Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Museum of Weapons as a History Learning Resource in Palu City Abdullah, Amirah Mahmud; Najamuddin, Lukman; Haliadi, Haliadi; Latief, Juraid Abdul
Journal of Education Method and Learning Strategy Том 1 № 02 (2023): Journal of Education Method and Learning Strategy
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jemls.v1i02.94

Abstract

The Museum of Weapons, located in the heart of Palu, is an important learning resource for the next generation, ensuring that the values of the cultural legacy bequeathed by the warrior heroes of Tanah Kaili are not forgotten. Learning the history of the Guma weapon used by Tanah Kaili soldiers at the Weapons Museum is necessary to instill pride in the younger generation in the heroes who have battled. Not forgetting their own region's past, but yet not being blind to it. The Museum of Weapons is expected to educate the future generation about the importance of preserving the cultural heritage of Guma weapons. This article uses a qualitative descriptive method. The data collection techniques used in this research are; observation, interviews, and documents. Then the data is processed by reducing data, presenting data, and verifying data/conclusion. The findings indicate that the Guma Museum is unique in that the historical sources that have formed collections of items (artifacts) are traditional weaponry. There are 42 different kinds of traditional weapons on display. This museum, which is used as a source of studying history, has proven to be helpful in raising the historical consciousness of students in Palu City. Learning about traditional weapons in Tanah Kaili through educational travel to the Weapons Museum inspired students to be proud, responsible, and obligated to protect and preserve cultural heritage objects left by Tanah Kaili's warrior ancestors. This is what raises pupils' historical awareness in Palu City.
Melawan Penjajah: Peran Andi Depu dalam Memperjuangkan dan Mempertahankan Kemerdekaan di Tanah Mandar Amri, Amri; Abdullah, Amirah Mahmud; Akbar, Muh.; Mustari, Ulul Azmi; Alfira, Evi
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran strategis Hj. Andi Depu dalam upaya memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di wilayah Tanah Mandar, Sulawesi Barat. Fokus utama penelitian diarahkan pada kontribusi kepemimpinan dan militansi Andi Depu dalam menghadapi agresi penjajah di tingkat lokal. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif-historis. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan dokumentasi sejarah, yang kemudian dianalisis menggunakan tiga tahapan sistematis: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memastikan validitas narasi sejarah yang dihasilkan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Hj. Andi Depu bukan sekadar tokoh lokal, melainkan figur sentral dalam pergerakan nasional di Sulawesi Barat. Beliau mencatatkan sejarah sebagai wanita pertama yang menjabat sebagai Raja Balanipa ke-52. Dalam masa kepemimpinannya, beliau aktif mengonsolidasikan kekuatan rakyat melalui organisasi perjuangan seperti KRIS MUDA (Kebangkitan Rahasia Indonesia Sulawesi) dan Fujinkai. Keteguhan beliau dalam mempertahankan bendera Merah Putih dari upaya penurunan oleh tentara NICA menjadi simbol perlawanan yang ikonik di Mandar. Atas jasa-jasa luar biasanya, pemerintah Republik Indonesia menetapkan Hj. Andi Depu sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor: 123/TK/2018. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Andi Depu mencakup aspek kepemimpinan politik, mobilisasi massa, dan simbol integrasi lokal