Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS RENDAHNYA DAYA MENYIMAK MAHASISWA Yanida Bu’ulolo; Osisio Bu’ulolo; Sararateoli Telaumbanua; Nofiber Mariance Zalukhu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6261

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan sebuah hambatan atau factor yang menyebabkan rendahnya keterampilan menyimak mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh data secara sistematis, factual dan akurat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rendahnya keterampilan menyimak terdapat dari beberapa factor antara lain factor psikologi, factor internal, factor eksternal dan factor fisik. Oleh karena itu, dosen sangat berperan penting dalam proses meningkatkan daya menyimak mahasiswa.
Pemberdayaan Anak Panti Asuhan Karya Fa’omasi Zoaya melalui Pelatihan Bahasa dan Sastra Indonesia untuk Meningkatkan Literasi, Karakter, dan Kepercayaan Diri Berbicara Yanida Bu’ulolo; Lestari Waruwu; Noibe Halawa; Mastawati Ndruru; Noveri Amal Jaya Harefa; Imansudi Zega; Mulia Indah Berkat Zebua; Riana
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 3 No. 1 (2026): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) February - July 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v3i1.48

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya kesempatan anak-anak Panti Asuhan Karya Fa’omasi Zo’aya dalam memperoleh pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang interaktif dan berkelanjutan. Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan literasi, pembentukan karakter, serta kepercayaan diri anak dalam menyampaikan gagasan secara lisan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan membaca, menulis, menyimak, dan berbicara, sekaligus menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kreativitas, dan percaya diri. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi awal, koordinasi dengan pengelola panti asuhan, identifikasi kemampuan peserta, pelatihan, pendampingan, praktik, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi membaca pemahaman, menulis kreatif, bercerita, berpidato, membaca puisi, dan apresiasi sastra. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui diskusi, permainan bahasa, kerja kelompok, simulasi, dan penampilan individu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan minat membaca, kemampuan menyusun dan menyampaikan gagasan, keberanian tampil, kedisiplinan, serta kerja sama. Implikasinya, pelatihan bahasa dan sastra Indonesia dapat menjadi model pemberdayaan literasi berkelanjutan di lingkungan panti asuhan.
PENERAPAN APLIKASI WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KARYA FIKSI SISWA KELAS VIII DI UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNGSITOLI UTARA Eunike Noniterima Laowo; Lestari Waruwu; Imansudi Zega; Yanida Bu’ulolo
Jurnal Vokatif: Pendidikan Bahasa, Kebahasaan, dan Sastra Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/vokatif.v3i3.5736

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum meratanya kemampuan siswa dalam membaca dan memahami karya fiksi, khususnya dalam mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik cerita. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca karya fiksi melalui penerapan aplikasi Wordwall pada siswa kelas VIII-E UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa, yang terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas peneliti dan siswa, tes kemampuan membaca karya fiksi, catatan lapangan, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi Wordwall dapat meningkatkan kemampuan membaca karya fiksi siswa. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 64,66 dengan ketuntasan klasikal sebesar 43%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 82,70 dengan ketuntasan klasikal sebesar 83%. Dengan demikian, terjadi peningkatan nilai rata-rata sebesar 18,04 poin dan peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 40%. Selain meningkatkan hasil belajar, penggunaan aplikasi Wordwall juga mendorong siswa menjadi lebih aktif, tertarik, dan terlibat dalam kegiatan membaca serta menganalisis unsur intrinsik karya fiksi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan aplikasi Wordwall efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca karya fiksi siswa kelas VIII-E UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara.
Analisis Nilai­­-Nilai Karakter pada Cerita Rakyat Nias dalam Buku Sadieli Telaumbanua Edisi 2018 Nosnidar Gulo; Noibe Halawa; Yanida Bu’ulolo; Lestari Waruwu
Jurnal Simki Postgraduate Vol 5 No 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v5i1.1765

Abstract

This study aims to identify and describe the character values contained in Nias folktales found in the book by Sadieli Telaumbanua, 2018 edition. The study employed a qualitative approach using a descriptive method. The data source consisted of Nias folktale texts contained in the book. Data were collected through documentation study and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that the Nias folktales contain various character values, including religiosity, honesty, tolerance, discipline, hard work, creativity, independence, democracy, curiosity, national spirit, patriotism, appreciation of achievement, friendliness or communicative attitude, peace-loving attitude, reading interest, environmental care, social care, and responsibility. Among these values, hard work and responsibility were the most dominant. The findings indicate that Nias folktales serve not only as a form of entertainment but also as a medium for character education containing moral and cultural values that are important to be passed on to younger generations. Therefore, Nias folktales can be utilized as a source of local wisdom-based character education in educational settings.