Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Pondok Pesantren Al- Ifadah Sumberjo yang Mandiri melalui Penerapan Sistem Agribisnis Terpadu dan Pengembangan Jiwa Wirausaha Santri melalui pemasaran berbasis e-commerce Firgiyanto, Refa; Yufit Riskiawan, Hendra; Putro Sarwo Setyohadi, Dwi; Fatur Rohman, Hanif
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.30349

Abstract

Pondok Pesantren Al-Ifadah Sumberjo Jember merupakan salah satu pondok pesantren yang berada di Jember, Jawa Timur dengan jumlah santri yang cukup banyak sehingga menuntut pondok untuk dapat menyediakan bahan pangan yang cukup banyak dengan kandungan yang bergizi dan harga yang terjangkau. Tujuan dan fokus dari kegiatan secara khusus yaitu meningkatkan kemandirian pondok pesantren melalui penerapan sistem agribisnis dan penguatan karakter jiwa kewirausahaan dengan penerapan pemasaran e-commerce melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan diseminasi teknologi dari hasil riset sehingga diperoleh kegiatan pendampingan yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Oktober 2023. Tahapan kegiatan terbagi menjadi persiapan, pelaksanaan dan Monitoring serta evaluasi. Hasil pengabdian yaitu telah terdapat peningkatan partisipasi santri pada aktivitas pengembangan agribisnis terpadu berbasi vertiminaponik disertai dengan buku pedoman pelaksanaan sehingga santri merasa tidak bosan dan jenuh. Terdapat adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan sampah organik lebih dari 80% berdasarkan hasil kuesioner disertai dengan penerapan pengolahan limbah organik menjadi pupuk cair, maggot sebagai pakan alternatif ikan, dan kompos guna budidaya tanaman. Hasil pengabdian lainnya yaitu tercapainya peningkatan jiwa wirausaha santri lebih dari 80% berdasarkan kuisioner dan terdapat adanya produk berupa sayuran dan lele dan sudah diperjual belikan pada akun shopee.
Pengaruh Pemberian Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Aklimatisasi Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis Var. Aurea) Ali, Fandyka Yufriza; Fatur Rohman, Hanif; Zayin Sukri, Muhammad; Rosdiana, Eva; Saputri, Erlita Dwi
Agrium Vol 21 No 2 (2024)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v21i2.16993

Abstract

Anggrek merupakan tanaman hias yang populer, namun produktivitas anggrek mengalami penurunan. Akibat  penurunan hasil untuk memenuhi permintaan menyebabkan impor anggrek meningkat. Peningkatkan produksi dan kualitas anggrek dapat menurunkan  impor. Penggunaan jenis pupuk daun bertujuan untuk melihat pengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan anggrek bulan varietas Aurea. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap non faktorial yang terdiri dari 3 jenis perlakuan pupuk daun yaitu; pupuk Grow Quick LB (P1), pupuk Multitonik (P2), dan pupuk Gaviota (P3). Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, panjang daun, jumlah akar, panjang akar dan diameter batang. Analisis data menggunakan analisis varian dan Beda nyata terkecil pada taraf 5%. Pupuk Grow Quick LB merupakan perlakuan terbaik untuk parameter panjang daun, lebar daun, jumlah akar, panjang akar dan diameter batang.
Neraca Massa–Energi Konversi Limbah Kopi menjadi Pupuk Organik Cair (POC): Penilaian Gate to Gate Brilliantina, Aulia; Fatur Rohman, Hanif; Ratri Andia Sasmita, Irene; Citra Kusumasari, Findi; Hasanuddin Slamet, Ahmad Haris
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 25 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v25i3.6549

Abstract

Limbah kopi berpotensi tinggi untuk divalorisasi menjadi pupuk organik cair (POC), namun kajian yang mengaitkan neraca massa–energi dengan mutu POC dan kepatuhan regulasi masih terbatas. Penelitian ini menyusun kerangka neraca massa–energi gate‑to‑gate untuk konversi limbah kopi menjadi POC (pencampuran–fermentasi–penyaringan), mengkuantifikasi rendemen POC, massa cake filtrasi, dan kehilangan air, serta menautkannya pada indikator kepatuhan Kepmentan 261/2019. Metode memisahkan aliran in–process–out per tahap dan menghitung penutupan massa; parameter mutu diukur/pedoman menurut praktik baku (TS; C‑organik via TOC/Walkley–Black; N total/organik via Kjeldahl; pH; mikrobiologi), sementara beban energi dievaluasi dari kerja listrik pengadukan/pompa dan panas laten penguapan. Studi kasus ilustratif menunjukkan tiga pengungkit utama: pengenceran, fraksi padatan yang lolos ke filtrat (θ), dan kadar air cake (MC_cake); ketiganya mengendalikan kompromi volume–konsentrasi (rendemen vs. TS/C‑organik). Pada operasi tanpa pemanasan, konsumsi energi didominasi pengadukan dan relatif rendah, sehingga efisiensi material lebih menentukan daripada efisiensi energi. Kerangka disertai templat perhitungan yang dapat direplikasi untuk analisis “what‑if” (setelan pengenceran/filtrasi) dan audit mutu per batch, membantu produsen kecil–menengah merancang proses yang konsisten, terdokumentasi, dan berpeluang memenuhi ambang Kepmentan 261/2019.
The INOVASI PENGGUNAAN LIMBAH KULIT DURIAN SEBAGAI ARANG AKTIF DI KELOMPOK TANI HUTAN SANTOSO, KLUNGKUNG, JEMBER Andi Nugroho, Setyo; Entikaria Rachmanita, Risse; Cinantya Anindita, Devina; Fatur Rohman, Hanif; Firgiyanto, Refa; Fatimah, Titien; Lia Novenda, Ika
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 10 No 3 (2025): J-Dinamika
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi durian nasional mencapai 500–700 ribu ton per tahun, dengan Kabupaten Jember menyumbang sekitar 3.402 ton. Peningkatan produksi durian di Desa Klungkung Jember, menimbulkan permasalahan lingkungan akibat penumpukan limbah kulit durian yang sulit terurai. Limbah berpotensi mencemari udara, air, dan menghasilkan gas berbahaya seperti CH₄, NH₃, dan H₂S. Kegiatan bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian Kelompok Tani Hutan (KTH) Santoso. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, implementasi, serta monitoring dan evaluasi berbasis partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dari skor rata-rata pre-test 4 menjadi post-test 7. Uji aktivasi menunjukkan bahwa jeruk nipis menghasilkan arang aktif dengan kejernihan tertinggi dibandingkan KOH dan NaOH. Dampak kegiatan meliputi pengurangan limbah organik, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan kesadaran lingkungan. Program ini terbukti efektif dalam mengimplementasikan teknologi tepat guna berbasis potensi lokal yang mendukung ekonomi sirkular dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan