Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Model Fisik Bangunan Pelimpah Bendungan Saka Gilas Dengan Skala 1:50 Rahmah Dara Lufira; Muhammad Amar Sajali; Suwanto Marsudi; Very Dermawan
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 10 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.486 KB) | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2019.010.01.7

Abstract

The physical hydraulic model carried out in the laboratory is intended to determine the hydraulic behavior of the flow in hydraulic structures. The aim of Hydraulic model test of Sakagilas Dam spillway is to determine the flow profile that occurs in spillway system, including flow depth, velocity, water flow pressure, and Froude numbers. Also to find out the hydraulic performance of side spillway design, transition channel, chute way channel, energy dissipator, and escape channel. Investigation of water flow pressure in the spillway system (side channel spillway, transition channel, and especially chute way channel) was measured and analyzed to determine the condition of structure safety against cavitation and vibration flow.The spillway of Saka Gilas Dam is a side channel spillway (Fixed+Gated) with an Ogee spillway. The shape of the side spillway is circular quarter circle (45⁰). Preliminary observations on the physical model test are carried out under the condition of Original Design, which if there is a poor flow hydraulic behavior, design modifications will be made. The design modification is intended to get the best flow hydraulic behavior, according to the standard design criteria for the side channel spillway system.
Analisa Safety Factor Sheet Pile Pada PLTMG Pontianak Peaker Dengan Aplikasi Geo5 Muhammad Amar Sajali; Rahmah Dara Lufira; Suwanto Marsudi; Aufa Hanan A
Jurnal Teknik Pengairan: Journal of Water Resources Engineering Vol. 10 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1406.536 KB) | DOI: 10.21776/ub.pengairan.2019.010.02.01

Abstract

In the past decade, the development of land retaining construction is growing rapidly as optimization of available land use. The purpose of this study is to hold the soil in order to avoid landslide due to the structural load other than the use of available space. The results of the sheet pile analysis at Pontianak Peaker PLTMG found that the SF number in the condition without earthquake (safe condition) is 2.00 and the number of SF in earthquake conditions is 1.40. Based on the results of sheet pile analysis at S-02 and S-03 points in conditions without earthquakes, low tide-without earthquakes, floods-without earthquakes, normal-earthquakes, receding earthquakes, and earthquake floods with earthquakes returning 500 years in analysis the structure and analysis of slope stability are said to be "safe" because the conditions without earthquakes SF values greater than 2.00 and earthquake conditions SF values greater than 1.40.
Perencanaan Sistem Distribusi Air Baku Pada Desa Kelubaq Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat Abi Aulia Yanottama; Riyanto Haribowo; M. Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.014

Abstract

Desa Kelubaq terletak di wilayah administrasi Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat. Dalam memenuhi kebutuhan air nya, masyarakat sekitar masih bergantung dari Sungai Mahakam sebagai pemasok utama dan juga air tanah dari sumur galian, namun masih belum terdapat jaringan distribusi air baku pada daerah tersebut. Dengan demikian, perlu dilakukan perencanaan sistem distribusi air baku untuk dapat memudahkan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan air baku setiap harinya. Dalam perencanaan sistem jaringan air baku, dilakukan dengan software WaterCad V8i untuk mempermudah dalam proses analisa hidrolika di dalam pipa, sedangkan untuk perhitungan anggaran biaya dan analisa ekonomi dilakukan secara manual. Kriteria analisa hidrolis mengacu kepada Permen PUPR No. 18/PRT/M/2007, sedangkan untuk perhitungan anggaran biaya mengacu dari Permen PUPR No. 28/PRT/M/2016. Hasil rancangan ini menyatakan besaran kecepatan dengan nilai 0,10 – 1,05 m/dt, headloss gardient sebesar 0,02 – 12,92 m/km, dan tekanan sebesar 3,5 – 9,8 atm. Total anggaran biaya yang harus dikeluarkan Rp. 258,952,000.00 dengan penetapan harga air sebesar Rp. 2,499.89/m3.
Analisis Banjir Akibat Keruntuhan Bendungan Ameroro Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara Dengan Menggunakan Aplikasi HEC-RAS Saranani, Muh. Rivan; Pitojo Tri Juwono; M. Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.034

Abstract

Bendungan Ameroro merupakan tipe bendungan urugan tanah yang berada di Kabupaten Konawe, provinsi Sulawesi Tenggara. Bendungan ini berpotensi menyebabkan bencana besar jika mengalami keruntuhan bendungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besarnya debit banjir rancangan maksimum, pemetaan kedalaman daerah genangan banjir, dan klasifikasi tingkat bahaya risiko bencana pada wilayah yang terdampak akibat terjadinya keruntuhan Bendungan Ameroro dengan menggunakan aplikasi HEC-RAS. Hasil analisis menunjukkan debit banjir maksimum PMF dari metode HSS Nakayasu sebesar 1583,480 m3/dtk, maka dilakukan simulasi keruntuhan bendungan akibat overtopping dan piping menggunakan HEC-RAS. Hasil simulasi keruntuhan tersebut didapatkan luas genangan banjir pada kondisi overtopping seluas 102,075 km2 dengan kedalaman banjir maksimum 29,94 m. Pada kondisi piping atas pada bagian hilir luasan banjir seluas 87,227 km2, kondisi piping tengah terdapat luasan banjir seluas 86,720 km2, dan kondisi piping bawah terdapat luasan banjir seluas 86,667 km2. Hasil analisis klasifikasi tingkat bahaya akibat keruntuhan Bendungan Ameroro diklasifikasikan sebagai zona bahaya tingkat tinggi dengan jarak jangkauan banjir 5-20 km dari bendungan.
Analisis Banjir Akibat Keruntuhan Bendungan Semantok Menggunakan Aplikasi HEC-RAS Karin, Indriana Vaninda; Pitojo Tri Juwono; M. Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.041

Abstract

Bendungan Semantok yang berlokasi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur merupakan tipe bendungan urugan tanah. Bendungan Semantok dibangun dengan tujuan utama yaitu mengurangi dampak banjir yang terjadi di Kecamatan Rejoso dan mengatur aliran air berlebih pada musim hujan untuk mencegah terjadinya genangan. Selain fungsi tersebut, Bendungan Semantok juga memiliki potensi yang menyebabkan bencana besar apabila terjadi keruntuhan atau kegagalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasi debit banjir perancangan maksimal yang mungkin terjadi pada Bendungan Semantok, mengetahui peta dan pola sebaran kedalaman genangan banjir akibat keruntuhan Bendungan Semantok dengan aplikasi HEC-RAS, dan mengetahui klasifikasi tingkat bahaya yang disebabkan keruntuhan Bendungan Semantok. Berdasarkan hasil analisis, debit banjir maksimum PMF dari metode HSS Nakayasu adalah sebesar 1197,756 m3/dt. Langkah selanjutnya adalah menjalankan simulasi keruntuhan bendungan menggunakan aplikasi HEC-RAS dengan skenario overtopping dan piping. Hasil simulasi keruntuhan tersebut didapatkan luas sebaran banjir terbesar pada kondisi overtopping qcc akibat keruntuhan Bendungan Semantok yaitu seluas 72,29 km2 dengan ketinggian banjir maksimum 13,54 m. Berdasarkan hasil analisis klasifikasi tingkat bahaya banjir akibat keruntuhan Bendungan Semantok diklasifikasikan zona bahaya tingkat tinggi.
Perencanaan Efektifitas Penggelontoran Sedimen Pada Waduk Wlingi Menggunakan Aplikasi HEC-RAS Reza Andrean; Dian Sisinggih; Muhammad Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.132

Abstract

Waduk Wlingi pada DAS Brantas merupakan Waduk yang berlokasi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Waduk Wlingi banyak mengalami sedimentasi akibat adanya erosi lahan pada bagian hulu dan letusan Gunung Kelud. Maka dari itu, PJT I selaku pengelola waduk tersebut melakukan penggelontoran sedimen tiap tahun. Studi ini akan membahas mengenai efektifitas penggelontoran sedimen pada Waduk Wlingi yang telah dilakukan tiap tahunnya dengan simulasi model menggunakan aplikasi HEC-RAS. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model alternatif skenario dengan nilai volume sedimen tergelontor dan efifiensi penggelontoran yang lebih besar dibandingkan dengan hasil pengukuran dilapangan. Setelah dilakukan simulasi dan analisis, data penggelontoran tahun 2019 akan digunakan dalam pemodelan skenario alternatif dikarenakan nilai RMSE nya lebih rendah dibandingkan pemodelan tahun 2017, 2018, dan 2022 yakni sebesar 956,97. Hasil dari pemodelan skenario didapatkan bahwa skenario B3 yakni dengan menambah durasi penggelontoran selama 12 jam dan meningkatkan debitnya sebesar 30% menghasilkan volume sedimen tergelontor tertinggi yakni sebesar 629449,57 m3 sedangkan untuk nilai pengukuran di lapangannya hanya sebesar 313415.74 m3. Sementara itu skenario C3 yakni dengan mengurangi durasi penggelontoran selama 6 jam dan meningkatkan debitnya sebesar 30% menghasilkan nilai efisiensi penggelontoran tertinggi yakni sebesar 2,397 % sedangkan untuk nilai pengukuran di lapangannya hanya sebesar 2,197 %.
Estimation of Parameters in Tank Models Analysis From a Discharged Simulation in Sibundong Hydropower Lufira, Rahmah Dara; Marsudi, Suwanto; Haribwowo, Riyanto; Sajali, Muhammad Amar
Journal of Innovation and Applied Technology Vol 8, No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiat.2022.008.02.8

Abstract

In the planning of hydroelectric power plant requires sufficient discharge data for the purpose of hydrology analysis of the watershed. With the tank model, it is expected to be able to perform a discharge simulation to find out the amount of discharge in the river. The purposes of this study are to apply the tank model in the estimation of river discharge and calculate the dependable discharge on the Sibundong river, in addition, it is also to analyze the potential power of Sibundong hydropower. From the result of the generator discharge analysis, it can be analyzed the probability of discharge reliability based on Flow Duration Curve that is Q = 9.29 m3/s, P = 60 %. The power potential that can be generated for the hydro power operation pattern is 2 x 6.26 MW and the energy is 1,489.96 GWh/year.
Analisa Hidrodinamika Di Perairan PLTU Palu-3 Dengan Menggunakan Aplikasi Numerik Delft3D Riyadi, Bagus; Sisinggih, Dian; Sajali, Amar
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.111

Abstract

Analisa di Perairan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Palu-3 ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi numerik Delft3D mempunyai tujuan untuk mengetahui pola hidrodinamika. Aspek-aspek hidrodinamika seperti, pola arus, pasang surut, gelombang, dan sedimentasi dilakukan dengan pendekatan metode numerik dalam mengetahui dan mengevaluasi pola aktifitas hidrodinamika di PLTU Palu-3. Pemodelan pasang surut menjadi parameter pembangkit utama dalam memahami perubahan ketinggian muka air secara periodik dengan memvalidasikan data observasi dengan pemodelan bedasarkan nilai RMSE = 0,043 m dan MAE = 0,0016 m. Analisa gelombang dilakukan untuk memahami pola distribusi ketinggian dan arah gelombang di perairan tersebut. Selain itu analisa sedimentasi untuk mengetahui pergerakan sedimen di sekitar perairan dengan pasang surut dan gelombang sebagai pembangkit pergerakan tersebut. Pengaruh sedimentasi terhadap perubahan morfologi sangat berpengaruh terhadap perubahan kedalaman perairan dan perubahan struktur bawah laut. Penggunaan aplikasi numerik Delft3D memberikan gambaran terhadap pemodelan berkaitan dengan fenomena hidrodinamika yang terjadi. Analisa ini memberikan pemahaman terhadap perencanaan dan pemeliharaan di sekitar perairan PLTU Palu-3. Perencanaan tersebut akan direalisasikannya terhadap pembangunan pengamanan pantai untuk menjamin bahwa ancaman seperti erosi dan sedimentasi dapat terelisasikan dengan adanya pembangunan Breakwater dan Revetment.
the Studi Perencanaan Distribusi Air Bersih Di Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo Menggunakan Software WaterCAD V8i Hadi, rafli mas; Sumiadi; M. Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.137

Abstract

Seiring berkembangnya suatu wilayah populasi penduduk juga semakin bertambah yang kemudian diikuti meningkatnya kebutuhan air bersih. Desa Wotan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo memiliki permasalahan dimana ketersediaan air bersih yang tidak sebanding dengan kebutuhannya sehingga pada saat musim kemarau masyarakat mengalami krisis akan air bersih. Pemanfaatan air tanah merupakan salah satu upaya untuk menambah sumber pasokan air guna memenuhi kebutuhan akan air bersih. Pendugaan air tanah dilakukan dengan metode geolistrik dan untuk pendistribusian air bersih direncanakan dengan program WaterCAD v8i. Dari analisa geolistrik pada tiga titik duga menghasilkan lapisan tuf, breksi-lava dan aglomerat pada lokasi studi. Potensi debit air tanah dihitung dengan metode Darcy dan menghasilkan debit sebesar 6.18 l/dt. Pendistribusian air bersih bersumber dari sumur bor dengan menggunakan pompa submersible, tandon, serta pipa berbahan PVC. Berdasarkan Permen PU No. 18/PRT/M/2007, hasil analisa dari segi aspek hidolika sudah memenuhi kriteria dengan nilai kecepatan berkisar 0.1 -2.5 /dt, headloss gradient berkisar 0,125- 3,829 m/km dan nilai tekanan berkisar 0,4 -7,38 atm.
Perencanaan Efektifitas Penggelontoran Sedimen Pada Bendung Lodoyo Menggunakan Aplikasi Hec-Ras Narendra, Narendra Agung Setya Virgosa; Dian Sisinggih; M. Amar Sajali
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.02.133

Abstract

Sedimentasi yang terjadi di Bendung Lodoyo, yang secara administrasi terletak di Desa Lodoyo, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, menimbulkan masalah serius dalam pengelolaan sumber daya air. Erosi di hulu sungai menyebabkan sedimentasi di waduk, mengurangi kapasitas dan umur bendung. Upaya penggelontoran sejak 1990 belum tentu efektif, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dan menganalisis efektifitas penggelontoran sedimen pada bendung Lodoyo dengan menggunakan aplikasi Hec-Ras. Penelitian ini menggunakan simulasi HEC-RAS 6.0 untuk menguji dua belas skenario penggelontoran dan menentukan skenario yang paling efektif menggunakan kalibrasi model dan menghitung efisiensi penggelontoran dengan menggunakan persamaan Mahmood 1. Hasil penelitian menunjukkan skenario dengan total penggelontoran sedimen tertinggi adalah meningkatkan debit 30% dari inflow eksisting dengan waktu penggelontoran yang sama dengan total sedimen tergelontor sebesar 744.084,47 m³ untuk efektivitas terbaik karena melebihi jumlah total sedimen tergelontor dari data lapangan tahun 2022. Ini membantu mengidentifikasi strategi pengelolaan sedimentasi yang lebih baik untuk memperpanjang umur tampungan dan efisiensi penggunaan sumber daya air.
Co-Authors -, Muhammad Fahmi Abi Aulia Yanottama Adilah, Ahmad Daffa Aditama, Dimas Hafiz Anggara Wiyono Wit Saputra Ardhianto, Yuaniar Prasetya Arfandy, Reyna Salsabila Aufa Hanan A Azalea Widya Marseila Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Briantama, R. Haryo Camila, Adristi Nur Dewanti, Wahyuning Dian Sisinggih Dian Sisinggih Donny Harisuseno Donny Harisuseno Donny Harisuseno Donny Harisuseno Ery Suhartanto Ery Suhartanto Evi Nur Cahya Faiz Muflih Hadi, rafli mas Haribowo , Riyanto Haribwowo, Riyanto Ilham Rifqi Zaputra Irsam, Ramadhanti Mutiara Karin, Indriana Vaninda Keisuke Murakami Laode Almay Fi Ahsany Taqwim Linda Prasetyorini Linda Prasetyorini Marsudi, Marsudi Moch Rizky Sya'bana Mohammad Dahlan Firmansyah Muchammad Zidan Muhammad Azzikri Aditya Gama Muhammad Ridho Abdillah Mustafa Mukti Hidayat Narendra, Narendra Agung Setya Virgosa Nuhana, Shafia Farhan Otta, Rhea Rachma Pitojo Tri Juwono Rahawarin, Ridho Fahreza Rahmad Aziz Saputra Rahmah Dara Lufira Reza Andrean Rindang Santiago Samudra Suwarjo Rini Wahyu Sayekti Riyadi, Bagus Riyanto Haribowo Rizki Ramadani Pratama Rizki Ramadhani Pratama Rizki Tri Utami Rizki Tri Utami Runi Asmaranto Runi Asmaranto Runi Asmaranto Santi Sari Saranani, Muh. Rivan Setiawan, Dodi Bagus Setiyowati, Yunita Ayu Shadra, Ken Haidar Simanjuntak, Yoel Alberto Sofriansyah, Rafi Satria Sri Wahyuni Sumiadi Sumiadi, Sumiadi Suwanto Marsudi Ussy Andawayanti Ussy Andawayanti Vareza, Ervisto Thama Very Dermawan Very Dermawan Wibowo, Hindrawan Tri Winnie Meilinda Dewi Yunita Ayu Setiyowati