Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Combination of Image Improvement on Segmentation Using a Convolutional Neural Network in Efforts to Detect Liver Disease Umilizah, Nia; Octavia, Pipin; Kesuma, Lucky Indra; Rayani, Ira; Suedarmin, Muhammad
JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Vol. 7 No. 2 (2024): Vol. 7 No. 2 (2024): Issues January 2024
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jite.v7i2.10221

Abstract

Liver disease is a disease caused by various factors such as the spread of viruses. Liver damage causes the ability to break down red blood cells to be disrupted. Detection of liver disease can be done using the segmentation. Segmentation is useful for separating an area of the liver in an image from other areas. Segmentation carried out manually requires experts and a long time, so automatic segmentation is needed. CNN can be used to perform automatic segmentation. One of the CNN architectures is the U-Net architecture. Segmentation requires quality images to improve recognition of image patterns, so image improvement is needed in the form of contrast enhancement. Contrast improvement was carried out by taking Green Channel images. Contrast enhancement was carried out using the Contrast Stretching and CLAHE methods. The image improvement results show MSE and SSIM values 66.1844 and 0.7088. Evaluation of the image improvements obtained provides significant changes. The improved image is used at the segmentation stage. Segmentation is carried out using the U-Net architecture. The segmentation results obtained performance evaluation values in the form of accuracy 99.6%, sensitivity 98.9%, and specificity 99.7%. This shows that the proposed method can detect liver disease in liver images well
Multi-Stage CNN: U-Net and Xcep-Dense of Glaucoma Detection in Retinal Images Desiani, Anita; Priyanta, Sigit; Ramayanti, Indri; Suprihatin, Bambang; Rio Halim, Muhammat; Geovani, Dite; Rayani, Ira
Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Vol 5 No 4 (2023): October
Publisher : Department of Electromedical Engineering, POLTEKKES KEMENKES SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/jeeemi.v5i4.314

Abstract

Glaucoma is a chronic neurological disease in the human eye where there is damage to the nerves which causes vision loss to blindness. Glaucoma can be detected by classifying retinal images. Several previous studies that classified glaucoma did not perform segmentation beforehand. Segmentation is needed to extract the features of the optic disc and optic cup from retinal images that are used to detect glaucoma. This study proposes two stages in the detection of glaucoma, namely the segmentation and classification stages. Segmentation is carried out using the U-Net architecture. Classification is done using a new architecture, namely Xcep-Dense. The Xcep-Dense architecture is a new architecture which is the result of a combination of the Xception and DenseNet architectures. At the segmentation stage, accuracy, recall, precision, and F1-score values are obtained above 90%. The Cohen’s kappa value has a value above 85% and loss below 20%. At the classification stage, accuracy and specification values were obtained above 85%, sensitivity and F1-score above 80%, and Cohen’s kappa above 70%. The predicted image obtained at the segmentation stage has a very similar appearance to the ground truth. Based on the results of the performance evaluation obtained, it shows that the method proposed in this study is feasible in detecting glaucoma.Glaucoma,
Mengembangkan Kemampuan Sosial dan Emosional Melalui Perencanaan Pembelajaran PAUD Laura, Angel; Bantali, Ampun; Hartaty, Diva Trisna; Rayani, Ira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30097

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan tahap penting dalam pengembangan dasar-dasar kemampuan anak yang mencakup aspek kognitif, afektif, psikomotorik, sosial, dan emosional. Artikel ini menyoroti pentingnya pengembangan kemampuan sosial emosional pada anak usia dini, yang sering kali diabaikan oleh pendidik dan orang tua meskipun memiliki dampak signifikan terhadap kesuksesan akademis dan hubungan interpersonal di masa depan. Dengan pendekatan kualitatif dan studi literatur, penulis menganalisis berbagai sumber untuk mendukung argumen tentang perlunya perencanaan pembelajaran yang efektif yang mengintegrasikan aspek sosial emosional dalam kurikulum PAUD. Hasil analisis menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang sistematis dan terstruktur sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung interaksi positif. Metode seperti pembiasaan dan sosiodrama diidentifikasi sebagai strategi yang efektif dalam membangun kemampuan anak untuk memahami dan mengelola emosi mereka. Dengan perhatian yang tepat terhadap perkembangan sosial emosional, anak-anak tidak hanya akan lebih siap menghadapi tantangan akademis, tetapi juga akan memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan yang sehat. Dengan demikian, pengembangan sosial emosional menjadi fondasi penting dalam membentuk individu yang cerdas dan adaptif dalam berbagai situasi sosial.
Manajemen Lembaga Pendidikan di RA Al-Idrusyiyah Binjai Rayani, Ira; Abelia, Anggun; Arini, Neyza Dwi; Nabila, Sindy; Ningsih, Arie Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30563

Abstract

Manajemen lembaga pendidikan pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi utama bagi terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam bagaimana manajemen dilaksanakan di RA Al-Idrusyiyah Binjai berdasarkan delapan komponen manajemen pendidikan, mulai dari kurikulum, peserta didik, pendidik, sarana prasarana, pembiayaan, hubungan masyarakat, layanan khusus hingga evaluasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa RA Al-Idrusyiyah telah menerapkan prinsip-prinsip manajemen pendidikan sesuai teori kontemporer. Namun, beberapa komponen seperti layanan khusus dan evaluasi eksternal masih perlu penguatan. Temuan ini memberikan kontribusi penting terhadap penguatan tata kelola PAUD berbasis nilai, profesionalisme, dan kecerdasan majemuk.
Upaya Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Ular Naga Hasibuan, Rabitah Hanum; Rayani, Ira; Putri, Nadia Annisa; Arini, Neyza Dwi; Nabila, Sindy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui permainan tradisional "Ular Naga". Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di TK Ananda, Binjai Barat, Sumatera Utara, selama dua siklus dari tanggal 28 Oktober hingga 9 November 2024. Subjek penelitian berjumlah 29 anak, terdiri dari 13 perempuan dan 16 laki-laki. Data dikumpulkan melalui observasi dan lembar penilaian, serta dianalisis secara deskriptif dengan persentase keberhasilan. Indikator yang diamati meliputi konsentrasi, keseimbangan, kekuatan, dan kelentukan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata kemampuan motorik kasar anak dari 35,34% pada kondisi awal, menjadi 68,96% pada siklus I, dan meningkat signifikan menjadi 84,48% pada siklus II. Mayoritas anak mencapai kategori “Berkembang Sangat Baik” (BSB). Hasil ini menunjukkan bahwa permainan "Ular Naga" efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak, dan direkomendasikan untuk digunakan di PAUD.
Peran Pendidikan Islami dalam Membentuk Kecerdasan Spiritual Anak Tunadaksa: Studi di SLB IT Sahabat Al-Qur’an Binjai Rayani, Ira; Fitri, Annisa; Marina, Dewi; Munziah, Munziah; Bantali, Ampun
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5 No 2 (2025): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/alifbata.v5i2.1123

Abstract

This study was conducted to examine the role of Islamic education in shaping the spiritual intelligence of children with disabilities at SLB IT Sahabat Al-Qur'an Binjai. Qualitative methods with a case study approach have been used in this study. Data have been collected through direct observation, in-depth interviews, and documentation. Various religious activities such as congregational prayer, memorizing prayers, learning the stories of the prophets, and practicing morals in everyday life have been consistently implemented and have been proven to contribute to strengthening the spiritual aspects of children. Learning to memorize the Qur'an has also been used as a means of developing self-confidence and emotional stability of children with disabilities. Support from teachers, parents, and the social environment has been identified as a major factor in the success of this process. Thus, an inclusive and adaptive Islamic education approach is highly recommended to be further developed in order to shape the spiritual quotient of children with special needs.
School Exterior Design Arrangement in Creating an Educational Environment at Baitul Hijrah Binjai Kindergarten Rayani, Ira; Daufiza, Asyifa; Alfarezka Sitepu , Tasya; Bantali, Ampun
Alifbata : Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Alifbata
Publisher : STAI Darul Kamal Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/alifbata.v6i1.1568

Abstract

Penataan desain eksterior sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan edukatif bagi anak usia dini karena ruang luar sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermain, tetapi juga sebagai media belajar yang mendukung perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penataan desain eksterior TK Baitul Hijrah Binjai dalam menciptakan lingkungan edukatif. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan kondisi eksisting desain eksterior sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan dokumentasi kondisi lapangan pada area bermain luar ruang, penataan alat permainan, elemen peneduh, vegetasi, dan jalur sirkulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain eksterior TK Baitul Hijrah Binjai telah menyediakan ruang luar yang mendukung aktivitas bermain anak, namun penataan alat permainan belum terzonasi dengan jelas, kondisi permukaan bermain masih kurang rata, serta pemanfaatan vegetasi dan elemen lingkungan belum terintegrasi dengan kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa desain eksterior TK Baitul Hijrah Binjai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai lingkungan edukatif melalui penataan desain yang lebih terstruktur, aman, dan ramah anak agar dapat mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal.