Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Serapan Nitrogen dan Fosfor Rumput Laut Codium sp. Pada Limbah Cair Tambak Udang Super Intensif Nur, Fauzia; Lestari, Dian; Mahfud, Chairul Rusyd; Saharuddin; Yuniati, Dewi
SIGANUS: Journal of Fisheries and Marine Science Vol 4 No 1 (2022): SIGANUS: Journal of Fisheries and Marine Science
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/siganus.v4i1.1933

Abstract

Uji coba budidaya rumput laut Codium sp. dengan bobot bibit berbeda pada media penumbuhan berupa limbah cair tambak udang super intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan rumput laut Codium sp. dalam menyerap unsur nitrogen dan fosfor dari media budidaya udang. Penelitian dilakukan selama 45 hari di Instalasi Tambak Percobaan (ITP) Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau (BPPBAP), Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar. Wadah yang digunakan adalah kotak plastik berukuran 87 cm x 64 cm dengan ketinggian air di dalam wadah 40 cm. Penelitian terdiri atas 4 perlakuan bobot Codium sp. yaitu A (50 g), B (100 g), C (50 g) dan D (200 g) dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Analisis data menggunakan ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95% dan uji lanjut W-Tuckey menggunakan perangkat lunak SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penyerapan yang dilakukan oleh rumput laut Codium sp. dengan bobot bibit 200 g yang menghasilkan laju penyerapan N-total tertinggi 0.1133±0.01155% sedangkan laju penyerapan P-Total tertinggi yaitu pada bobot 100 g dengan nilai 0.00500±0.002646%. A B S T R A C T Cultivation of Codium sp. seaweed with different seed weights on the growth media in the form of super intensive shrimp pond liquid waste is a promising method for seaweed aquaculture. The study was conducted for 45 days at the Experimental Pond Installation (ITP) Research and Development Center for Brackish Water Aquaculture (BPPBAP), Punaga Village, Mangarabombang District, Takalar Regency. A plastic box is used by the container in this research measuring 87 cm x 64 cm with a water level of 40. The study consisted of 4 weight treatments of Codium sp. namely A (50 g), B (100 g), C (50 g) and D (200 g) and each treatment was repeated three times. Data of research is analyzed by ANOVA with a 95% confidence level and further W-Tuckey test using SPSS version 23 software. The results showed that there was an effect of absorption by seaweed Codium sp. with a seed weight of 200 g resulting in the highest N-total absorption rate of 0.1133±0.01155%, while the highest P-Total absorption rate was at a weight of 100 g with a value of 0.00500±0.002646%.
INDEKS HEPATOSOMATIK (HSI) DAN TINGKAT KEMATANGAN GONAD (TKG) IKAN CAKALANG (Katsuwonus Pelamis) DI PERAIRAN MAJENE Yuniati, Dewi; Alam Nasyrah, Adhiara Firdhita; Zulfiani, Zulfiani; Darsiani, Darsiani; Nur, Fauzia; Lestari, Dian
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v3i2.156

Abstract

Pengaruh Probiotik Em4 Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Lestari, Dian; Indah Sari Arbit, Nur; Askari, Hajriani; Nur, Fauzia; Ansar, Muh.
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture Vol 8, No 1 (2024): SAT edisi Maret
Publisher : Departemen Akuakultur FPIK UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/sat.v8i1.21976

Abstract

Probiotik Effective Microorganisme 4 (EM4) mengandung 90% bakteri Lactobacillus casei dan Streptomyces casei yang mampu meningkatkan daya serap nutrisi dalam pakan, sehingga dapat digunakan sebagai cadangan makanan untuk meningkatkan pertumbuhan organisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis probiotik EM4 pada pakan buatan terhadap pertumbuhan dan sintasan benih ikan nila. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan Air Tawar Seppong Matakali, Kabupaten Polewali Mandar. Metode dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan yang terdiri dari perlakuan A (tanpa penambahan probiotik atau kontrol), perlakuan B (penambahan probiotik EM4 15 mL/kg pakan), perlakuan C (penambahan probiotik EM4 20 mL/kg pakan), dan perlakuan D (penambahan probiotik EM4 25 mL/kg pakan). Benih yang digunakan berukuran 3-4 cm dengan berat rata-rata 1,13±0,93 gram/ekor. Selama pemeliharaan benih diberi pakan pellet PF 1000 sebanyak 5% dari bobot tubuh dengan frekuensi pemberian pakan sebanyak 3 kali sehari. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penambahan berbagai dosis probiotik EM4 pada pakan buatan dengan dosis 0, 15 mL, 20 mL, dan 25 mL memberikan pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan ikan nila, namun tidak berpengaruh nyata (p>0,05) terhadap sintasan benih ikan nila. Penambahan probiotik EM4 dengan dosis 20 mL/kg pakan memberikan hasil yang terbaik dengan pertumbuhan berat mutlak sebesar 25,00 g, laju pertumbuhan harian sebesar 83,33% dan sintasan benih sebesar 97,67%.
Pengenalan dan Pemetaan Lokasi Budidaya Perairan bagi Nelayan Desa Tandung menggunakan Unmanned Aerial Vehicle Noor, Rahmat Januar; Mahfud, Chairul Rusyd; Nur, Fauzia; Nasyrah, Adiara Firdhita Alam
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v5i2.3371

Abstract

Purpose: Improving community understanding of coastal spatial conditions, providing coastal spatial information in Tandung Village. Methodology: The location of the activity is in Tandung Village, Tinambung District, West Sulawesi. The activity went through the counseling stage, data recording using DJI 4 brand unmanned aerial vehicle (UAV) technology. The results of the data recording were processed using Agisoft software to produce a coastal spatial map. At the end of the activity, an evaluation was carried out to determine the achievement of the activity's objectives. Results: The community, especially the village government, began to recognize the use of technology for mapping that had never been seen directly before. The community was very enthusiastic when shown and given the opportunity to see the operation of drones for mapping. Information is available regarding the use of space activities on the coast of Tandung Village, especially related to the aquaculture activity and attracting the attention of the village government to initiate comprehensive spatial mapping in Tandung Village. Conclusions: Community service activities in Tandung Village have succeeded in increasing government and community understanding of UAV technology for mapping, which has encouraged initiatives to utilize drones in identifying land use for fisheries, agriculture, and plantations. Limitations: A fairly large coastal area requires time to record data using drones. Contribution: The results of the activity contribute to the provision of spatial data on coastal utilization in Tandung Village along with identification of potential that can be explored.
Edukasi Pengelolaan Sampah pada Lokasi Wisata Bahari Kelompok Sadar Wisata Pantai Barane Kecamatan Banggae Timur Noor, Rahmat Januar; Nur, Fauzia; Mahfud, Chairul Rusyd; Nasyrah, Adiara Firdhita Alam; Ihsan, Muhammad Nur
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 9 No 2 (2025): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v9i2.23812

Abstract

The issue of marine debris is part of the Sustainable Development Goals (SDGs) topic, especially on agenda 12 related to responsible consumption and production and agenda 14 marine ecosystems. The existence of community activities on the coast including tourism can be a source of marine debris problems because they contribute to the increase in waste from tourists. Barane Beach, Majene Regency is a tourism development area where one of the groups actively managing the area is the Barane Beach Tourism Awareness Group (POKDARWIS). The method of implementing activities using the counseling method and technology procurement includes three stages, namely: (1) coastal clean-up action, (2) waste management education, and (3) procurement of separate trash bins. The results of the education activities show an increase in public perception regarding the cleanliness of waste at coastal tourist locations and a good understanding of waste management.
Estimasi kesesuaian perairan untuk marikultur berbasis kualitas air dan pendekatan spasial-temporal di Pulau Karampuang, Sulawesi Barat Mahfud, Chairul Rusyd; Noor, Rahmat Januar; Nur, Fauzia; Ihsan, Muhammad Nur; Nur, Rahmi; Darsiani, Darsiani; Lestari, Dian; Surianti, Surianti
Agrokompleks Vol 25 No 2 (2025): Vol 25 No 2 (2025): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v25i2.953

Abstract

Mariculture activities play a significant role in contributing to the country's foreign exchange, as many of its products are exported abroad. Mamuju Regency, situated in West Sulawesi Province, is part of the eastern region of Indonesia and boasts vast potential for mariculture due to its abundant natural resources. However, farmers face several challenges, particularly oceanographic factors such as large waves, variations in freshwater input, and nutrient concentrations from land-based activities. These factors can negatively impact aquaculture media and alter oceanographic conditions, potentially threatening cultivation. The goal of this study was to examine the spatial and temporal dynamics of oceanographic conditions and assess the feasibility of waters for mariculture activities. The research was conducted in the waters around Karampuang Island in Mamuju Regency, using a descriptive quantitative approach. This involved determining sampling stations, measuring water quality both in situ and ex situ, analyzing data to assess the suitability of the waters for mariculture, and creating a GIS-based land suitability map. The results show that the water conditions in Karampuang Island are pretty dynamic, with varying water quality parameters observed, indicating diverse suitability for mariculture. For seaweed cultivation, station 3 was categorized as quite suitable, while stations 1 and 2 were considered appropriate. However, for KJA system cultivation, only station 1 consistently supports cultivation. Further studies are needed to monitor the water quality periodically and conduct cultivation trials to optimize farming activities.
The Growth of Nannochloropsis sp. Using Wastewater from Vannamei Shrimp and Milkfish Cultivation: Pertumbuhan Nannochloropsis sp. dengan Menggunakan Limbah Cair Budidaya Udang Vaname dan Bandeng Ansar, Muh.; Irmansyah; Darsiani, Darsiani; Yuniati, Dewi; Nur, Fauzia; Tartila, Shobrina Silmi Qori; Harahap, Antoni; Febri, Suri Purnama; Mutalib, Yanti
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i2.2025.71-78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunnan limbah cair budidaya udang vaname dan bandeng sebagai media pertumbuhan Nannochloropsis sp. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april 2024. Selama 9 Hari di Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) Poniang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 (dua) perlakuan masing-masing 3 (tiga) ulangan yaitu perlakuan A (limbah cair budidaya udang vaname), perlakuan B (limbah cair budidaya ikan bandeng. Parameter yang diuji pertumbuhan harian, dan kepadatan populasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis ragam (Independent-Samples T Test). Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh penggunaan limbah cair budidaya udang dan bandeng untuk pertumbuhan Nannochloropsis sp. berpengaruh nyata (p<0,05) pada hari ke-4 dengan nilai pertumbuhaan harian tertinggi diperoleh pada perlakuan A (limbah cair budidaya udang vaname) yaitu 71.333 sel/mL. Sedangkan kepadatan populasi tertinggi diperoleh pada perlakuan A (limbah cair budidaya udang vaname) yaitu 54.889 sel/mL, sedangkan perlakuan B 40.889 sel/mL.
PENDAMPINGAN WATER QUALITY MANAGEMENT KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN SIPODALLE’ KECAMATAN TINAMBUNG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TAMBAK SULAWESI BARAT Nasyrah, Adiara Firdhita Alam; Nur, Fauzia; Mahfud, Chairul Rusyd; Noor, Rahmat Januar; Nur, Muhammad
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1794

Abstract

Coastal communities in Tinambung Subdistrict, West Sulawesi utilize the potential of traditional aquaculture in their area. POKDAKAN Sipodalle is one of the traditional aquaculture systems with a polyculture method between milkfish and vanamei shrimp. However, the constraints faced are declining production yields as a result of crop failure due to commodities attacked by pests and diseases. One of the crucial things that need to be considered is water quality. The purpose of the activity is to increase knowledge for the Sipodalle' Fish Cultivation Group (POKDAKAN) about traditional pond water quality. The availability of water quality measurement tools managed by partners to increase productive cultivation. The activity was held on Monday, June 22, 2024 at the Tandung Village Office Hall, Tinambung District, West Sulawesi Province. The main participants of this service were Sipodalle' POKDAKAN, but also involved students and lecturers. The method applied was training using presentation methods and hands-on practice on how to use water quality checking tools. The results of the service activities showed an increase in farmers' knowledge related to traditional pond water quality management, techniques and SOPs for checking pond water quality. Furthermore, from this activity, the group of farmers obtained water quality checking tools and farmers already know how to use these tools. The results of the training opened the insight of farmers to pay attention to shrimp health through water quality control from water quality measurement tools provided including DO meters, pH meters, and thermometers. The end result is that farmers can monitor water quality to prevent pond water problems including optimizing growth and better yields. The community service activities carried out have been carried out smoothly and well. Partner problems related to lack of knowledge about water quality are overcome through understanding water quality parameters effectively.
The Reproductive Biology of Goby Amphidromous Dusky Sleeper (Eleotris fusca Forster, 1801) in Ummiding River, Polewali Mandar, West Sulawesi: Biologi Reproduksi Ikan Gobi Amfidromus Dusky Sleeper (Eleotris fusca Forster, 1801) di Sungai Ummiding, Polewali Mandar, Sulawesi Barat Nasyrah, Adiara Firdhita Alam; Lestari, Dian; Nur, Fauzia; Nur, Muhammad
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 26 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v26i3.2025.141-152

Abstract

Eleotris fusca merupakan spesies ikan gobi amfidromus yang ditemukan melimpah di perairan Sulawesi Barat, dan khususnya pada fase pasca larva dan juvenilnya dikenal sebagai ikan "penja", makanan khas daerah dengan kandungan gizi tinggi. Ikan ini bermigrasi memanfaatkan habitat sungai dan laut. Namun, aktivitas penangkapan ikan yang intensif selama fase awal kehidupan di muara, ditambah dengan degradasi habitat mengancam keberlanjutan populasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biologi reproduksi E. fusca di Sungai Ummiding, Sulawesi Barat, untuk mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan. Pengambilan sampel dilakukan setiap bulan dari bulan Juni hingga September 2024. Sampel ikan dikumpulkan menggunakan alat kejut listrik (12 volt, 9 amp) dengan pola zig-zag berlawanan arah arus sungai sejauh 200 m selama 30 menit dan disimpan dalam botol sampel. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Perikanan, UPA Laboratorium Terpadu, Universitas Sulawesi Barat. Hasil penelitian menunjukkan rasio jenis kelamin (1:1,47). Kematangan gonad tertinggi terjadi antara bulan Juni dan Agustus. Ikan betina menunjukkan nilai IKG yang lebih tinggi dan fekunditas berkisar antara 912 hingga 27.910 butir telur. Penelitian ini memberikan data dasar yang penting untuk mengembangkan strategi pengelolaan perikanan berkelanjutan, termasuk pengaturan penangkapan ikan, perlindungan habitat, dan upaya domestikasi.