di Desa Pipitteja, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, dalam rangka mendukung peningkatan literasi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi konteks sosial masyarakat desa, mengidentifikasi fasilitas dan koleksi yang dibutuhkan, serta merancang strategi pelibatan komunitas dalam pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Hasil temuan menunjukkan bahwa keterbatasan akses informasi, rendahnya literasi fungsional, serta minimnya fasilitas dan SDM perpustakaan menjadi kendala utama. Namun, melalui analisis kebutuhan yang komprehensif, pengembangan koleksi yang relevan dengan kehidupan warga, serta pelibatan aktif masyarakat dalam berbagai program literasi, perpustakaan desa dapat bertransformasi menjadi pusat informasi, edukasi, dan pemberdayaan yang efektif. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi pengembangan perpustakaan desa yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan lokal.
Bimbingan Menghafal Alquran Menggunakan Metode Wahdah, Kitabah, dan Sima’i di Rumah Tahfiz Baitul Qur’an Desa Durian Kecamatan Sambas Al Azhar; Henny Yusnita; Enik Sartika
Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Muttaqin
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/al-muttaqin.v10i2.3662

Abstract

Memorizing the Qur’an is not an easy task; in other words, it is not as simple as turning one’s palm. One important effort that must be considered in guiding Qur’an memorization is the method used. This study aims to explain the guidance for memorizing the Qur’an using the wahdah, kitabah, and sima’i methods at the Baitul Qur’an Tahfiz House in Durian Village, Sambas District. This research employs field research with a descriptive approach. Data sources were obtained from ustaz (teachers/mentors), students (santri), and the administrators of the Baitul Qur’an Tahfiz House. Data collection techniques included: (1) non-participant observation, (2) structured interviews, and (3) documentation. The data analysis techniques used consisted of data reduction, data display, verification, and drawing conclusions. Data validity was examined using source triangulation and member checking. The results of the study successfully revealed the methods used in guiding Qur’an memorization as follows: (1) The wahdah method has been implemented in the guidance process, in which students read one verse of the Qur’an repeatedly under the guidance of an ustaz until they are fluent in terms of pronunciation, tajwid, and makharij al-huruf. After the first verse is mastered well, students proceed to the next verse. Subsequently, the first and second verses are repeated together until the memorization is correctly connected. This process is carried out continuously until several verses or one page can be memorized fluently; (2) The kitabah method involves teaching students to write the verses of the Qur’an, and as a subsequent program, students who enjoy writing Arabic (hijaiyah) letters are directed toward the art of Arabic calligraphy; (3) The sima’i method also trains students’ listening skills by having them listen to Qur’anic verses either orally or through audio-visual media. This method also facilitates memorization, as students continuously listen to the recitations played through audio or audio-visual media.