Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH KOMUNIKASI INTERNAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI Bani, Marlinda Pala
Inspirasi Ekonomi : Jurnal Ekonomi Manajemen Vol. 4 No. 2 (2022): Inspirasi Ekonomi : Jurnal Ekonomi Manajemen
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/ie.v4i2.2233

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan: 1) Pengaruh Komunikasi Internal terhadap Kinerja Pegawai; 2) pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai dan 3) Pengaruh Komunikasi Internal dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Variabel yang digunakan terdiri dari: Komunikasi Internal (X1), Motivasi Kerja (X2) dan Kinerja Pegawai (Y). Seluruh variabel diukur dengan skala likert. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Dari data primer dilakukan penyebaran kuesioner yang dibagikan kepada 38 orang responden. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linear sederhana. Hasil analisis regresi sederhana yang menunjukkan pengaruh antara Variabel Komunikasi Internal (X1) terhadap Variabel Kinerja Pegawai (Y) sebesar 0,942. Hasil analisis regresi sederhana yang menunjukkan pengaruh antara Variabel Motivasi Kerja (X2) terhadap Variabel Kinerja Pegawai (Y) sebesar 0,968. Sedangkan hasil analisis regresi berganda antara Komunikasi Internal (X1) dan Motivasi Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y) secara bersama-sama. sebesar 0,969, oleh karena itu hasil penelitian menunjukan bahwa Komunikasi Internal (X1) dan Motivasi Kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai (Y).
MAGANG MAHASISWA SEBAGAI GERBANG AWAL MEMASUKI DUNIA KERJA Aksa, Adi Faisal; Taolin, Maximus Leonard; Bani, Marlinda Pala; Bria Seran, Rikhardus; Timo, Fredirikus; Lake, Yeremias; Tati Taena, Emanuel
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i2.420

Abstract

Magang merupakan kegiatan yang harus dilalui mahasiswa sebagai awal menuju dunia kerja. Magang merupakan masa transisi sehingga harus dipersiapkan secara baik. Keseluruhan bentuk kegiatan magang menjadi wadah untuk mengasah kemampuan dan pengembangan kompetensi secara praktis untuk mempersiapkan diri di masa akan datang. Mahasiswa akan dapat mengetahui sistem kerja dan kendala-kendala yang dihadapi pada lokasi magang, sehingga semakin terampil untuk bekerja dan siap memasuki gerbang dunia kerja. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor melaksanakaan kegiatan magang pada beberapa lokasi, seperti perusahaan, organisasi, lembaga, atau instansi. Lokasi-lokasi tersebut tersebar di beberapa kabupaten/kota yang ada di Pulau Timor, salah satunya Kabupaten Malaka. Pelaksanaan kegiatan magang selama kurang lebih 45 hari kerja di lokasi magang, dengan tujuan agar mahasiswa merasakan proses menerapkan keilmuan atau kompetensi yang didapat selama menjalani masa pendidikan, di dunia kerja secara langsung. Magang adalah kegiatan yang sangat penting dan bisa dijadikan sebagai gerbang awal untuk mendapatkan karir di masa depan; memiliki dampak yang baik bagi peningkatan kualitas sebelum memasuki dunia kerja; meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, memperluas jaringan profesional, mengembangkan kemampuan beradaptasi, memperoleh umpan balik dan evaluasi, serta meningkatkan peluang kerja; dan diharapakan mahasiswa dapat meningkatkan kedisiplinan, kreativitas, kesopanan, adaptasi, komunikasi, dan kemajuan aktivitas kegiatan.
MAGANG: PENINGKATAN HARD SKIL DAN SOFT SKILL MAHASISWA Aksa, Adi Faisal; Lake, Yeremias; Klau, Anggelina Delfiana; Bani, Marlinda Pala
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i3.530

Abstract

Magang yang menekankan pada aspek hard skill dan soft skill adalah ringkasan yang menjelaskan bagaimana magang meningkatkan kompetensi teknis (hard skill) dan kualitas interpersonal (soft skill) mahasiswa, yang keduanya saling melengkapi untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Tujuan magang untuk mengimplementasikan ilmu, tantangan yang dihadapi, serta hasil berupa peningkatan hard skill (misalnya, pemahaman prosedur kerja) dan soft skill (seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan memecahkan masalah). Dengan pelaksanaan magang oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Timor yang telah menerapkan hard skill dan soft skill, maka sangat membantu dalam pelaksanaan tugas, serta membantu dalam adaptasi, komunikasi, dan kolaborasi di lingkungan kerja yang dinamis. Kedua jenis keterampilan tersebut saling melengkapi dan sama-sama penting untuk mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi dunia profesional setelah selesai pendidikan dari perguruan tinggi.
PKM PEMANFAATAN MARKETPLACE SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN PEMASARAN KOPI TUBU DI DESA TUBU KECAMATAN BIKOMI NILULAT KABUPATEN TTU Lake, Yeremias; Taolin, Maximus L; Aziz, Syaefudin; Amleni, Wilfridus; Taena, Emanuel Tati; Bani, Marlinda Pala
Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Umum Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58290/jupemas.v4i3.543

Abstract

Desa Tubu di Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, memiliki potensi sumber daya alam yang beragam, salah satunya adalah komoditas kopi. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal karena masyarakat belum memahami proses pengolahan yang dapat meningkatkan nilai tambah ekonomis, belum melakukan pemasaran secara digital (melalui marketplace atau media sosial), serta masih kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha yang baik dan benar. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dalam pengolahan kopi agar memiliki nilai tambah, menganalisis potensi pemasaran digital melalui platform e-commerce dan media sosial, serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manajemen keuangan hasil usaha kopi. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi survei lapangan, Focus Group Discussion (FGD), serta pelatihan dan pendampingan intensif dengan tema pemanfaatan marketplace sebagai media promosi dan pemasaran. Kegiatan PKM telah dilaksanakan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat Desa Tubu. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan mitra, khususnya dalam pemanfaatan marketplace sebagai media promosi dan pemasaran untuk memperluas jangkauan pasar produk Kopi Tubu.
PERAN PEMBELAJARAN DIGITAL TERHADAP PENGEMBANGAN KOMPETENSI TENAGA KERJA; PERSPEKTIF SISTEM: PERAN PEMBELAJARAN DIGITAL TERHADAP PENGEMBANGAN KOMPETENSI TENAGA KERJA; PERSPEKTIF SISTEM Rado, Bernadus Ghawa; Thein, Imelda; Bani, Marlinda Pala
Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Organisasi (JMBO)
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64626/jmbo.v4i2.549

Abstract

Transformasi digital telah mendorong organisasi untuk mengadopsi berbagai bentuk pembelajaran digital sebagai strategi utama pengembangan kompetensi tenaga kerja. Namun, efektivitas pendekatan ini masih bervariasi, terutama ketika diterapkan pada konteks organisasi dengan tingkat kesiapan teknologi dan budaya pembelajaran yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan metode ulasan naratif Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara tematis bagaimana pembelajaran digital mempengaruhi pengembangan kompetensi tenaga kerja melalui mekanisme kognitif, perilaku, dan sosial. Hasil studi menunjukkan bahwa pembelajaran digital berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi teknis, termasuk literasi digital dan keterampilan analitis, serta memperkuat kompetensi kognitif seperti berpikir kritis dan kelincahan belajar. Namun, pengembangan kompetensi lunak membutuhkan dukungan ekosistem pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis kolaborasi yang terintegrasi dengan praktek kerja nyata. Studi ini juga mengidentifikasi bahwa faktor-faktor organisasi seperti budaya belajar, kepemimpinan digital, dan kesiapan infrastruktur berperan sebagai moderator penting bagi efektivitas pembelajaran digital. Secara teoritis, studi ini memperluas penerapan Teori Modal Manusia, Pandangan Berbasis Sumber Daya, dan Teori Pembelajaran Sosial dalam konteks pembelajaran digital. Temuan-temuan ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi organisasi dalam merancang strategi pembelajaran dan pengembangan yang lebih adaptif dan berbasis bukti, serta menawarkan arah penelitian baru yang berfokus pada efektivitas jangka panjang dan perbandingan lintas industri.