Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics)

Implementasi Algoritma Sequential Searching Pada Sistem Pelayanan Puskesmas Menggunakan Bootstrap (Studi Kasus Puskesmas Kampung Bali Bengkulu) Marissa Utami; Marissa Utami; Yovi Apridiansyah
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol. 2 No. 1 (2019): Applied of Informatics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v2i1.166

Abstract

Abstract─ Kampung Bali is a public health Agencies engaged in public health services. Kampung Bali clinics still doing service to patients by manual search data such as patient data, patient pengelolahan, the recording of the examination of the patients still using the form, the management report data checks and drug data still using manual bookkeeping. Patient data storage media using the media of paper resulting in a data search is done by searching the archives can be time-consuming and still done manually by means of merekap patient data via the archives that can be time-consuming additionally vulnerable with errors. To support system development method of service Puskemas author using the method waterfall on system development, implementation of algorithms for data search system on Sequiential Searchin patients, and use the display Boostrap. Abstrak─ Puskesmas Kampung Bali merupakan suatu Instansi yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan masyarakat. Puskesmas Kampung Bali masih melakukan pelayanan terhadap pasien dengan cara manual seperti pencarian data pasien, pengelolahan data pasien, pencatatan pemeriksaan pasien masih menggunakan formulir, pengelolaan laporan data pemeriksaan dan data obat yang masih menggunakan pembukuan manual. Media penyimpanan data pasien menggunakan media kertas sehingga mengakibatkan pencarian data dilakukan dengan cara menelusuri arsip-arsip yang dapat menyita waktu dan masih dikerjakan secara manual dengan cara merekap data-data pasien melaui arsip-arsip yang dapat menyita waktu selain itu rentan dengan kesalahan. Untuk mendukung metode pengembangan sistem pelayanan Puskemas penulis menggunakan metode waterfall pada pengembangan sistem,  implementasi Algoritma Sequiential Searching pada sistem pencarian data pasien, dan menggunakan tampilan Boostrap. Keyword: Sistem Pelayanan, Puskemas, Sequential, Boostrap
Faktor Pengaruh Purchase Intention Berdasarkan Perspektif Konsumen pada Aplikasi Mobile Online Travel Booking Marissa Utami; Noprisson, Handrie; Utami, Marissa
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 3, No 1 (2020): Jurnai Scientific and Applied Informatics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v3i1.849

Abstract

The development of the online travel booking business must be followed by increased revenue to maintain the trust of business partners such as investors and merchants. Increased purchases by consumers can be supported by several factors, one of which is purchase intention from a consumer perspective. This study looks at how the influence of a consumer perspective based on trust, perceived value, brand image, product diagnosicity on increasing purchase intention for online travel booking applications. Stages of research include data collection, data processing using SMARTPLS, interpretation of data processing results and drawing research conclusions. As a result of the study, the trust factor has the influence on purchase intentions with a t-value of 8.280. The perceived value influences purchase intentions in the online travel booking application with a t-value of 7.091. Brand image also has an influence on purchase intention with a score of 5.253.
Survey Paper: Perbandingan Agile Process Development Method (SCRUM dan RUP) Marissa Utami; Marissa Utami; Erwin Dwika Putra; Yovi Apridiansyah
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol. 5 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v5i2.3499

Abstract

Dalam pengembangan sebuah sistem diperlukan sebuah siklus agar pengembangan sistem dapat terfokus pada kebutuhan dan efisiensi waktu. Secara umum dikenal sebuah siklus pengembangan sistem yang disebut SDLC (Systems Development Life Cycle, Siklus Hidup Pengembangan Sistem) atau Systems Life Cycle (Siklus Hidup Sistem) dimana siklus ini memiliki 6 tahapan yaitu rencana (planning), analisis (analysis), desain (design), implementasi (implementation), uji coba (testing) dan pengelolaan (maintenance). Permasalahan waktu tersebut memunculkan Agile Process Development Method yang menciptakan siklus pengembangan perangkat lunak yang lebih singkat dalam prosesnya karena memiliki kemampuan untuk menanggapi beberapa kondisi yang tidak pasti sehingga dapat meminimalisir waktu. Hasil yang dicapai berdasarkan penelitian dan perbandingan yang telah dilakukan, diketahui karakteristik dari kedua siklus pengembangan sistem Scrum dan RUP, siklus Scrum memiliki 3 tahapan yang merangkum siklus dasar yang berjumlah 7 tahapan dengan 6 tahapan yang berulang, digunakan untuk sistem yang diciptakan berdasarkan permintaan dan kebutuhan (bahkan situasi atau kondisi) tertentu pada suatu kasus dengan tahapan pengujian pada proses terakhir, siklus RUP memiliki 4 tahapan yang merangkum siklus dasar yang berjumlah 7 tahapan dengan 1 tahapan yang dilakukan berulang
Evaluasi Aplikasi Pemesanan Tiket Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) dan Model D&M IS Success Marissa Utami; Purba, Mariana; Dianing Asri, Sri; Noprisson, Handrie; Utami, Marissa; Iryani, Lemi
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 7 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v7i1.6444

Abstract

Software product development not only focuses on features but also usability aspects. User experience is very important in the evaluation of reusability to understand the user's interaction with the product or system. Reusability factors include user satisfaction, efficiency, and effectiveness to achieve specific goals. The main purpose of this study is to evaluate the usability aspect of online ticket booking applications. This evaluation process is important to identify development and improvements to user views and application usage satisfaction. In this study, the object studied was an online travel booking application in Indonesia. The research instrument uses a quantitative and qualitative mixed-method approach. For the quantitative approach, the System Usability Scale (SUS) is used and as a basis for a qualitative approach, the D&M IS Success Model approach is used. Based on the evaluation results, there are several points that should be improved including the interface design should be simple, the reduction in the size of memory used by applications, features to communicate with customer service easily, data integration, and time notifications to complete payments.
METODE EDGE FEATURE DAN EIGENFACE UNTUK IDENTIFIKASI PENGENALAN WAJAH Marissa Utami; Marissa Utami; Marissa Utami; Erwin Dwika Putra
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 6 No 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v6i2.4998

Abstract

Sistem biometrik pengenalan wajah diperlukan sebagai salah satu alternatif identifikasi. Sistem ini melakukan pengenalan identitas seseorang dengan cara yang natural dan langsung berdasarkan wajah seseorang yang diambil dengan kamera. Dalam pengenalan wajah masalah yang kerap timbul ketika identifikasi wajah adalah keakurasian pengenalan wajah, pencahayaan pada wajah dan perubahan ekspresi wajah. Edge feature memproses gambar dalam kotak-kotak, dengan menggunkan nilai (threshold) tepi yang menandakan daerah gelap dan terang dengan mengurangkan daerah yang gelap dan daerah yang putih, jika perbedaannya berada di atas threshold maka dikatakan fitur itu ada. Dalam proses pengenalan wajah yang tidak ditemukan akibat pencahayaan pada suatu objek wajah membuat proses pengenalan wajah tidak jelas atau cacat. Dalam hal ini edge feature digunakan untuk mengubah objek wajah dengan nilai threshold yaitu mengubah gambar berwarna menjadi gambar hitam putih dengan tingkat kontras yang sangat tinggi. Pada pengujian sistem ini hasil yang didapatkan pada saat penelitian dan perhitungan menggunkan Confusion Matrix seperti yang dijelaskan pada hasil diatas adalah Precission sebesar 75%, Recall sebesar 90%, dan Accuracy sebesar 80.5% untuk metode penggabungan Edge Feature dan Eigenface. Precission sebesar 85%, Recall sebesar 93%, dan Accuracy sebesar 86.5% untuk metode Eigenface yang didaptakan dengan hasil prediksi dan actual (hasil sebenarnya) antara pengguna dan system.
Model Sequential Resnet50 Untuk Pengenalan Tulisan Tangan Aksara Arab Marissa Utami; Sarwati Rahayu; Sulis Sandiwarno; Erwin Dwika Putra; Marissa Utami; Hadiguna Setiawan
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 6 No 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v6i2.5379

Abstract

Research for Arabic handwriting recognition is still limited. The number of public datasets regarding Arabic script is still limited for this type of public dataset. Therefore, each study usually uses its dataset to conduct research. However, recently public datasets have become available and become research opportunities to compare methods with the same dataset. This study aimed to determine the implementation of the transfer learning model with the best accuracy for handwriting recognition in Arabic script. The results of the experiment using ResNet50 are as follows: training accuracy is 91.63%, validation accuracy is 91.82%, and the testing accuracy is 95.03%.
Analysis of Travel Ticket Booking Application Services Based on Supporting Factors for Purchase Intention Marissa Utami; Purba, Mariana; Dianing Asri, Sri; Noprisson, Handrie; Utami, Marissa; Iryani, Lemi
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 7 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v7i1.6446

Abstract

Aplikasi pemesanan tiket perjalnan ini harus memiliki kualitas dari segi perspektif produk agar dapat meningkatkan purchase intention oleh pengguna. Purchase intention dari layanan aplikasi dapat dilihat dari beberapa faktor antara lain usabilitas (usability), harga (price), kemudahan penggunaan (ease of use), complementarity dan hiburan (entertainment). Penelitian ini akan mengusulkan model penelitian untuk identifikasi kualitas layanan aplikasi online travel booking berdasarkan perspektif produk untuk meningkatkan purchase intention berdasarkan analisis dataset yang dikumpulkan dari sampel responden. Dari hasil pengumpulan data, dari total 1267 kuesioner yang dikumpulkan hanya memperoleh 1029 kuesioner yang valid. Model diuji menggunakan skor tingkat signifikan two-tails sebesar 0,05 untuk pengujian hipotesis. Menurut analisis data, faktor complementary memiliki pengaruh terbesar purchase intention dengan nilai uji-t sebsar 6,771. Selain itu, faktor entertainment memiliki pengaruh terbesar kedua dengan t-nilai 5.334. Faktor usability memiliki pengaruh terhadap purchase intention terbesar ketiga nilai uji-t 4.620. Faktor ease of use memiliki pengaruh terbesar keempat dengan nilai uji-t 3.641.
METODE EDGE FEATURE DAN EIGENFACE UNTUK IDENTIFIKASI PENGENALAN WAJAH Marissa Utami; Marissa Utami; Marissa Utami; Erwin Dwika Putra
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol 6 No 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v6i2.4998

Abstract

Sistem biometrik pengenalan wajah diperlukan sebagai salah satu alternatif identifikasi. Sistem ini melakukan pengenalan identitas seseorang dengan cara yang natural dan langsung berdasarkan wajah seseorang yang diambil dengan kamera. Dalam pengenalan wajah masalah yang kerap timbul ketika identifikasi wajah adalah keakurasian pengenalan wajah, pencahayaan pada wajah dan perubahan ekspresi wajah. Edge feature memproses gambar dalam kotak-kotak, dengan menggunkan nilai (threshold) tepi yang menandakan daerah gelap dan terang dengan mengurangkan daerah yang gelap dan daerah yang putih, jika perbedaannya berada di atas threshold maka dikatakan fitur itu ada. Dalam proses pengenalan wajah yang tidak ditemukan akibat pencahayaan pada suatu objek wajah membuat proses pengenalan wajah tidak jelas atau cacat. Dalam hal ini edge feature digunakan untuk mengubah objek wajah dengan nilai threshold yaitu mengubah gambar berwarna menjadi gambar hitam putih dengan tingkat kontras yang sangat tinggi. Pada pengujian sistem ini hasil yang didapatkan pada saat penelitian dan perhitungan menggunkan Confusion Matrix seperti yang dijelaskan pada hasil diatas adalah Precission sebesar 75%, Recall sebesar 90%, dan Accuracy sebesar 80.5% untuk metode penggabungan Edge Feature dan Eigenface. Precission sebesar 85%, Recall sebesar 93%, dan Accuracy sebesar 86.5% untuk metode Eigenface yang didaptakan dengan hasil prediksi dan actual (hasil sebenarnya) antara pengguna dan system.