Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Toddopulia Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Niartiningsih, Andi; Nur, Nurul Hidayah; Nurfitriani, Nurfitriani; Paradilla, Mene
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i3.904

Abstract

Pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan sosialisasi yang telah dilakukan dengan baik, peserta diberikan pengetahuan tentang langkah-langkah hidup sehat sehingga terbentuk kesadaran pribadi, keluarga dan seluruh anggotanya mampu menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas masyarakat. Metode penyuluhan yang interaktif dan partisipatif digunakan untuk mengajak peserta aktif terlibat dalam pembelajaran. Sebelum sosialisasi, peserta mengisi kuesioner untuk mengukur pemahaman dan sikap mereka terkait hidup bersih. Hasil kuesioner tersebut menjadi dasar evaluasi awal untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kesadaran peserta sebelum sosialisasi dilakukan. Setelah sosialisasi, peserta diminta untuk mengisi kuesioner yang sama guna mengevaluasi perubahan pemahaman, sikap, dan kesiapan mereka terhadap hidup bersih. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang langkah-langkah untuk menjalani perilaku hidup yang menjaga kebersihan dan memenuhi standar kesehatan. Evaluasi ini memberikan indikasi bahwa sosialisasi PHBS telah memberikan dampak positif pada peserta dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan mereka terhadap kebakaran. Sebagai langkah lanjutan, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan keberlanjutan pemahaman dan sikap yang telah ditingkatkan oleh peserta. Kolaborasi dengan pihak terkait seperti pihak desa atau kecamatan dan dinas kesehatan juga dapat memperkuat upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sosialisasi Pentingnya Perilaku Bersih dan Hidup Sehat (PHBS) Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani; Mene Paradilla
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): JIPMAS : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Karya Inovatif Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65255/jipmas.v2i1.67

Abstract

Community service aims to provide an understanding of clean and healthy living behavior to the community. Through socialization that has been carried out well, participants are given knowledge about the steps for healthy living so that personal awareness is formed, the family and all its members are able to help themselves in the health sector and have an active role in community activities. Interactive and participatory counseling methods are used to invite participants to be actively involved in learning. Before the socialization, participants filled out a questionnaire to measure their understanding and attitudes regarding clean living. The results of the questionnaire are the basis for an initial evaluation to determine the level of knowledge and awareness of participants before socialization is carried out. After socialization, participants were asked to fill out the same questionnaire to evaluate changes in their understanding, attitude and readiness towards clean living. The evaluation results showed a significant increase in participants' understanding of the steps for living a life that maintains cleanliness and meets health standards. This evaluation provides an indication that the PHBS socialization has had a positive impact on participants in increasing their awareness and preparedness for fires. As a further step, it is necessary to carry out regular monitoring and evaluation to ensure the continuity of the understanding and attitudes that have been improved by participants. Collaboration with related parties such as village or sub-district officials and health services can also strengthen efforts to improve the level of public health.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien di RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan Andi Niartiningsih; Nurfitriani Nurfitriani; Nurul Hidayah Nur; Mene Paradilla
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31989

Abstract

Kepuasan pasien adalah suatu keadaan yang dirasakan oleh seseorang setelah ia mengalami suatu tindakan atau hasil dari tindakan yang memenuhi harapan-harapannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan studi observasional analitik dengan rancangan cross sectional stud. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien umum yang melakukan pelayanan di Instalasi Rawat Jalan yaitu 6.992 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan stratified random sampling dengan jenis proportional random sampling sebanyak 121 responden. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji univariat dan bivariat (chi square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pasien dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Disarankan manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanandengan membuat alur prosedur pelayanan yang tidak berbelit-belit, membuat kesigapan perawat yang cepat dan tanggap untuk membantu pasien dan menanyakan kebutuhan pasien.
Analisis Aktivitas Value Added dan Non Value Added Menggunakan Value Stream Mapping di Apotek Rawat Jalan Andi Niartiningsih; Mene Paradilla; Nurfitriani Nurfitriani; Nurul Hidayah Nur; Muhammad Takwa
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.47602

Abstract

Value stream mapping is a tool in lean management used to identify activities that provide added value to customers and activities that do not provide added value (non value added) that can cause waste. The purpose of this study was to analyze value added and non value added activities using value stream mapping in the outpatient pharmacy of Haji Regional Hospital, Labuang Baji Regional Hospital and Makassar City Regional Hospital. This type of research is quantitative research using a sequential explanatory approach. The sample in this study used 110 prescription samples at the pharmacy. Data analysis in this study used univariate tests. The results showed that based on value stream mapping, the value added (VA) guarantee for finished drug prescriptions was 14.06 minutes (24.58%) and non value added (NVA) was 43.13 minutes (75.42%). Cash-based drug prescriptions VA 32.45 minutes (59.10%) and NVA 22.45 minutes (40.90%). Mixed drug prescriptions guaranteed VA 40.59 minutes (57.87%) and NVA 29.54 minutes (42.13%). The drug prescription became a cash mixture of VA 37.9 minutes (24.98%) and NVA 113.8 minutes (75.02%). The calculation of the ratio of value added to non-value added exceeded 30%, meaning it is not a lean enterprise. It is recommended that hospital management reduce waiting time, optimize drug stock, and train human resources to speed up the service process.
Patient Experience Terhadap Kepuasan Pasien Pengguna Mobile JKN RSUD Majene Sulawesi Barat Nurfitriani Nurfitriani; Nurul Hidayah Nur; Andi Niartiningsih; Mene Paradilla; Muhammad Takwa
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49208

Abstract

Eksplorasi “a new model of care” dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit saat ini untuk meningkatan kualitas dan mutu pelayanan sangatlah penting dan dibutuhkan. Salah satunya dengan pengembangan kualitas yang berfokus pada pasien yaitu patient experience karena memberikan kesempatan kepada penyedia pelayanan untuk meningkatkan strategi pembuatan keputusan, dan untuk memenuhi harapan pasien. Mobile JKN, sebagai aplikasi layanan kesehatan yang digunakan oleh jutaan peserta, sering kali mendapat keluhan terkait keterlambatan sistem dalam memproses permintaan pengguna. Hal ini berdampak langsung pada kepuasan, terutama ketika pengguna memerlukan layanan cepat dalam situasi darurat atau mendesak.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan patient experience terhadap kepuasan pasien pengguna Mobile JKN di RSUD Majene Sulawesi Barat. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study, dengan sampel sebanyak 150 responden. Hasil penelitian menujukkan terdapah hubungan yang signifikan antara patient experience terhadap kepuasan pengguna mobile JKN di RSUD Majene Sulawesi Barat. Keberhasilan penggunaan aplikasi Mobile JKN dalam meningkatkan kepuasan pengguna akan memperkuat citra rumah sakit dan mempercepat pencapaian universal health coverage secara digital. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan digital bukan sekadar perbaikan teknis, tetapi juga bagian dari kebijakan strategis jangka panjang dalam pelayanan publik yang berkeadilan.
PENGARUH MARKETING MIX 4A TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PASIEN Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani Nurfitriani; Mene Paradilla; Muhammad Takwa
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 1 No 2 (2025): Vol. 1 No. 2 Juni 2025
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v1i2.15

Abstract

Loyalitas merupakan salah satu kunci sukses dalam memenangkan persaingan bisnis saat ini. Pelanggan yang loyal secara tidak langsung dapat membantu mempromosikan jasa kepada orang-orang terdekatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Marketing Mix 4A terhadap kepuasan dan  loyalitas pasien di Rumah Sakit Beriman Balikpapan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif menggunakan studi observasional dengan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini adalah  perawat di Rumah Sakit Beriman Balikpapan yang berjumlah 340 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh marketing mix terhadap loyalitas pasien dan terdapat pengaruh kepuasan pasien terhadap loyalitas pasien. Disarankan kepada pihak manajemen rumah sakit agar dapat ditingkatkan dengan memastikan bahwa layanan medis dan interaksi staf sesuai dengan harapan dan kebutuhan pasien, serta menyediakan pelatihan bagi tenaga kesehatan untuk berkomunikasi secara empatik.
Analysis of Waiting Time for Patient Service Using Lean Concept in Outstanding Installations Stella Maris Hospital Muhammad Takwa; Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani Nurfitriani; Mene Paradilla
International Journal of Medicine and Health Vol. 4 No. 1 (2025): International Journal of Medicine and Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijmh.v4i1.5469

Abstract

Hospitals worldwide are increasingly concerned about the performance of outpatient services, which contribute significantly to their revenue and are projected to surpass inpatient services in importance. As the demand for medical care continues to grow, outpatient services could generate even greater financial returns for hospitals. This study aims to evaluate patient service wait times at Stella Maris Hospital Makassar's outpatient department using the lean methodology. A mixed-methods approach was employed, involving the measurement of wait times for 100 patients and interviews with eight informants, including the head of the outpatient department (1 person), admission officers (3 individuals), the hospital director (1 person), and nurses (3 individuals). The interview data were analyzed through processes of data reduction, visualization, and conclusion formulation. A patient care process flowchart was created to assess data quality. Findings indicate the absence of an integrated hospital information system (SIMRS), leading to issues such as long queues at the pick-up counter, delays in doctor availability, and inefficiencies in order processing. Recommendations include integrating SIMRS across the hospital, implementing system improvements, and quantifying outcomes for effective decision-making.
PENGARUH DYNAMIC CAPABILITIES TERHADAP VALUE INNOVATION RSUD KOTA MAKASSAR Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani Nurfitriani; Mene Paradilla; Muhammad Takwa
Jurnal Spektrum Kesehatan Vol 2 No 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Juni 2026
Publisher : PT. Media Ilmiah Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/rum-kes.v2i2.89

Abstract

Dynamic capabilities  yang mencakup kemampuan  sensing, seizing, dan transforming menjadi faktor strategis dalam mendorong rumah sakit untuk beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan nilai tambah bagi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dynamic capabilities terhadap value innovation pada RSUD Kota Makassar dalam menghadapi dinamika lingkungan layanan kesehatan yang semakin kompleks dan kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 123 tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dynamic capabilities berpengaruh positif dan signifikan terhadap value innovation. Kemampuan organisasi dalam mengidentifikasi peluang, mengambil keputusan strategis, serta melakukan transformasi layanan terbukti mampu meningkatkan kualitas pelayanan, efisiensi operasional, dan kepuasan pasien. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kapabilitas dinamis sebagai strategi utama dalam menciptakan inovasi nilai di sektor pelayanan kesehatan publik. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu memperhatikan dam merancang kebijakan berbasis inovasi serta memperkuat daya saing organisasi secara berkelanjutan.
Pengaruh Komitmen Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior Iqbal Mochtar; Andi Niartiningsih; Nurul Hidayah Nur; Nurfitriani; Muhammad Takwa; Mene Paradilla
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2025): April
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v2i4.457

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan perilaku sukarela yang dilakukan karyawan di luar tugas dan tanggung jawab formalnya, namun berkontribusi terhadap efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komitmen organisasional terhadap OCB pada perawat di RSUP XY. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasional dan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling, sehingga seluruh perawat yang memenuhi kriteria, sebanyak 106 orang, dijadikan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap OCB perawat (p = 0,003). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi komitmen karyawan terhadap organisasi, semakin baik pula kinerja yang ditunjukkan. Kinerja yang optimal tersebut selanjutnya mendorong munculnya perilaku OCB, yaitu perilaku kerja yang melampaui standar dan tuntutan formal organisasi. Berdasarkan hasil tersebut, manajemen rumah sakit perlu memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kondisi lingkungan kerja. Upaya yang dapat dilakukan antara lain menciptakan suasana kerja yang nyaman melalui pengelolaan kualitas udara, pencahayaan yang memadai, penyediaan fasilitas dan peralatan kerja yang sesuai, serta membangun lingkungan nonfisik yang kondusif, seperti hubungan kerja yang harmonis, suasana yang bersahabat, lingkungan yang bersih, tenang, sejuk, dan bebas dari gangguan yang dapat mengurangi kenyamanan kerja.