Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Kasus Pemanfaatan Rapor Pendidikan dalam Akselerasi Kemampuan Literasi Peserta Didik Destisari Nurbani; Nani Hartini; Mochammad Devi Cahya Ruhimat
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Rapor pendidikan dalam meningkatkan aspek literasi sekolah. Pendekatan kualitatif dipilih dengan metode studi kasus tipe eksploratori. Penelitian dilakukan di SDN Cisetu III, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Teknik triangulasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Sedangkan analisis data menggunakan model reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan Rapor pendidikan berhasil dilakukan oleh SDN Cisetu III dalam meningkatkan kemampuan lietrasi peserta didik secara akseleratif. Keberhasilan itu ditinjau melalui tiga diskursus. 1) pemanfaatan Rapor pendidikan dimulai dengan analisis secara mandiri terhadap isi Rapor pendidikan yang dilakukan ke dalam 3 tahapan yaitu identifikasi, refleksi, dan benahi – yang kemudian dilanjutkan dengan penentuan 7 program peningkatan kemampuan literasi. 2) implementasi 7 program peningkatan literasi selama satu tahun sempat dihadapkan pada 2 tantangan, tetapi keduanya dapat teratasi dengan baik. 3) peningkatan skor kemampuan literasi sebesar 51,59% berhasil dicapai hanya dalam waktu satu tahun. Dari implementasi 7 program, 2 program yang dinilai memberikan kontribusi paling besar ialah program membaca 15 menit setiap hari dan program supervisi akademik berbasis pendekatan coaching. Implikasi penelitian ini adalah pengayaan teoretis, bahwa pemanfaatan Rapor Pendidikan sangat krusial bagi kegiatan manajemen dan pengembangan sekolah. Dengan memanfaatkan rapor pendidikan, sekolah dapat menyusun perencanaan program pengembangan sekolah dengan efektif dan efisien sesuai dengan kondisi objektif satuan pendidikan. Kemudian, penelitian selanjutnya yang dapat mengidentifikasi tantangan dan strategi dalam pemanfaatan Rapor Pendidikan sangat direkomendasikan.
Why Indonesian education still inequitable and how the new strategy can solve it? Leni Lesnawati; Aan Komariah; Cepi Triatna; Asep Suryana; Mochammad Devi Cahya Ruhimat
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v7i1.5953

Abstract

This study aims to design a new strategy to accelerate educational equity through local government. Using a qualitative-descriptive approach, it adopted data triangulation through document review, and in-depth semi-structured interviews with education office practitioners and education planning experts, which is selected purposively. The study lasted 79 days and used a thematic analysis to describe the data. The results: (1) Indonesian national education policy has long set principles for school siting to ensure accessibility; however, local governments still lack standardized procedural guidance for assessing and determining new school locations, resulting in implementation absurdities. (2) A new strategy to address educational inequity was formulated into 3 alternatives: (a) Establishing a local education policy as a standard operating procedure (SOP) for determining new school locations; (b) Multi-actor collaboration among local government, academics, and the community; (c) Creating a location selector application to assess the feasibility of proposed new school sites. The third alternative is special urgency, and it is the most prominent practical implication, because it offers substantial benefits for addressing educational inequity. Although focused on Subang Regency, the study is globally relevant given persistent educational inequity and structural constraints in many countries. Further research is recommended to develop the location selector application.
Identifikasi Kekuatan, Kelemahan, dan Pemanfaatan Digital Leadership untuk Mengatasi Masalah-Masalah Pendidikan di Indonesia Asep Dikdik; Asep Suryana; Mochammad Devi Cahya Ruhimat
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p621

Abstract

Abstract: This research aims to identify the strengths and weaknesses inherent in the implementation of digital leadership models in the context of education, a matter of particular importance in the context of the rapidly evolving digitization of education, particularly in Indonesia. A qualitative approach to scoping review was conducted in accordance with the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) protocol. Article data mining was conducted using Harzing Publish or Perish research application technology from the Google Scholar and Scopus databases. The initial stage of the data mining process yielded a total of 101 articles; however, the application of strict inclusion criteria resulted in the exclusion of 87 articles, leaving a total of 14 articles that were reviewed. The results showed that digital leadership has 19 strengths and 12 weaknesses when utilized in education. The integration of digital leadership, contingent upon the successful contextualization of its strengths for problems that are compatible, and the mitigation of its weaknesses, has the potential to serve as a highly valuable strategic solution in addressing the challenges posed by educational underperformance. It is recommended that further research be conducted to address the identified weaknesses and potential threats associated with the implementation of digital leadership in Indonesia's education sector. Keywords: Strengths and weaknesses, Digital leadership, Indonesian education Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang melekat pada implementasi model kepemimpinan digital dalam konteks pendidikan. Tujuan ini sangat penting dalam konteks digitalisasi pendidikan yang tengah bergerak cepat, khususnya di Indonesia. Pendekatan kualitatif untuk tinjauan lingkup (scoping review) dengan protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Penambangan data artikel dilakukan menggunakan teknologi aplikasi penelitian Harzing Publish or Perish, dari database Google Scholar dan Scopus. Tahap awal dari proses penggalian data menghasilkan total 101 artikel. Namun, penerapan kriteria inklusi yang ketat telah mengeksklusi 87 artikel. Sebanyak 14 artikel berkelayakan tinggi ditelaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 kekuatan dan 12 kelemahan ketika kepemimpinan digital dimanfaatkan dalam bidang pendidikan. Kemudian implementasi kepemimpinan digital, jika masing-masing kekuatannya dikontekstualisasikan dengan tepat untuk masalah tertentu yang serasi, serta mitigasi terhadap kelemahannya dapat dilakukan dengan baik, maka model kepemimpinan ini akan menjadi solusi strategis yang sangat bernilai dalam mengatasi masalah-masalah ketertinggalan pendidikan. Penelitian lebih lanjut untuk mengatasi kelemahan yang teridentifikasi dan potensi ancaman yang terkait dengan implementasi kepemimpinan digital di sektor pendidikan Indonesia, direkomendasikan. Kata Kunci: Kekuatan dan kelemahan, Kepemimpinan digital, Pendidikan Indonesia
The Scoping Review of Strengths and Weaknesses in Applying Green Leadership in Schools Rifan Shodikin; Asep Sudarsyah; Aan Komariah; Mochammad Devi Cahya Ruhimat; Wu Jiewei
PAEDAGOGIA Vol 28, No 2 (2025): PAEDAGOGIA Jilid 28 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/paedagogia.v28i2.102321

Abstract

This research aims to identify the strengths and weaknesses of green leadership implementation in school environments as a response to the increasingly pressing climate crisis today. Using a qualitative approach with a scoping review method, this study successfully analyzed eight selected scientific articles obtained from the Scopus and Google Scholar databases based on strict inclusion and exclusion criteria. The analysis results indicate that green leadership practices significantly positively impact various aspects of education, such as improving student academic achievement, teacher collaboration, equalizing access to education, and strengthening a culture of environmental care. However, this study also reveals challenges in measuring effectiveness due to the lack of comprehensive implementation guidelines. Therefore, the development of a systematic sustainable leadership strategy is needed to prevent managerial chaos and support a consistent vision of sustainability in the school environment