Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Korelasi Beban Kerja Dengan Kinerja Perawat Andi Niartiningsih; Noviani Munsir; Nurul Hidayah Nur; Nur Miftahul Jannah; Mene Paradilla; Nurfitriani
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v3i2.874

Abstract

Kinerja adalah kuantitas atau kualitas sesuatu yang dihasilkan atau jasa yang diberikan oleh seseorang yang melakukan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan beban kerja dengan kinerja perawat di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif menggunakan studi observasional dengan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah perawat Instalasi Rawat Inap di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar dengan proporsional random sampling yang berjumlah 73 responden. Analisis penelitian menggunakan Uji Chi Square dengan taraf signifikan 0.05. Hasil penelitian menunjukkan beban kerja tinggi berhubungan dengan rendahnya kinerja perawat, maka semakin tinggi beban kerja maka kinerja perawat tersebut akan menjadi rendah karena perawat melaksanakan tugas keperawatan yang tidak sesuai dengan tanggung jawabnya sehingga pelayanan yang diberikan akan kurang maksimal. Disarankan untuk beban kerja sebaiknya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki perawat sehingga mampu mengimbangi sulitnya pekerjaan melalui pemberian pelatihan-pelatihan, perlunya meningkatkan manajemen keperawatan dengan membuat SOP khususnya pembagian tugas dan waktu bekerja perawat sehingga dapat disesuaikan dengan beban kerja perawat.
Analisis Aktivitas Value Added dan Non Value Added Menggunakan Value Stream Mapping di Apotek Rawat Jalan Niartiningsih, Andi; Paradilla, Mene; Nurfitriani, Nurfitriani; Nur, Nurul Hidayah; Takwa, Muhammad
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.47602

Abstract

Value stream mapping is a tool in lean management used to identify activities that provide added value to customers and activities that do not provide added value (non value added) that can cause waste. The purpose of this study was to analyze value added and non value added activities using value stream mapping in the outpatient pharmacy of Haji Regional Hospital, Labuang Baji Regional Hospital and Makassar City Regional Hospital. This type of research is quantitative research using a sequential explanatory approach. The sample in this study used 110 prescription samples at the pharmacy. Data analysis in this study used univariate tests. The results showed that based on value stream mapping, the value added (VA) guarantee for finished drug prescriptions was 14.06 minutes (24.58%) and non value added (NVA) was 43.13 minutes (75.42%). Cash-based drug prescriptions VA 32.45 minutes (59.10%) and NVA 22.45 minutes (40.90%). Mixed drug prescriptions guaranteed VA 40.59 minutes (57.87%) and NVA 29.54 minutes (42.13%). The drug prescription became a cash mixture of VA 37.9 minutes (24.98%) and NVA 113.8 minutes (75.02%). The calculation of the ratio of value added to non-value added exceeded 30%, meaning it is not a lean enterprise. It is recommended that hospital management reduce waiting time, optimize drug stock, and train human resources to speed up the service process.
Patient Experience Terhadap Kepuasan Pasien Pengguna Mobile JKN RSUD Majene Sulawesi Barat Nurfitriani, Nurfitriani; Nur, Nurul Hidayah; Niartiningsih, Andi; Paradilla, Mene; Takwa, Muhammad
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49208

Abstract

Eksplorasi “a new model of care” dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit saat ini untuk meningkatan kualitas dan mutu pelayanan sangatlah penting dan dibutuhkan. Salah satunya dengan pengembangan kualitas yang berfokus pada pasien yaitu patient experience karena memberikan kesempatan kepada penyedia pelayanan untuk meningkatkan strategi pembuatan keputusan, dan untuk memenuhi harapan pasien. Mobile JKN, sebagai aplikasi layanan kesehatan yang digunakan oleh jutaan peserta, sering kali mendapat keluhan terkait keterlambatan sistem dalam memproses permintaan pengguna. Hal ini berdampak langsung pada kepuasan, terutama ketika pengguna memerlukan layanan cepat dalam situasi darurat atau mendesak.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan patient experience terhadap kepuasan pasien pengguna Mobile JKN di RSUD Majene Sulawesi Barat. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, dengan sampel sebanyak 150 responden. Hasil penelitian menujukkan terdapah hubungan yang signifikan antara patient experience terhadap kepuasan pengguna mobile JKN di RSUD Majene Sulawesi Barat. Keberhasilan penggunaan aplikasi Mobile JKN dalam meningkatkan kepuasan pengguna akan memperkuat citra rumah sakit dan mempercepat pencapaian universal health coverage secara digital. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan digital bukan sekadar perbaikan teknis, tetapi juga bagian dari kebijakan strategis jangka panjang dalam pelayanan publik yang berkeadilan.
Gizi Anak Sekolah di Desa Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Nur, Nurul Hidayah; Niartiningsih, Andi; Nurfitriani, Nurfitriani; Paradilla, Mene
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.903

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa penyulihan kesehatan tentang gizi anak sekolah untuk meningkatkan status kesehatan di Desa Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Melalui pelaksanaan sosialisasi yang telah dilakukan dengan baik, peserta diberikan pengetahuan tentang langkah-langkah hidup sehat sehingga terbentuk kesadaran pribadi, keluarga dan seluruh anggotanya yang dimana anak-anak berusia 5-17 tahun. Permasalahan gizi dan kesehatan terutama pada anak dapat dicegah melalui kegiatan edukasi yang diberikan lewat penyuluhan kesehatan. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa memberikan penyuluhan kesehatan gizi seimbang pada anak – anak Sebelum sosialisasi, peserta dimana seorang ibu mengisi kuesioner untuk mengukur pemahaman dan sikap mereka terkait gizi anak sekolah. Hasil kuesioner tersebut menjadi dasar evaluasi awal untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kesadaran seorang ibu sebelum sosialisasi dilakukan. Setelah sosialisasi, peserta diminta untuk mengisi kuesioner yang sama guna mengevaluasi perubahan pemahaman, sikap, dan kesiapan mereka tentang gizi anak seklolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang langkah-langkah untuk menjalani perilaku hidup yang menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan terutama untuk anak sekolah. Evaluasi ini memberikan indikasi bahwa sosialisasi gizi anak sekolah menambah pengetahuan ibu-ibu mengenai gizi seimbang dan perubahan perilaku gizi yang baik, sehingga dapat meningkatkan status kesehatan dan gizi anak. Manfaat kegiatan ini adalah para ibu mengetahui pentingnya gizi seimbang untuk mencegah terjadinya masalah gizi pada anak dan meningkatkan status kesehatan serta gizi anak. Sebagai langkah lanjutan, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan keberlanjutan pemahaman dan sikap yang telah ditingkatkan oleh peserta.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Niartiningsih, Andi; Nur, Nurul Hidayah; Nurfitriani, Nurfitriani; Paradilla, Mene
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.904

Abstract

Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan sosialisasi yang telah dilakukan dengan baik, peserta diberikan pengetahuan tentang langkah-langkah hidup sehat sehingga terbentuk kesadaran pribadi, keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Metode penyuluhan yang interaktif dan partisipatif digunakan untuk mengajak peserta aktif terlibat dalam pembelajaran. Sebelum sosialisasi, peserta mengisi kuesioner untuk mengukur pemahaman dan sikap mereka terkait hidup bersih. Hasil kuesioner tersebut menjadi dasar evaluasi awal untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kesadaran peserta sebelum sosialisasi dilakukan. Setelah sosialisasi, peserta diminta untuk mengisi kuesioner yang sama guna mengevaluasi perubahan pemahaman, sikap, dan kesiapan mereka terhadap hidup bersih. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang langkah-langkah untuk menjalani perilaku hidup yang menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan. Evaluasi ini memberikan indikasi bahwa sosialisasi PHBS telah memberikan dampak positif pada peserta dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan mereka terhadap kebakaran. Sebagai langkah lanjutan, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan keberlanjutan pemahaman dan sikap yang telah ditingkatkan oleh peserta. Kolaborasi dengan pihak terkait seperti pihak desa atau kecamatan dan dinas kesehatan juga dapat memperkuat upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sosialisasi Pentingnya Perilaku Bersih dan Hidup Sehat (PHBS) Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani; Mene Paradilla
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): JIPMAS : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Karya Inovatif Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65255/jipmas.v2i1.67

Abstract

Community service aims to provide an understanding of clean and healthy living behavior to the community. Through socialization that has been carried out well, participants are given knowledge about the steps for healthy living so that personal awareness is formed, the family and all its members are able to help themselves in the health sector and have an active role in community activities. Interactive and participatory counseling methods are used to invite participants to be actively involved in learning. Before the socialization, participants filled out a questionnaire to measure their understanding and attitudes regarding clean living. The results of the questionnaire are the basis for an initial evaluation to determine the level of knowledge and awareness of participants before socialization is carried out. After socialization, participants were asked to fill out the same questionnaire to evaluate changes in their understanding, attitude and readiness towards clean living. The evaluation results showed a significant increase in participants' understanding of the steps for living a life that maintains cleanliness and meets health standards. This evaluation provides an indication that the PHBS socialization has had a positive impact on participants in increasing their awareness and preparedness for fires. As a further step, it is necessary to carry out regular monitoring and evaluation to ensure the continuity of the understanding and attitudes that have been improved by participants. Collaboration with related parties such as village or sub-district officials and health services can also strengthen efforts to improve the level of public health.
PENGARUH MARKETING MIX 4A TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PASIEN Niartiningsih, Andi; Nur, Nurul Hidayah; Nurfitriani, Nurfitriani; Paradilla, Mene; Takwa, Muhammad
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Juni 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i2.15

Abstract

Loyalitas merupakan salah satu kunci sukses dalam memenangkan persaingan bisnis saat ini. Pelanggan yang loyal secara tidak langsung dapat membantu mempromosikan jasa kepada orang-orang terdekatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Marketing Mix 4A terhadap kepuasan dan  loyalitas pasien di Rumah Sakit Beriman Balikpapan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif menggunakan studi observasional dengan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah  perawat di Rumah Sakit Beriman Balikpapan yang berjumlah 340 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh marketing mix terhadap loyalitas pasien dan terdapat pengaruh kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien. Disarankan kepada pihak manajemen rumah sakit agar dapat ditingkatkan dengan memastikan bahwa layanan medis dan interaksi staf sesuai dengan harapan dan kebutuhan pasien, serta menyediakan pelatihan bagi tenaga kesehatan untuk berkomunikasi secara empatik.