Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ESTIMASI OUTPUT SAPI BALI DI KECAMATAN BULIK KABUPATEN LAMANDAU Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Husein, Firdaus; Astuti, Erlina; Monasdir, Monasdir; Nugroho, A. Adhityawan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.21343

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai natural increase (NI), nilai net replacement rate (NRR), dan output pada sapi bali di Kecamatan Bulik. Materi dalam penelitian ini meliputi 106 orang peternak sebagai responden dan 366 ekor sapi bali. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan metode survay dengan teknik penggambilan data secara purposif sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan nilai natural increase (NI) sapi bali jantan dan betina keseluruhannya adalah 24,32% berdasarkan hasil penelitian ini maka nilai NI sapi bali tergolong sedang, Hasil estimasi output sapi Bali yaitu 24,67% dari populasi yang terdiri dari sisa replacement jantan 7,3% atau 27 ekor dan betina 10,32% atau 38 ekor serta ternak afkir jantan 3,73% atau 14 ekor dan betina 3,32% atau 12 ekor, kesimpulan pada penelitian ini menyatakan bahwa Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau dinyatakan layak untuk daerah pembibitan sapi Bali
PENYULUHAN DETEKSI BERAHI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN (IB) DI DESA SUMBER MULYA KABUPATEN LAMANDAU Nisfimawardah, Lailatun; Husein, Firdaus; Monasdir, Monasdir; Riskayanti, Riskayanti; Astuti, Erlina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5115-5121

Abstract

Potensi Sumber daya Alam (SDA) pada bidang peternakan terus mengalami peningkatan di Desa Sumber Mulya Kabupaten Lamandau. Peningkatan terjadi sebab masyarakat di Desa Sumber Mulya Kabupaten Lamandau mulai mengembangkan usaha peternakan. Meningkatnya keinginan masyarakat terhadap usaha ternak selaras dengan kebutuhan konsumsi protein hewani yang terus meningkat dari tahun ke tahun.  Hal tersebut akan berjalan selaras dengan adanya pengelolaan manajemen peternakan dengan baik. Permasalahan yang sering timbul ialah ternak tidak selalu bunting dalam tiap tahunnya. Rata-rata masyarakat masih menggunakan kawin alam sebagai alternatif pengembangan usaha peternakan khususnya sapi potong. Permasalahan ini semakin di perkuat dengan melemahnya deteksi berahi dan sistem rekording. Inseminasi Buatan (IB) merupakan salah satu teknologi reproduksi ternak apabila diterapkan akan efisien dan sistem kawin dan kebuntingan pada ternak dapat diatur. Perbandingan kawin alam 1 pejantan hanya bisa mengawinin 1 ekor betina akan tetapi jika menggunakan IB masyarakat tidak perlu membeli pemacek/pejantan cukup dilakukan secara inseminasi. Hal tersebut tentunya harus didukung oleh perencanaan IB dengan baik agar target kebuntingan tercapai. Metode partisipatif masyarakat melalui penyuluhan dan diskusi bersama masyarakat akan menghasilkan studi kasus dan dapat dipecahkan bersama melalui penjelasan gambar dalam brosur akan memberikan pemahaman lebih sederhana dan dipahami masyarakat.
OPTIMALISASI KOMPOSISI RANSUM UNGGAS BERBASIS LIMBAH SAWIT Husein, Firdaus; Dilfa, Muhammad; Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Monasdir, Monasdir; Astuti, Erlina
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4553

Abstract

Polutry farming in Central Kalimantan has shown a positive trend in the last 3 years. The increase in chicken farming causes the use of livestock rations to increase. Feeding is the largest contributor to production costs in the chicken farming industry, contributing 70-80% of production costs. The current increase in feed prices means that farmers have to look for new innovations to overcome this problem, where the price of animal feed rations is relatively cheaper and the nutrition obtained by livestock is still achieved. The innovation that can be used is using palm oil waste as a substitute for corn and rice bran. Palm kernel meal (BIS) is a by-product of the palm oil industry where the nutritional content obtained by BIS is very suitable as an alternative animal feed in terms of nutritional content and is easy to obtain at a relatively cheaper price. However, there is no model for formulating animal feed rations. So in this research, a model of animal feed ration formulation was created using the linear programming method to determine the optimal composition for preparing this animal feed ration. The objective function of this model is to minimize the price of animal feed rations. Before the model is used, model verification and validation is carried out which is useful for testing logical suitability and compatibility with the real system. The results of the model that has been created can reduce the cost of producing animal feed rations is 11%, which is the actual condition Rp. 6,800 and the model obtained is Rp. 6,114 where the nutrition obtained is relatively the same as actual conditions. Keywords: Palm Kernel Meal, Production Costs, Nutritional Requirements, Minimization.
ANALISIS RANTAI NILAI USAHA SAPI POTONG DENGAN POLA KEMITRAAN DI KALIMANTAN TENGAH Rianita, Resti; Husein, Firdaus; Sari, Ricca; Jordi, Roy
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4554

Abstract

This research aims to identify the role of profit sharing partnerships in value chain management, analyze the role of profit sharing partnerships in improving the performance of the beef cattle value chain, analyze the cost structure in beef cattle profit sharing partnerships and calculate and analyze the market margin created in the beef cattle value chain with a profit sharing system. The research was conducted from June 2023 to December 2023. This research is a survey research that explores data on respondents selected using purposive random sampling from beef cattle breeders with a profit sharing system in Lamandau Regency, Central Kalimantan Province. The sub-district with the largest population of beef cattle was selected, and respondents were taken proportionally from each sub-district. Data was analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The research results show that the role of profit sharing is very important in reducing capital and market creation, the performance of the value chain created provides value in accordance with the role of each supply chain involved. A cost structure that can be efficient because of the short market chain created, each chain can access infrastructure well and profitably. Breeders obtain a fairly high farmershare of 55% and adequate market margins for each actor involved.
Utilization of Various Diluents on the Quality of Frozen Semen from Saanen Goats Nisfimawardah, Lailatun; Husein, Firdaus; Astuti, Erlina; Monasdir, Monasdir; Riskayanti, Riskayanti; Nugroho, Antonius Adhityawan
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i1.p179-193

Abstract

Saanen goats have low semen volume per ejaculation but high concentration. This study was conducted at the Singosari Center Artificial Insemination (SCAI), Malang Regency, East Java. The purpose of this study was to determine the effect of using various diluents on the quality of Saanen goat semen. The samples used consisted of 3 male Saanen goats with body weights of 32.5 kg, 43 kg and 44.5 kg with ages of 1.5-2 years. The use of various different diluents consisted of tris aminomethane egg yolk diluent (Treatment 0), AndroMed® (Treatment I) and OvixCell® (Treatment II). The research method used a laboratory experimental method using a Randomized Block Design (RAK). Data analysis using Analysis of Variance (ANOVA) if there is a significant or very significant difference then further analysis using Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the use of various different diluents had no significant effect (P>0.05) on motility, viability and spermatozoa abnormalities. The research variables included volume, color, pH, odor, consistency, spermatozoa concentration, motility, viability and abnormality. The results showed that the use of various diluents was feasible to be used as diluents and was able to maintain normal motility>40%, spermatozoa survival and abnormality (<5%) against semen freezing.
MOTIVASI ANAK SEKOLAH DASAR DALAM MENGKONSUMSI SEGELAS SUSU DALAM MENDUKUNG KECERDASAN SEMPURNA Astuti, Erlina; Nugroho, A. Adhityawan; Husein, Firdaus; Monasdir, Monasdir; Desi, Donatalia; Sina, Florida
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3215-3220

Abstract

Kesadaran Masyarakat Indonesia tentang pentingnya gizi sempurna untuk kecerdasan anak masih dalam kategori rendah, pemahaman tentang susu sebagai pemenuh gizi seimbang juga masih kurang dan jumlah susu yang dikonsumsi masyarakat semakin menurun dari tahun ke tahun. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dorongan dalam diri individu dalam pentingnya minum susu untuk masyarakat usia anak-anak di perkampungan trans Kalimantan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyakarat dilakukan dengan serangkaian kegiatan diantaranya observasi, pengukuran tinggi badan dan berat badan, studi literatur, serta penyuluhan dan kegiatan minum susu bersama. Penyuluhan telah dilakukan di SD N Sumber Mulya Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau yang dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari siswa, guru, wali murid, dosen dan tenaga kependidikan serta mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa motivasi anak sekolah dasar dalam mengkonsumsi segelas susu tinggi sehingga perlu dibarengi dengan peningkatan pengetahuan masyarakat di perkampungan trans Kalimantan tentang pentingnya minum susu untuk memenuhi gizi sempurna.
Potensi Limbah Ternak Sapi Sebagai Pupuk Organik Untuk Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia Husein, Firdaus
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.11247

Abstract

Usaha pertanian yang dijalani kadang mengalami kendala karena pupuk yang digunakan terbilang langka dan mahal di Desa Sumber Mulya sehingga perlu penyuluhan dan pelatihan tentang pemanfaatan limbah ternak sapi terutama feses sapi untuk dijadikan pupuk organik padat yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman perkebunan para petani di Desa Sumber Mulya. Kegiatan ini diawali dengan proses identifikasi area sasaran yakni Desa Sumber Mulya kemudian dilanjutkan dengan observasi dan wawancara langsung dengan warga. Hasil kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik untuk mewujudkan pertanian ramah lingkungan di Desa Sumber Mulya didasarkan pada respons peserta sebagai pelaku pertanian sangat tertarik terhadap materi pelatihan sesuai dengan sasaran dan metode pelatihan. Keberadaan kelompok tani yang menggunakan pupuk organik yang mampu memberikan stimulus kepada masyakat setempat untuk melakukan pembuatan pupuk organik dari limbah ternak. Adanya kelompok tersebut menambah tingkat pendapatan masyarakat meskipun bukan menjadi pekerjaan tetap melainkan pekerjaan sampingan tetapi memiliki asas manfaat yang sangat besar yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat yang ada di Desa Sumber Mulya Kecamatan Bulik. Program pengabdian kepada masyarakat dimulai dari survei lokasi, penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk organik dari bahan dasar feses sapi. Peserta pelatihan juga memiliki antusiasme yang tinggi untuk memperoleh pengetahuan tentang teknologi pengolahan feses sapi menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan.  
POTENSI DAYA SAING PETERNAKAN RAKYAT SAPI POTONG DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH BAGIAN BARAT Husein, Firdaus; Monasdir, Monasdir; Astuti, Erlina; Hadu, Donatalia Desi; Sina, Florida
AGRIBIOS Vol 23 No 02 (2025): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i02.7261

Abstract

ABSTRACT Beef cattle farming plays a vital role in national meat supply and regional economic development. The western region of Central Kalimantan, comprising Kotawaringin Barat, Lamandau, and Sukamara Regencies, holds substantial potential for the development of this sector due to its abundant land and feed resources. This study aims to analyze the competitive and comparative advantages of beef cattle farming using the Policy Analysis Matrix (PAM) approach. The research was conducted from January to March 2025 using a census method involving 45 farmers (15 farmers per regency) with a minimum herd size of 15 head. Data collected included production costs, revenues, input–output prices, and policy factors influencing the farming system. The PAM analysis was employed to assess competitive advantage (Private Cost Ratio/PCR) and comparative advantage (Domestic Resource Cost Ratio/DRCR), as well as the impact of policy on profitability. The results showed that beef cattle farming in the western region of Central Kalimantan possesses a competitive advantage, with a PCR value of 0.65, and a comparative advantage, with a DRCR value of 0.58, indicating efficiency both financially and economically. Government support in the form of local feed subsidies and cattle vaccination programs has enhanced profitability, although price distortions remain for certain production inputs. Optimizing oil palm–cattle integration, improving feed quality, and strengthening market access were identified as key strategies to further enhance competitiveness in the future.