Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Systematic Literature Review Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini Nur Sa’ida, Amin Yusi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2046

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian literatur sistematik (Systematic Literatur Review) tentang pendidikan karakter pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review yang merupakan metode yang memfokuskan pada tahapan atau proses identifikasi, kajian atau analisis, evaluasi, serta menafsirkan dan membuat kesimpulan berdasarkan hasil penelitian. Hasil penelitian bersumber dari berbagai artikel yang diolah secara sistematis dan terstruktur yang mengikuti tahapan yang telah ditentukan sehingga dapat digunakan sebagai pemecahan masalah yang ditetapkan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat; (1) sebagai informasi bagi guru dan dosen untuk mengetahui pentingnya pendidikan karakter pada anak usia dini. (2) sebangai acuan bagi dosen untuk melakukan penelitian sejenis dan sebagai bahan refleksi dalam memperbaiki kesalahan yang pernah terjadi.
Seminar BABK Mengenal Anak Tunalaras dan Penanganannya Amalia, Rizki; Joni, Joni; Nur Sa’idah, Amin Yusi
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Dedikasi 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v1i2.23

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk 1) Memberikan pemahaman mengenai ciri-ciri anak berkebutuhan khusus tunalaras  2) Melakukan seminar BABK mengenal anak tunalaras dan penanganannya. Masalah yang dihadapi mitra yaitu masih awamnya guru dan masyarakat dalam mengenal anak tunalaras dan penanganan yang tepat untuk anak tuna laras. Seminar BABK di selenggarakan untuk memberikan informasi dan menambah wawasan mengenai anak berkebutuhan khusus terutama anak yang  mengalami tuna laras. Metode yang digunakan yaitu 1) perencanaan 2) tahap pelaksanaan berupa presentasi  seminar, diskusi dan praktik, 3). Evaluasi kegiatan.
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menganyam Pada Kelompok B Di TK Pelita Hati Nabila Safitri; Yenda Puspita; Amin Yusi Nur Sa’ida; Musnar Indra Daulay; Moh Fauziddin
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2025): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v3i4.236

Abstract

This research is motivated by children's fine motor skills that have not developed optimally. Therefore, it is necessary to improve them with weaving activities using various media. The problem in this study is that coloring is still stiff, like moving fingers, so the coloring results tend to be untidy; children's cutting activities have not been able to cut according to the pattern in the implementation of fine motor learning. This study aims to determine the fine motor skills of children in group B of Pelita Hati Pulau Payung Kindergarten through weaving activities. The subjects were 15 children (6 boys and 9 girls). This research used the Classroom Action Research method. Data collection techniques used were observation and documentation. Data analysis techniques used the formula P = (F/N) x 100% to calculate the percentage of children's fine motor skills. The results showed that the percentage of children's fine motor skills from the initial condition was 33%. In cycle I, it increased to 51%, and in cycle II, it increased to 79.8%. This proves that the weaving method can improve children's fine motor skills at Pelita Hati Pulau Payung Kindergarten.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Permainan Mencari Pasangan Pada Kelompok B TK Kasih Ibu Derlita Hutasoit; Yenda Puspita; Amin Yusi Nur Sa’ida; Moh Fauziddin; Melvi Lesmana Alim
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.154

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu. Permasalahan tersebut ditunjukkan dengan masih banyaknya anak yang belum mampu menyebutkan, mengurutkan, mengenali, dan mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda secara tepat karena proses pembelajaran masih didominasi metode konvensional yang kurang melibatkan anak secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan melalui penerapan permainan mencari pasangan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian adalah 12 anak Kelompok B TK Kasih Ibu. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase perkembangan kemampuan mengenal lambang bilangan berdasarkan kategori Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan mencari pasangan dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak secara signifikan. Pada tahap prasiklus, kemampuan anak masih didominasi kategori Belum Berkembang (BB) sebesar 33%, Mulai Berkembang (MB) sebesar 43%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 17%, dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 7%. Setelah tindakan pada Siklus I, terjadi peningkatan dengan persentase BB 5%, MB 13%, BSH 70%, dan BSB 12%. Peningkatan semakin optimal pada Siklus II, yaitu BB 0%, MB 8%, BSH 8%, dan BSB 84%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), sehingga indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan mencari pasangan efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak Kelompok B TK Kasih Ibu
Penerapan Papan Magnet Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Kelompok A DI RA Zaid Bin Tsabit Sri Wahyuni; Amin Yusi Nur Sa’ida; Yenda Puspita; Musnar Indra Daulay; Nurmalina Nurmalina
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.158

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok A di RA Zaid Bin Tsabit. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak melalui penerapan media papan magnet huruf. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 anak kelompok A usia 4–5 tahun di RA Zaid Bin Tsabit. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui perhitungan persentase capaian perkembangan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media papan magnet huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak. Pada tahap pratindakan, rata-rata kemampuan mengenal huruf anak sebesar 17,12%, kemudian meningkat menjadi 81,5% pada Siklus I dan mencapai 94,75% pada Siklus II. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam mengenal bentuk huruf, menyebutkan nama huruf, membedakan huruf yang memiliki bentuk serupa, serta menghubungkan huruf dengan bunyinya. Penggunaan media papan magnet huruf juga meningkatkan keaktifan, perhatian, dan antusiasme anak selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media papan magnet huruf terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok A di RA Zaid Bin Tsabit.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional Lompat Tali Pada Anak Kelompok B Di Tk Adzkyah Bangkinang Kota Wulandari Wulandari; Nurmalina Nurmalina; Musnar Indra Daulay; Joni Joni; Amin Yusi Nur Sa’ida
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.161

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar anak kelompok B di TK Adzkyah Bangkinang kota.Hal ini terlihat dari masih banyak anak yang belum mampu melakukan gerakan melompat dengan baik,menjaga keseimbangan tubuh,serta kurang lincah melakukan aktivitas fisik.Permasalahan tersebut disebabkan oleh kurang bervariasinya kegiatan pembelajaran yang dapat menstimulasi perkembangan motorik kasar dan minimnya penggunaan permainan yang menarik dalam proses pembelajaran.Solusi yang ditawarkan peneliti untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui permainan tradisional lompat tali pada anak kelompok B di TK Adzkyah Bangkinang Kota.penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap proses belajar,dimana setiap siklus terdiri atas perencanaan,pelaksanaan,,observasi,dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi,sedangkan teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk mendeskripsikan proses pembelajaran dan kuantitatif menggunakan persentase untuk melihat peningkatan hasil belajar.Subjek penelitian berjumlah 7 laki-laki 7 perempuan .Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar anak mengalami peningkatan pada setiap siklus.Pada pra dindakan,persentase kemampuan motorik kasar hanya mencapai 42,86% denagn katagori mulai berkembang (MB).Setelah dilakukan tindakan pada siklus 1 persentase meningkat menjadi 64,29%denagn katagori berkembang sesuai harapan(BSH).Pada siklus II kemampuan motorik kasar anak kembali meningkat menjadi 85.71%dengan katagori Berkembnag Sangat Baik(BSB) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan permaianan tradisional lompat tali dapat meningkat kemampuan motorik kasar anak kelompok B di TK Adzkyah Bangkinang kota.