Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Educaplay pada Mata Pelajaran PPKn Nurmaizura, Dila; Munawarah, Dian Rabiatul; Putri, Madani; Asparini, Leila; Fardiansyah; Jaelani, Hermanto; Herianto, Edy
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 2 (2024): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i2.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) yang diintegrasikan dengan platform Educaplay dalam meningkatkan performa akademik siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat VII SMPN 16 Mataram. Investigasi dilakukan melalui metodologi kuantitatif dengan rancangan kuasi-eksperimental, mengadopsi desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Subjek penelitian mencakup keseluruhan siswa kelas VII, mulai dari VII-A sampai VII-D. Kelas VII-A dipilih sebagai kelompok yang menerima intervensi (eksperimen), sementara VII-C berfungsi sebagai kelompok pembanding (kontrol). Pengumpulan data melibatkan observasi dan evaluasi tertulis untuk mengukur capaian belajar PPKn di kedua kelompok. Analisis data melalui tahapan uji prasyarat dan pengujian hipotesis. Temuan penelitian mengungkapkan adanya dampak yang bermakna dari implementasi model CTL dengan dukungan Educaplay terhadap prestasi belajar peserta didik. Hal ini dikonfirmasi oleh hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0,019, lebih rendah dari ambang batas signifikansi 0,05. Konsekuensinya, hipotesis nol (Ho) ditolak, dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Tinjauan statistik deskriptif memaparkan bahwa rerata skor pra-tes untuk kelompok eksperimen adalah 73,8462, sedangkan kelompok kontrol mencapai 74,2308. Pasca intervensi, rerata skor kelompok eksperimen meningkat menjadi 86,1538, sementara kelompok kontrol hanya mencapai 75. Disparitas ini menegaskan bahwa kelas yang mendapatkan perlakuan khusus mengungguli kelas tanpa perlakuan dalam hal pencapaian akademik. Berdasarkan bukti-bukti tersebut, dapat diinferensikan bahwa pengintegrasian model pembelajaran CTL dengan media interaktif Educaplay memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn.
Implementasi Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Berbantuan Media Educaplay pada Mata Pelajaran PPKn Nurmaizura, Dila; Munawarah, Dian Rabiatul; Putri, Madani; Asparini, Leila; Fardiansyah; Jaelani, Hermanto; Herianto, Edy
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 2 (2024): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i2.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) yang diintegrasikan dengan platform Educaplay dalam meningkatkan performa akademik siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat VII SMPN 16 Mataram. Investigasi dilakukan melalui metodologi kuantitatif dengan rancangan kuasi-eksperimental, mengadopsi desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Subjek penelitian mencakup keseluruhan siswa kelas VII, mulai dari VII-A sampai VII-D. Kelas VII-A dipilih sebagai kelompok yang menerima intervensi (eksperimen), sementara VII-C berfungsi sebagai kelompok pembanding (kontrol). Pengumpulan data melibatkan observasi dan evaluasi tertulis untuk mengukur capaian belajar PPKn di kedua kelompok. Analisis data melalui tahapan uji prasyarat dan pengujian hipotesis. Temuan penelitian mengungkapkan adanya dampak yang bermakna dari implementasi model CTL dengan dukungan Educaplay terhadap prestasi belajar peserta didik. Hal ini dikonfirmasi oleh hasil uji hipotesis yang menunjukkan nilai Asymp Sig (2-tailed) sebesar 0,019, lebih rendah dari ambang batas signifikansi 0,05. Konsekuensinya, hipotesis nol (Ho) ditolak, dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Tinjauan statistik deskriptif memaparkan bahwa rerata skor pra-tes untuk kelompok eksperimen adalah 73,8462, sedangkan kelompok kontrol mencapai 74,2308. Pasca intervensi, rerata skor kelompok eksperimen meningkat menjadi 86,1538, sementara kelompok kontrol hanya mencapai 75. Disparitas ini menegaskan bahwa kelas yang mendapatkan perlakuan khusus mengungguli kelas tanpa perlakuan dalam hal pencapaian akademik. Berdasarkan bukti-bukti tersebut, dapat diinferensikan bahwa pengintegrasian model pembelajaran CTL dengan media interaktif Educaplay memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas Vll C Di SMPN 5 Lembar Jaelani, Hermanto; Ismail, M.; Samsul Hadi, M.
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1336

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes in the Pancasila Education subject for class VII-C at SMPN 5 Lenbar by implementing the Jigsaw cooperative learning model. The method used was a qualitative approach through classroom action research (CAR), conducted in three cycles, each consisting of one session. The research subjects included 29 students and a Pancasila Education teacher. Data were collected through observation, tests, and documentation, and were analyzed descriptively. The action was initiated due to students’ low learning outcomes, which were attributed to monotonous teaching methods. In the initial stage, only 7 students (60%) met the minimum mastery criteria (KKM), while 12 students (40%) had not yet achieved mastery. The findings showed an improvement in learning outcomes across each cycle. In the first cycle, mastery was achieved by 17 students (59%), which increased to 23 students (80%) in the second cycle, and in the third cycle, all 29 students (92%) successfully achieved mastery. This improvement demonstrates that the implementation of the Jigsaw cooperative learning model is effective in enhancing student learning outcomes, as a result of collaboration between the teacher and the researcher throughout the learning process.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Berbantuan Media Kartu Kuartet terhadap Partisipasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas VII di SMPN 11 Mataram Jaelani, Hermanto; Ismail, M.; Basariah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i1.1752

Abstract

This study aims to determine the effect of implementing the Make A Match type cooperative learning model assisted by quartet card media on students’ learning participation in the Pancasila Education subject for seventh-grade students at SMPN 11 Mataram. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using the Nonequivalent Control Group Design. The population of this study consisted of all seventh-grade students of SMPN 11 Mataram, totaling 98 students. The sample was determined using random sampling techniques, resulting in class VII C as the experimental class and class VII D as the control class, with a total sample of 48 students. Data collection techniques included observation and a student learning participation questionnaire. The research instruments were first tested for validity and reliability. Data analysis was conducted through prerequisite tests, namely normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using an independent t-test at a 5% significance level. The results of the study indicate that there is a significant effect of implementing the Make A Match type cooperative learning model assisted by quartet card media on students’ learning participation. This is evidenced by the hypothesis testing results showing that the calculated t-value is greater than the t-table value, so the alternative hypothesis is accepted. The implementation of the Make A Match type cooperative learning model assisted by quartet card media was able to increase student engagement, learning interaction, and active participation during the Pancasila Education learning process.