Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Natural Science: Journal of Science and Technology

AKUMULASI NIKEL PADA AKAR DAN TAJUK TUMBUHAN JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.), BUNGA MATAHARI (HELIANTHUS ANNUUS L.) DAN SAWI HIJAU (BRASSICA RAPA L.) PADA TANAH TERKONTAMINASI NIKEL Tagentju, Indra A.; Paserang, Asri; Harso, Wahyu
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Number 3 (December 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.97 KB)

Abstract

Nikel adalah salah satu limbah logam berat yang tersebar luas di lingkungan. Kegiatan pertambangan dan industri merupakan salah satu sumber limbah nikel terbesar. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan potensi fitoremediasi dari tiga jenis tumbuhan akumulator logam dan untuk mengukur akumulasi nikel di dalam akar dan tajuk dari tumbuhan uji. Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan diulang sebanyak 4 kali. Perlakuan terdiri dari  jenis tumbuhan akumulator ( Jatropa curcas L., Helianthus annuss L. dan Brasica rapa L.) dan konsentrasi Ni pada media tanamanya (10, 40 dan 70 mg/kg tanah). Kandungan Ni dalam akar atau tajuk diukur dengan menggunakan AAS. Hasil penelitian menunjukan bahwa akumulasi Ni pada ketiga jenis tanaman akumulator logam lebih banyak di akar dibandingkan di tajuk tumbuhan. H. annuus L. memiliki akumulasi logam Ni di akar (6,59 mg/kg berat kering) yang lebih besar dibandingkan dengan tanaman J. curcas L. (0,26 mg/kg berat kering) dan B. rapa (0,25 mg/kg berat kering). H. annuss L. lebih efektif digunakan untuk merehabilitasi tanah tercemar Ni
PENGGUNAAN JAMUR MIKORIZA ARBUSCULA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG PADA TANAH TERCEMAR MERKURI Gobel, Sri Amaliah; Yusran, Yusran; Harso, Wahyu
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 1 (2018): Volume 7 Number 1 (March 2018)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.777 KB)

Abstract

Jamur mikoriza arbuskula berperan penting dalam membantu rehabilitasi tanah terdegradasi akibat pertambangan. Jamur ini dapat mengurangi toksisitas logam berat terhadap tanaman pada tanah yang tercemar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan jamur mikoriza arbuskula terhadap pertumbuhan tanaman jagung pada tanah yang dicemari dengan merkuri. Penelitian dilakukan di rumah kaca dan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktorial. Faktor pertama adalah pemberian inokulum mikoriza (dengan dan tanpa pemberian inokulum) dan faktor kedua adalah konsentrasi merkuri pada media tumbuh (0 mg/kg, 1,46 mg/kg, dan 2,92 mg/kg tanah). Tanaman jagung diinoluasi dengan 15 gram inokulum.  Jamur mikoriza arbuskula yang digunakan adalah jenis Gigaspora margarita. Setiap gram inokulum mengandung 10 spora. Tanah dikontaminasi dengan 2 mg dan 4 mg HgCl2 per kg tanah kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi merkuri akan semakin menghambat pertumbuhan tanaman jagung yang tidak diinokulasi dengan jamur mikoriza arbuskula. Disisi lain, tanaman yang diinokulasi dengan jamur mikoriza arbsukula dapat meningkatkan pertumbuhannya pada tanah yang terkontaminasi merkuri. Sehingga kesimpulan dari penelitian ini adalah jamur mikoriza arbuskula dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman jagung pada lahan tercemar merkuri.
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS PADAT DAN KOMPOS CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN YANG DITUMBUHKAN PADA MEDIA TANAH ATAU GAMBUT Harso, Wahyu
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Number 1 (March 2017)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.104 KB)

Abstract

Kompos dapat digunakan untuk menggantikan penggunaan pupuk kimia yang memiliki pengaruh negatif terhadap kesuburan tanah. Namun demikian pengaruh kompos pada pertumbuhan tanaman tergantung pada kualitas dan tipe kompos. Penelitian ini bertujuan untuk megukur pengaruh pemberian kompos dengan tipe yang berbeda (kompos padat dan kompos cair) pada media tanam berupa tanah dan gambut terhadap pertumbuhan tanaman. Penelitian ini menggunakan Tagetes patula yang ditumbuhkan di tanah atau di gambut yang diberi kompos padat atau cair. Kombinasi perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos padat akan lebih meningkatkan pertumbuhan tanaman ketika ditumbuhkan di tanah dibandingkan dengan pemberian kompos cair. Sebaliknya pemberian kompos cair akan lebih meningkatkan pertumbuhan tanaman ketika tanaman ditumbuhkan di gambut dibandingkan pemberian kompos padat. Tipe kompos harus diperhatikan sebelum digunakan. Penggunaan kompos harus memperhatikan sifat fisik dari media tanam. Media tanam yang memilki kepadatan tanah yang tinggi lebih baik menggunakan kompos padat, sementara media tanam yang memilki kepadatan rendah lebih baik menggunakan kompos cair.