Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN LIVING QUR'AN ATAS PEMBENTUKAN KELUARGA ISLAMI DALAM TAFSIR AL-MISBAH Auliyah, Iqna; Rusli, Ris'an; Suryanto, Totok Agus
Living Islam: Journal of Islamic Discourses Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/lijid.v7i2.5646

Abstract

This study addresses the challenges faced by Muslim families in applying Qur'anic values in the modern era. Amid globalization and rapid social changes, many Muslim families struggle to balance spiritual values with modern life demands, often leading to internal conflicts, decreased quality of relationships among family members, and difficulties in maintaining family harmony and sustainability. This research aims to analyze the Qur'anic values relevant to Islamic families, focusing on the Tafsir Al-Misbah by M. Quraish Shihab, which provides a deep and contextual interpretation of Qur'anic verses related to family. The research employs a qualitative method with a documentation study approach, collecting data through literature review and in-depth analysis of Tafsir Al-Misbah. The theory used is the Living Quran theory, which emphasizes the importance of applying Qur'anic teachings in daily life as practical guidance. The findings reveal that Tafsir Al-Misbah highlights fundamental values such as compassion, justice, effective communication, and responsibility as key pillars in forming a harmonious and prosperous Islamic family. These findings are expected to enrich understanding of the application of Qur'anic teachings in the family context and provide practical guidance for Muslims in improving family life quality. Keywords: Qur'an, Islamic family, Tafsir Al-Misbah, family values, family formation, Islamic teachings.   Tantangan yang dihadapi keluarga Muslim dalam menerapkan nilai-nilai Al-Qur'an di era modern. Di tengah arus globalisasi dan perubahan sosial yang cepat, banyak keluarga Muslim mengalami kesulitan dalam menjaga keseimbangan antara nilai-nilai spiritual dan tuntutan kehidupan modern, yang sering kali berujung pada konflik internal, penurunan kualitas hubungan antar anggota keluarga, serta ketidakmampuan dalam mempertahankan keharmonisan dan keberlanjutan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai Al-Qur'an yang relevan bagi keluarga Islami, dengan berfokus pada tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab, yang menawarkan interpretasi mendalam dan kontekstual terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi dokumentasi, di mana data dikumpulkan melalui telaah literatur dan analisis mendalam terhadap Tafsir Al-Misbah. Teori yang digunakan adalah teori Living Quran, yang menekankan pentingnya penerapan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman praktis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Misbah menyoroti nilai-nilai fundamental seperti kasih sayang, keadilan, komunikasi efektif, dan tanggung jawab sebagai pilar utama dalam membentuk keluarga Islami yang harmonis dan sejahtera. Temuan ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang aplikasi ajaran Al-Qur'an dalam konteks keluarga dan memberikan panduan praktis bagi umat Islam dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga. Kata Kunci: Al-Qur'an, keluarga Islami, tafsir Al-Misbah, nilai-nilai keluarga, pembentukan keluarga, ajaran Islam.
HARMONY OF HUSBAND-WIFE RELATION IN ISLAMIC RELIGION: MUBADALAH AND ATTACHMENT THEORY INTEGRATIVE ANALYSIS ON AL-BAQARAH 223 Auliyah, Iqna; Kusnadi; Apriyanti; Ghozi Mubarok; Mohammad Fatah
Religi: Jurnal Studi Agama-agama Vol. 21 No. 02 (2025)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/rejusta.v2i2.6843

Abstract

This study aims to analyze in depth the harmony in husband and wife relations as implied in Surah al-Baqarah verse 223. This study integrates two relevant theoretical frameworks, namely the Mubadalah theory and Attachment theory. The Mubadalah theory, with its focus on reciprocal and mutual relations, is used to examine the implications of the verse on the dynamics of equal and mutually beneficial interactions in marriage. Meanwhile, the Attachment theory, which emphasizes emotional bonds and the need for security in relationships, is applied to understand how the verse contributes to the formation and maintenance of intimacy and emotional support between husband and wife. This study uses a qualitative approach that is library research. In interpreting the verse, this study uses the tahlili method. The primary data sources in this study are several classical and contemporary tafsir books, the mubadalah theory book by Faqihuddin Abdul Kodir and the attachment theory psychology book by John Bowlby. The secondary data in this study are: articles, journals, dissertations, family relationship books, and scientific papers which are relevant to the discussion of this study. The results of the study show that the integrative analysis of the mubadalah theory towards QS. Surah al-Baqarah verse 223; the wife has the same rights in the household, both in intimate relationships, love, rights and obligations as well as in decision making. Meanwhile, the integrative analysis of the Attachment theory with QS. Surah al-Baqarah verse 223 implicitly shows that the husband is the caregiver for his wife and the wife is the caregiver for her husband. The sacred agreement in marriage requires both the wife and husband to be present not only physically but also emotionally so that both become a safe place in the household. Keywords: Harmony, Al-Baqarah 223, Mubadalah, Attachment   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam harmoni dalam relasi suami istri sebagaimana tersirat dalam Surah al-Baqarah ayat 223. Penelitian ini mengintegrasikan dua kerangka teoritis yang relevan, yaitu teori Mubadalah dan teori Attachment. Teori Mubadalah, dengan fokusnya pada relasi timbal balik dan kesalingan, digunakan untuk mengkaji implikasi ayat terhadap dinamika interaksi yang setara dan saling menguntungkan dalam perkawinan. Sementara itu, teori Attachment, yang menekankan pada ikatan emosional dan kebutuhan akan rasa aman dalam hubungan, diterapkan untuk memahami bagaimana ayat tersebut berkontribusi pada pembentukan dan pemeliharaan keintiman serta dukungan emosional antara suami dan istri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat kepustakaan (Library Research). Dalam menafsirkan ayat, penelitian ini menggunakan metode tahlili. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu beberapa kitab tafsir klasik dan kontemporer, buku teori mubadalah karya Faqihuddin Abdul Kodir dan buku psikologi attachment theory karya John Bowlby. Adapun data sekunder dalam penelitian ini yaitu: artikel, jurnal, disertasi, buku relasi keluarga, dan karya tulis ilmiah yang mana relevan dengan pemembahasan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis integratif teori mubadalah terhadap QS. Surah al-Baqarah ayat 223; istri memiliki hak yang sama dalam rumah tangga, baik dalam hubungan intim, cinta kasih, hak dan kewajiban serta dalam pengambilan keputusan. Sedangkan Analisis integratif teori Attachment dengan QS. Surah al-Baqarah ayat 223 secara implisit menunjukkan bahwa suami adalah pengasuh bagi istrinya dan istri adalah pengasuh bagi suaminya. Perjanjian sakral dalam pernikahan menuntut pasangan baik istri/suami tidak hanya hadir secara fisik tapi juga hadir secara emosional sehingga keduanya sam-sama menjadi tempat aman dalam rumah tangga.   Kata Kunci: Harmoni, Al-Baqarah 223, Mubadalah, Attachment