Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The IMPLEMENTASI MODEL CPS DENGAN METODE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR SISWA AKUNTANSI Malau, Marshanda Cristina Sari; Gary Ganda Tua Sibarani, Choms; Aida Silalahi, Sondang; Herliani, Rini
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v7i1.2294

Abstract

Problem-solving abilities and student learning outcomes are essential things to pay attention to in learning. This research aims to describe the effectiveness of applying the Creative Problem-Solving model assisted by the mind mapping method in improving problem-solving abilities and learning outcomes in tax administration subjects with the subject matter of Corporate Income Tax payable. The research was carried out using the classroom action research method in two cycles. Each cycle consists of two meetings, divided into four stages: planning, action, observation, and reflection. The subjects of this research were students of XI AKL 2 SMK Negeri 1 Pematangsiantar, totalling 33 students. The data collection techniques used in this research are observation and tests. The percentage of the average value of problem-solving ability in cycle I was 60.60% and increased in cycle II to 88.75%. Meanwhile, for student learning outcomes in cycle I, the percentage of classical completion was 48.4%; in cycle II, it increased to 100%. So, the Creative Problem-Solving model assisted by the Mind Mapping method can improve problem-solving abilities and student learning outcomes.
PEER GROUP COURSE FOR MOTHER: PEMBENTUKAN KARAKTER IBU DALAM MENCEGAH STUNTING DI DESA PERCUT KEC. PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Hidayat, Nasrullah; Rahmansyah Nasution, Armin; Gary Ganda Tua Sibarani, Choms; Fikri Hasibuan, Ali
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2872-2878

Abstract

Kelompok dasawisma Desa Percut yang merupakan satu kelompok yang dibentuk oleh pemerintah Desa sebagai wadah perkumpulan  ibu-ibu yang peka terhadap permasalahan gizi dan kesehatan. Mitra Kelompok Dasa Wisma di Desa Percut tersebar di berbagai Dusun. Pemilihan lokasi ini adalah mengingat stunting menjadi urgen untuk diatasi karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia. Kondisi ini mencerminkan bahwa permasalahan stunting ini sangat serius dikarenakan memiliki dampak yang sangat besar terhadap pertumbuhan anak. Salahsatunya yaitu gangguan pada perkembangan fisik, psikologis atau IQ, mudah sakit, serta pertumbuhan pengetahuan dan kecerdasan yang dimiliki kurang. Semua faktor tersebut tidak terlepas dari kurangnya asupan gizi dan pola asuh orangtua  merawat anak bayi dan balita nya. Maka diharapkan yang paling utama adalah pengetahuan orangtua agar dapat mengatahui indikasi stunting supaya bisa dicegah sedini mungkin. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi bagi ibu-ibu yang memiliki anak balita maupun yang sedang hamil. Menyikapi permasalah mitra ini, maka para pengabdi merumuskan tujuan kegiatan yang dilaksanakan dengan memberikan edukasi, informasi dan pembentukan karakter ibu agar dapat mencegah dan mengatasi masalah stunting. Sehingga hasil yang dicapai adalah meningkatnya pengetahuan ibu dalam mencegah stu ting dan pembentukan karkter ibu dalam merawat bayi dan balita nya serta pola asuh yang baik dengan konsep “knowledge, feeling, loving, dan acting. Kursus kelompok peer untuk ibu tentang pencegahan mengacu pada memberikan pemahaman pertumbuhan dan perkembangan anak-anak yang terganggu karena kekurangan gizi atau faktor-faktor kesehatan lainnya.
PEER GROUP COURSE FOR MOTHER: PEMBENTUKAN KARAKTER IBU DALAM MENCEGAH STUNTING DI DESA PERCUT KEC. PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Hidayat, Nasrullah; Rahmansyah Nasution, Armin; Gary Ganda Tua Sibarani, Choms; Fikri Hasibuan, Ali
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2872-2878

Abstract

Kelompok dasawisma Desa Percut yang merupakan satu kelompok yang dibentuk oleh pemerintah Desa sebagai wadah perkumpulan  ibu-ibu yang peka terhadap permasalahan gizi dan kesehatan. Mitra Kelompok Dasa Wisma di Desa Percut tersebar di berbagai Dusun. Pemilihan lokasi ini adalah mengingat stunting menjadi urgen untuk diatasi karena berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia. Kondisi ini mencerminkan bahwa permasalahan stunting ini sangat serius dikarenakan memiliki dampak yang sangat besar terhadap pertumbuhan anak. Salahsatunya yaitu gangguan pada perkembangan fisik, psikologis atau IQ, mudah sakit, serta pertumbuhan pengetahuan dan kecerdasan yang dimiliki kurang. Semua faktor tersebut tidak terlepas dari kurangnya asupan gizi dan pola asuh orangtua  merawat anak bayi dan balita nya. Maka diharapkan yang paling utama adalah pengetahuan orangtua agar dapat mengatahui indikasi stunting supaya bisa dicegah sedini mungkin. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi bagi ibu-ibu yang memiliki anak balita maupun yang sedang hamil. Menyikapi permasalah mitra ini, maka para pengabdi merumuskan tujuan kegiatan yang dilaksanakan dengan memberikan edukasi, informasi dan pembentukan karakter ibu agar dapat mencegah dan mengatasi masalah stunting. Sehingga hasil yang dicapai adalah meningkatnya pengetahuan ibu dalam mencegah stu ting dan pembentukan karkter ibu dalam merawat bayi dan balita nya serta pola asuh yang baik dengan konsep “knowledge, feeling, loving, dan acting. Kursus kelompok peer untuk ibu tentang pencegahan mengacu pada memberikan pemahaman pertumbuhan dan perkembangan anak-anak yang terganggu karena kekurangan gizi atau faktor-faktor kesehatan lainnya.
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN EFIKASI DIRI TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MELALUI KETERLIBATAN BELAJAR SISWA SMK SWASTA TAMAN SISWA KOTA PEMATANGSIANTAR Tio Magdalena Sarumpaet, Juliarta; Ruslan, Dede; Zainal, Andri; Thohiri, Roza; Gary Ganda Tua Sibarani, Choms
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.50927

Abstract

This study is motivated by the low level of learning motivation among Grade XI Accounting students at SMK Swasta Taman Siswa Pematangsiantar, as indicated by the lack of student participation in learning activities, low responsibility in completing assignments, and insufficient mastery of learning materials. These conditions are presumed to be influenced by the inadequate utilization of information technology, low levels of students’ self-efficacy, and insufficient student engagement in the learning process. This study aims to analyze the effect of information technology utilization and self-efficacy on learning motivation, both directly and indirectly through student engagement as a mediating variable. This study employs a quantitative approach with descriptive and verificative methods. The population consists of all Grade XI Accounting students at SMK Swasta Taman Siswa Pematangsiantar, totaling 70 students, with total sampling technique applied. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS) with the assistance of SmartPLS software. The results indicate that information technology utilization and self-efficacy have a positive and significant effect on both learning motivation and student engagement. Student engagement also has a positive and significant effect on learning motivation and is proven to mediate the relationship between information technology utilization and self-efficacy on learning motivation. Simultaneously, these variables contribute significantly to improving students’ learning motivation. The findings suggest that improving learning motivation is not only influenced by external factors such as technology but also by internal factors such as self-efficacy and active student engagement in the learning process. Therefore, efforts are needed to enhance the utilization of information technology, improve students’ self-efficacy, and encourage student engagement to achieve better learning motivation.
PENERAPAN MODEL PROBLEM SOLVING DENGAN PENDEKATAN KOLABORATIF UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA AKUNTANSI DI SMK NEGERI 1 KISARAN Julianti, Vina; Thohiri, Roza; Aida Silalahi, Sondang; Gary Ganda Tua Sibarani, Choms; Haryani Sitompul, Pratiwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.54239

Abstract

The problem in this study is the low activity and learning outcomes of students. The purpose of this study is to improve the activity and learning outcomes of 34 students of class X AKL I SMKN 1 Kisaran by applying the problem solving model with a collaborative approach. This study is a classroom action research conducted in two cycles. Data collection techniques in this study are student learning activity observation sheets and learning outcome tests. The data analysis techniques of this study are quantitative data analysis and qualitative data analysis. From the student learning activity observation sheets, in cycle I there were 13 students (38.23%) who were included in the active and very active categories. In cycle II students who were included in the active and very active categories increased to 28 students (82.35%) and had met the success indicator ≥ 75%. The data analysis revealed an average pre-test score of 70.29, with 16 students (47.05%) completing the test. The cycle I post-test averaged 75, with 18 students (52.94%) completing the test. This increased to a cycle II post-test average of 86.47, with 30 students (88.23%) completing the test, meeting the success indicator of ≥85%. Based on this analysis, it can be concluded that the application of a problem-solving model with a collaborative approach can improve the learning activities and outcomes of accounting students at SMKN 1 Kisaran.