Siti Suleha
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TRANSFORMASI MORAL: STRATEGI PROGRESIF LEMBAGA DAKWAH NURUT TARBIYAH DALAM MEMBINA AKHLAK SISWA DI SMA 2 NEGERI GOWA Ibnu Azka; Siti Suleha
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v2i2.391

Abstract

Artikel ini mendiskusikan strategi lembaga dakwah nurut tarbiyah dalam membina akhlak siswa (i) di SMA Negeri 2 Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan analisis deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui tahap observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu pembina siswa, pengurus lembaga nurut tarbiyah, dan siswa (i) SMA Negeri 2 Kabupaten Gowa. Pertanyaan utama dalam penelitian ini adalah ; bagaimana strategi lembaga nurut tarbiyah dalam membina akhlak siswa di SMA 2 Negeri Gowa dan bagaimana peluang dan tantangan strategi tersebut di era modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga dakwah nurut tarbiyah melakukan strategi pembinaan akhlak dengan ; pertama, melakukan kajian setiap jum’at. kedua, Tahsinul Qira’ah serta melaksanakan safari kegiatan islami jika memasuki bulan ramadhan. Strategi tersebut dilakukan melalui pendekatan persuasif baik dilakukan oleh lembaga dakwah sendiri, maupun melibatkan guru dan alumni dalam proses pembinaan akhlak siswa di SMA 2 Negeri Gowa.
PENERAPAN TEORI BELAJAR KOGNITIF BERBASIS PROJEK BASED LEARNING (PBL) DALAM PROSES PEMBELAJARAN BILANGAN CACAH KELAS III SD NEGERI 004 LONG KALI Siti Suleha
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.30610

Abstract

One of the fundamental topics in mathematics taught in third grade of elementary school is whole numbers, which serve as an essential foundation for understanding counting concepts, arithmetic operations, and solving everyday problems. This study aims to describe the application of cognitive learning theory in the teaching process of whole numbers in the third grade of SD Negeri 004 Long Kali. The research uses a qualitative approach with respondents consisting of teachers, students, and the school principal. Respondents were selected using purposive sampling based on the research objectives. Snowball sampling occurred through the involvement of participants in line with the selected respondents. The research procedure began with the researcher designing instruments and learning tools based on the application of cognitive learning theory in the teaching of whole numbers, and the research was conducted using interviews and observations. Data analysis was carried out by drawing preliminary and final conclusions throughout the interview process. The research findings show that the teacher respondent had prepared, implemented, and evaluated student engagement and understanding by applying cognitive learning theory in the teaching process of whole numbers. Student respondents had prepared for, participated in, and completed group assignments, and the principal respondent had facilitated the preparation, implementation, and evaluation stages.
TRANSFORMASI MORAL: STRATEGI PROGRESIF LEMBAGA DAKWAH NURUT TARBIYAH DALAM MEMBINA AKHLAK SISWA DI SMA 2 NEGERI GOWA Ibnu Azka; Siti Suleha
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v2i2.391

Abstract

Artikel ini mendiskusikan strategi lembaga dakwah nurut tarbiyah dalam membina akhlak siswa (i) di SMA Negeri 2 Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan dengan analisis deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui tahap observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu pembina siswa, pengurus lembaga nurut tarbiyah, dan siswa (i) SMA Negeri 2 Kabupaten Gowa. Pertanyaan utama dalam penelitian ini adalah ; bagaimana strategi lembaga nurut tarbiyah dalam membina akhlak siswa di SMA 2 Negeri Gowa dan bagaimana peluang dan tantangan strategi tersebut di era modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga dakwah nurut tarbiyah melakukan strategi pembinaan akhlak dengan ; pertama, melakukan kajian setiap jum’at. kedua, Tahsinul Qira’ah serta melaksanakan safari kegiatan islami jika memasuki bulan ramadhan. Strategi tersebut dilakukan melalui pendekatan persuasif baik dilakukan oleh lembaga dakwah sendiri, maupun melibatkan guru dan alumni dalam proses pembinaan akhlak siswa di SMA 2 Negeri Gowa.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERWAWASAN MULTIKULTURAL DI LEMBAGA PENDIDIKAN: STUDI LITERATUR KONTEMPORER DARI 3 NEGARA (INDONESIA, MALAYSIA, DAN AMERIKA SERIKAT) Ramadhani Fajri; Rusni Pasia; Sigit Purwanto; Siti Suleha; Suminah; Soni Liston Hanafi; Wahyu Adi Triantoro; Yulina Eva Riany
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50483

Abstract

Multicultural education is a crucial instrument for fostering social cohesion and minimizing polarization in the global era. This study aims to analyze contemporary trends, instructional strategies, and structural barriers in implementing multicultural education through a systematic literature review. Data were extracted from 12 reputable academic articles published between 2021 and 2026, encompassing journals indexed in SINTA (Indonesia) and SCOPUS (Indonesia, Malaysia, and the United States). Employing thematic synthesis, the study reveals three primary findings. First, Indonesia excels in integrating tolerance through local wisdom and religious moderation to unite hundreds of ethnic groups. Second, Malaysia focuses on structural interventions via collaborative co-curricular activities to reduce invisible ethnic segregation among students. Third, the United States leads in instructional micro-pedagogy by standardizing Culturally Responsive Teaching (CRT) methods to mitigate teacher bias. Universally, a shared global paradox emerges: the implementation of inclusive character values is routinely sidelined by macro-level institutional pressures prioritizing standardized, quantitative academic metrics. This study concludes that successful multicultural education demands an adaptive curriculum coupled with rigorous intercultural teacher training. Recommendations are directed toward education ministries to reform assessment tools and teacher-training institutions to institutionalize mandatory CRT coursework.