Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Lubuk Pahoman Streetscape Design Based on Lampung Saibatin Tribe Cultural Motifs Priantara, Noviandes Dinasti; Franjaya, Eduwin Eko; Hutriani, Ina Winiastuti
RUSTIC Vol 6 No 1 (2026): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v6i1.3174

Abstract

Since the Dutch East Indies colonial period, Teluk Betung Sub-district has played a significant role as an economic center and has been recognized as a historic old town in Lampung. In line with Sustainable Development Goal (SDG) 11.4 and Bandar Lampung City Regional Regulation No. 2 of 2019, preserving the historical character of the old city amid rapid modernization requires a culturally grounded streetscape design as a key expression of urban identity. Despite this potential, Teluk Betung faces several challenges, including the erosion of Lampung cultural identity due to transmigration, as well as disorganized spatial conditions such as street vendors occupying sidewalks and illegal parking along traffic lanes. This study aims to identify existing potentials and problems and to develop a culture-based streetscape design. The research adopts the landscape planning method proposed by LaGro (2008), encompassing the stages of preparation, inventory, analysis, synthesis, and concept development. The design proposal focuses on Way Lubuk Pahoman Street, where cultural principles are translated into a streetscape landscape concept, resulting in a site plan and three-dimensional visualization incorporating Lampung Saibatin cultural motifs.
Perencanaan Ruang Terbuka Hijau Berbasis Ekologi dan Sosial di Kampung 3-4 Ulu Laut, Kota Palembang Muhammad, Fadilla Rachmadani; Pratiwi, Rian Adetiya; Hutriani, Ina Winiastuti
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v6i2.79059.112-126

Abstract

Kampung 3-4 Ulu Laut merupakan salah satu pemukiman padat penduduk di Kota Palembang dengan permasalahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tidak memenuhi standar dari kebutuhan ruang terbuka pada kawasan permukiman di area perkotaan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) mengidentifikasi potensi dan permasalahan RTH di daerah permukiman Kampung 3-4 Ulu Laut, (2) menganalisis RTH berdasarkan aspek ekologi dan sosial, dan (3) merencanakan rancangan RTH di Kampung 3-4 Ulu Laut berdasarkan aspek ekologi dan sosial. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif yang digunakan adalah analisis lahan dan SWOT. Metode kuantitatif yang digunakan adalah analisis kesesuaian lahan dan Indeks Hijau Biru Indonesia (IHBI). Berdasarkan hasil yang didapatkan dari perhitungan IHBI, RTH pada tapak mencapai 50% luasan total tapak. Jenis dan luasan tipologi RTH yang ada pada tapak adalah sempadan sungai (1,8 ha), sempadan pejalan kaki (0,6 ha), taman kelurahan (2,1 ha), taman RW (2,1 ha) dan taman RT (0,4 ha). Perencanaan lanskap RTH di tapak dilakukan berdasarkan kebutuhan ruang terbuka sebagai tempat beraktivitas sosial dengan memperhatikan ekologi sebagai ruang perkembangan ekosistem. Rencana pengembangan lanskap mengadaptasi konsep perencanaan kota urban acupuncture dan green links untuk menciptakan RTH sesuai dengan kebutuhan lingkungan dan masyarakat.