Rohman
Universitas Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kecerdasan Interpersonal Dalam Membentuk Civic Engagement Warga Negara Muda Ana Mentari; Dika Yumanda; Devi Sutrisno Putri; Rohman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6269

Abstract

Abstract The development of civic engagement among young citizens is crucial as it directly impacts the quality of human resources and plays a key role in guiding the nation's progress towards the fulfillment of societal, national, and state ideals. Civic engagement is intricately linked to public life and requires strong interpersonal intelligence in young individuals who represent the future generation of the nation. This study employs a qualitative approach using a literature review to descriptively outline the role of interpersonal intelligence in shaping civic engagement among young citizens. The findings emphasize the vital role of interpersonal intelligence in fostering civic engagement among young citizens, enabling them to actively participate and be visible members of society. Keywords: Interpersonal Intelligence, Civic Engagement, Young Citizen Abstrak Pembentukan civic engagement bagi warga negara muda sangat diperlukan karena aspek yang terkandung di dalamnya dapat menentukan kualitas sumber daya manusia warga negara muda serta memiliki tujuan dalam menentukan arah kemajuan bangsa, yang bermuara pada tercapainya cita-cita masyarakat, bangsa, dan negara. Civic engagement sangat berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat publik. Maka dari pada itu, dibutuhkanlah kecerdasan interpersonal yang mumpuni dalam diri individu warga negara muda sebagai wajah kualitas generasi muda bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, yang akan menjabarkan secara deskriptif mengenai kecerdasan interpersonal dalam membentuk civic engagement warga negara muda. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal sangat diperlukan dalam pembentukan civic engagement warga negara muda, dikarenakan dengan kecerdasan interpersonal maka pemuda sebagai warga negara muda mampu tampil, berpartisipasi dan aktif untuk terlihat langsung di dalam masyarakat. Kata Kunci: Kecerdasan Interpersonal, Civic Engagement, Warga Negara Muda
PENGARUH LEARNING QUALITY PENDIDIKAN PANCASILA TERHADAP HASIL TES FORMATIF PESERTA DIDIK SMP NEGERI 29 BANDAR LAMPUNG Yosia Manurung; Yunisca Nurmalisa; Rohman; Berchah Pitoewas; Elisa Seftriyana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13133

Abstract

This study is motivated by the importance of learning quality in improving students’ cognitive achievement, particularly in Pancasila Education. Preliminary observations at SMP Negeri 29 Bandar Lampung indicated that students’ formative test results were not optimal and not evenly distributed. This study aims to determine the effect of learning quality on students’ formative test results. The research employed a quantitative approach with an associative design. The population consisted of 233 students, with a sample of 70 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using questionnaires and tests and analyzed using simple linear regression with the assistance of SPSS version 27. The results showed that learning quality has a significant effect on students’ formative test results, as indicated by a significance value of less than 0.05. This finding implies that better learning quality leads to higher student achievement in formative assessments.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI TERHADAP KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 13 BANDAR LAMPUNG Meta Sari; Berchah Pitoewas; Rohman; Yunisca Nurmalisa; Nurhayati Nurhayati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15148

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the effect of Anti-Corruption Education learning on student discipline at SMA Negeri 13 Bandar Lampung in the 2025/2026 academic year. This study used a quantitative method with an associative approach. The sample consisted of 44 respondents determined using proportional random sampling. Data collection techniques were conducted through questionnaires, observation, and documentation. Data analysis used validity, reliability, normality, linearity, Pearson Product Moment correlation, and simple linear regression. The results showed that Anti-Corruption Education learning had a positive effect on student discipline by 59%, while the remainder was influenced by other factors outside the study. Thus, Anti-Corruption Education contributes to improving student discipline through the development of responsibility, obedience to rules, and discipline awareness in daily life. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Pendidikan Anti Korupsi terhadap kedisiplinan peserta didik di SMA Negeri 13 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 44 responden yang ditentukan melalui teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, korelasi Pearson Product Moment, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Anti Korupsi berpengaruh positif terhadap kedisiplinan peserta didik sebesar 59%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, pembelajaran Pendidikan Anti Korupsi memberikan kontribusi dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik melalui pembentukan sikap tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, dan kesadaran disiplin dalam kehidupan sehari-hari.