Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : educational journal

Manajemen Peserta Didik dalam Meningkatkan Motivasi Belajar di SMP Negeri 6 Medan: Studi Kualitatif melalui Wawancara Guru dan Siswa Resti Citra Dewi; Genysa Arkwayani Pakpahan; Martha Putri Grasya Banurea; Rahel Simamora; Mardiani Harahap; Siti Handayani
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0fmacb43

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran di sekolah. Rendahnya motivasi belajar siswa menjadi permasalahan yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk metode pengajaran, hubungan guru-siswa, beban tugas, serta kondisi lingkungan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya motivasi belajar Ekonomi siswa serta mengidentifikasi upaya manajemen peserta didik yang dapat diterapkan untuk meningkatkannya di SMP Negeri 6 Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan guru dan siswa sebagai informan utama, serta kajian pustaka sebagai data sekunder. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu beban tugas yang berlebihan, metode pengajaran yang kurang variatif dan interaktif, hubungan guru-siswa yang kurang harmonis, serta kondisi lingkungan kelas yang belum kondusif. Upaya manajemen peserta didik yang diterapkan meliputi pengelompokan siswa berdasarkan kemampuan, pemberian motivasi dan penghargaan, variasi metode pembelajaran, serta kolaborasi antara guru mata pelajaran dengan guru bimbingan dan konseling. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen peserta didik yang terencana dan komprehensif memiliki peran strategis dalam meningkatkan motivasi belajar siswa secara berkelanjutan.
Peran Profesionalisme Guru pada Era Teknologi Digital dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Systematic Literature Review Adventi Silaban; Destri Rosmailin Sitanggang; Meiya Chaterine Fedora Tarigan; Jenari Sembiring; Resti Citra Dewi
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zksxy504

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis peran profesionalisme guru di era teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang eksponensial pada abad ke-21 telah mentransformasi lanskap pendidikan secara fundamental, menuntut guru untuk tidak hanya menguasai konten keilmuan, tetapi juga memiliki kompetensi digital yang memadai guna mendukung proses belajar mengajar yang bermakna dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada panduan PRISMA 2020. Penelusuran dilakukan pada empat basis data elektronik—Google Scholar, Scopus, ERIC, dan Garuda—menggunakan kombinasi kata kunci terkait profesionalisme guru, kompetensi digital, dan kualitas pembelajaran. Dari total 487 artikel yang ditemukan pada tahap identifikasi awal, sebanyak 35 artikel ditetapkan sebagai sampel final setelah melalui proses penyaringan berlapis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Analisis data menggunakan pendekatan sintesis naratif-tematik. Hasil sintesis mengidentifikasi empat tema utama: (1) dimensi kompetensi profesional guru yang relevan di era digital—terutama TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dan literasi digital; (2) kontribusi nyata profesionalisme guru terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk peningkatan motivasi belajar dan capaian akademik peserta didik; (3) hambatan dan tantangan yang dihadapi guru, seperti kesenjangan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, dan beban administratif berlebih; serta (4) strategi efektif pengembangan profesionalisme guru, meliputi komunitas praktik virtual, pelatihan berkelanjutan, dan kepemimpinan transformasional kepala sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme guru yang holistik dan adaptif merupakan fondasi utama keberhasilan transformasi digital dalam pendidikan, dan keberhasilannya mensyaratkan dukungan kebijakan yang komprehensif, infrastruktur yang merata, serta program pengembangan profesional yang berkelanjutan.